Peringati Isra Mikraj 1443 H, Wapres Tekankan Pentingnya Menyiapkan Generasi Yang Memakmurkan Bumi

Nasional | 2022-03-01

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Wapres RI, K.H Ma`ruf Amin
Choose Language!

Klik tautan ini untuk kembali ke hal 1

“Hal ini sejalan dengan program pemerintah yang menekankan pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan menguasai teknologi,” ujarnya.

Selain itu, Wapres juga menekankan pentingnya membangun generasi yang memiliki pola pikir moderat. Hal ini menjadi penting karena pemikiran moderat diharapkan secara optimal mampu merawat kerukunan dan persatuan bangsa.

“Kita harus membangun generasi yang berpikir moderat (wasathy), tidak berlebihan (ifrathi), dan tidak pula memiliki cara berpikir yang apatis (tafrithi) yang dapat menimbulkan perselisihan dan disharmoni di antara masyarakat,” jelas Wapres.

Acara dengan tema “Isra Mikraj Teguhkan Semangat Beragama dan Berbangsa” ini Wapres juga berpesan agar masyarakat dapat bersama-sama mewujudkan generasi yang beriman dan bertakwa.

“Yang harus dilakukan sekarang adalah bagaimana kita membangun generasi yang muttaqin, yaitu generasi yang beriman kepada yang gaib dan juga mendirikan salat,” pungkasnya.

Wapres menegaskan dalam Islam, orang yang melaksanakan salat disebut penegak agama, sedangkan yang meninggalkan salat adalah perusak agama.

Sebelumnya, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan salah satu makna perjalanan isra mikraj Nabi Muhammad SAW yaitu nilai ketuhanan yang seimbang dengan nilai kemanusiaan. Nilai-nilai tersebut yang membawa Indonesia dapat menjadi bangsa yang mampu melewati beragam permasalahan yang disebabkan oleh perbedaan.

“Hasil perjalanan isra mikraj Rasulullah SAW berupa salat memiliki kandungan makna bahwa nilai-nilai ketuhanan harus diseimbangkan dengan nilai-nilai kemanusiaan. Keduanya menyatu dan terekam, baik dalam sikap dan perilaku masyarakat Indonesia sehingga menjadi perekat bangsa di tengah kompleksitas perbedaan yang tidak semua bangsa mampu melewatinya dengan baik,” jelas Yaqut.

“Mari kita semua menjadi bagian dari bangsa Indonesia yang concern mencari titik temu dari pada mencari perbedaan. Perbedaan itu adalah niscaya namun tidak berarti harus saling menjatuhkan,” imbuh Yaqut.

Acara tersebut turut disaksikan oleh jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju, para pimpinan lembaga tinggi negara, duta besar negara sahabat, pimpinan ormas Islam, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.

Sementara Wapres didampingi oleh Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika, serta Staf Khusus Wapres Masduki Baidlowi dan Masykuri Abdillah. (Setwapres/PaluEkspres)

BERITA VIDEO POPULER

BERITA TERKINI:

Tuan Caddy dan 17 Agustus.

Tuan Caddy dan 17 Agustus.

Viewnum 1266
22 jam yang lalu
Unifa Cycling Club Sukses Gelar Fun Bike 2022

Unifa Cycling Club Sukses Gelar Fun Bike 2022

Viewnum 4838
3 hari yang lalu
30 Nominasi Ballon d'Or 2022, Messi Tidak Masuk

30 Nominasi Ballon d'Or 2022, Messi Tidak Masuk

Viewnum 5036
5 hari yang lalu

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020