Antisipasi Sanksi Barat, Rusia Tambah Dana Darurat Rp 50,5 Triliun

Internasional | 2022-04-10

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Kondisi gedung apartemen di Jalan Lobanovskyi, Kyiv, Ukraina, yang rusak dihantam misil pada Sabtu, 9 April 2022. TEMPO/Raymundus Rikang
Choose Language!

Klik tautan ini untuk kembali ke hal 1

Sebelumnya, Pemerintah Rusia telah menjanjikan lebih dari 1 triliun rubel (Rp 179 triliun) dalam dukungan anti-krisis untuk bisnis, pembayaran sosial dan keluarga dengan anak-anak. Paket itu akan mengambil semua pendapatan yang masuk tahun ini, sehingga tidak akan ada surplus anggaran.

Sejumlah sanksi, yang dijatuhkan setelah Rusia menginvasi Ukraina pada 24 Februari, telah membuat Rusia terputus dari sistem keuangan global dan rantai pasokan. Negara-negara Barat juga bergerak lebih dekat ke larangan total menggunakan energi dari Moskow untuk melucuti Kremlin dari sumber pendapatan terbesarnya.

Rusia memasok sekitar 40 persen dari konsumsi gas alam Uni Eropa, yang dinilai Badan Energi Internasional lebih dari USD 400 juta (Rp 5.7 triliun) per hari. Sementara itu, Uni Eropa mendapat sepertiga dari impor minyaknya dari Rusia, yakni sekitar USD 700 juta (Rp 10 triliun) per hari.

BERITA VIDEO POPULER

BERITA TERKINI:

30 Nominasi Ballon d'Or 2022, Messi Tidak Masuk

30 Nominasi Ballon d'Or 2022, Messi Tidak Masuk

Viewnum 1684
20 jam yang lalu
Ketuk Palu, Makassar Tuan Rumah APEKSI 2023

Ketuk Palu, Makassar Tuan Rumah APEKSI 2023

Viewnum 3442
3 hari yang lalu

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020