Sinergis Kebijakan Nasional,Sulsel Dan 10 Program Prioritas Pj.Bupati Enrekang

Berita Sul-Sel | 2023-11-16

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Saat pemaparan program IAD di depan tim Pusat dan Sulsel
JALURINFO.COM, Kabupaten Enrekang- Mengharmonisasikan prioritas presiden RI Joko Widodo, Gubernur Sulsel dan kabupaten Enrekang kini dipaparkan Pj.Bupati Enrekang Dr.H. Baba dalam 10 prioritas program di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Dalam setahun nakhodai Enrekang didorong program percepatan sukses pemerintahan dan pembangunan meliputi; sukses Pemilu dan pilkada 2024,Penurunan angka Stunting, penanggulangan kemiskinan dan penghapusan miskin ekstrim.

Baca juga: Peduli Sesama, Korpri dan DWP Lutim Anjangsana ke LKSA

Baca juga: Bupati dan Wakil Bupati Lutim ikut Rakor FKUB Sekaligus Deklarasi Pemilu Damai 2024

Prioritas selanjutnya yakni penguatan ketahanan pangan,Kendali inflasi, penguatan tata kelola pemerintahan, penyehatan kemampuan fiskal daerah ,pemenuhan SPM,Tata kawasan perkotaan dan peningkatan kesejahteraan ASN. "Terkait perhutanan sosial ini adalah satu langkah strategis menjawab beberapa prioritas daerah yakni penanggulangan kemiskinan dan penguatan ketahanan pangan ada sinergitas kebijakan Nasional dan Pemda Enrekang,"ujar Dr.H.Baba (15/11/23).
Ditambahkan Dr.Baba, sejauh ini Pemda Enrekang target kedalam dokumen rencana pembangunan daerah (RPD) tahun 2024-2026 yakni pemberdayaan ekonomi masyarakat Perdesasn berbasis perhutanan sosial.

Baca juga: Lomba Nyanyi Solo Ramaikan HUT KORPRI Ke 52 Tingkat Kabupaten Luwu Timur

Baca juga: Ranperda APBD TA. 2024 Enrekang Ditetapkan Sekira 1,42 Trilyun

"Kebijakan ini berangkat dari realita yang ada sebagian besar masyarakat kita bermukim di wilayah perdesasn sebagian besar di area kawasan hutan dan pegunungan pada kondisi secara ekonomi miskin,"akunya.

Olehnya itu menurut Dr.H. Baba juga Alumni S3 Unhas Administrasi Negara ini,penerapan konsep Integrated Area Development Enrekang akan mampu mendorong 5 kluster didalamya.

Baca juga: Pemkab Lutim Gelar Diseminasi Audit Kasus Stunting Tahap II Tahun 2023

Baca juga: Pimpin Upacara HUT KORPRI, Hari Guru, PGRI dan HKN, Budiman Sampaikan Capaian Pembangunan Lutim


Kluster pertama, pengembangan agro Fosylvopasture dan HHBK,lalu pengembangan agroindustri, pengembangan ekowisata, penguatan skema perhutanan sosial dan poin kluster terakhir perbaikan kualitas kawasan hutan.

"Sehingga lima kluster ini bertujuan pengembangan potensi sumberdaya alam dan pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis kelompok lebih efektif membantu, tetap prinsip pelestarian kawasan hutan pada wilayah perhutanan sosial yang telah disetujui,"jelasnya.(mas)

BERITA TERKAIT:

BERITA TERKINI:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020