Ada Apa di Mapolrestabes Makassar, Tidak Beri SP2HP, Terduga Pelaku Pembunuhan Dilepas, Kapolrestabes Bungkam

Hukum & Kriminal | 2023-11-29

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Ada Apa di Mapolrestabes Makassar, Tidak Beri SP2HP, Terduga Pelaku Pembunuhan Dilepas, Kapolrestabes Bungkam
JALURINFO.COM, MAKASSAR- Ada apa di Polrestabes Makassar, diam- diam pada hari libur, Sabtu(26/11/2023)melepaskan salah seorang terduga pelaku pembunuhan berkeliaran di luar.

Hal ini disampaikan pelapor Muh Munas Ismail kepada sejumlah awak media di belakang Mapolrestabes Jl Serui Makassar, Senin(28/11/2923).

Baca juga: Jual Nama Kajari Enrekang Dan Kasi Pidum langsung Dibantah Dan Kini Pencatut Terlacak Aparat

Baca juga: Dugaan Korupsi Di PT.Surveyor Indonesia Cab.Makassar, 5 Tersangka Dijaring Kejati Sulsel

Pelapor mengungkapkan bahwa kehadirannya bersama beberapa kerabat di Polrestabes untuk menanyakan alasan apa penyidik melepas terduga pembunuh tanpa menyampaikan kepada keluarga korban
Seharusnya penyidik pertimbangkan s uasana kebatinan keluarga korban yang saat ini masih dalam suasana berduka. Biasanya yang terjadi selama ini bila ada tindak pidana penganiayaan berat, sedang atau ringan sekalipun, petugas berkordinasi dengan pihak korban agar mencegah hal-hal diluar dugaan terjadi, ucap Muh Munas Ismail.

Baca juga: Perkara Pidana ITE Ditolak MA, Terpidana ES Divonis 2 Tahun Bayar Denda 50 Juta

Baca juga: Kajari Sulsel Leonard E Ezer Simanjuntak Ikuti Ekspose 2 Perkara Pengajuan Restoratif Justice

Menurut, Pelapor kuat dugaan oknum Penyidik yang tangani kasus kematian adik saya ini masuk angin. Mengapa saya katakan ini, karena biasanya pelaku tindak pidana penganiayaan bila ingin dilepas dari tahanan. penyidik berkordinasi dengan pihak keluarga korban yang luka. Sementara kasus yang saya laporkan korban meninggal.

Lanjut Muh Munas Ismail mengatakan Mungkin penyidik berpikir, karena kami ini orang kampung tinggal di desa sehingga diperlakukan seperti itu, ujar lelaki berpostur mirip anggota ini.

Baca juga: Warga Baroko Diciduk Satnarkoba Polres Enrekang Kasus Shabu

Baca juga: Asisten I Dan 2 ASN Dinkes Enrekang Tersangka Diduga Korupsi Upah Para Medis


Lebih jauh Pelapor mengatakan, "Walaupun alm Ramlah orang miskin dan tinggal di desa tetapi punya keluarga pasti tidak tinggal diam apalagi dua saudara kandungnya anggota aktif yang bertugas di satuan samping."

"Semoga saja kasus ini tidak melabar," tegas, Muh Munas Ismail yang sesuai KTP, tercatat sebagai warga desa Pattopakang Kec Marbo Takalar, dan pekerjaan sebagai petani.

Sesuai Surat Tanda Bukti Laporan, nomor STBL / 2341/X/ 2023/POLDA SULSEL/Polrestabes Makassar. Tertanggal 13 Oktober 2023, Pelapor adalah saudara kandung. Korban bernama Pr Ramlah. Lahir tanggal 4-5-1996.

Ketika ditanya apa alasan penyidik melepas salah seorang terduga pembunuh dan sudah sampai di mana perkembangan kasus sebagaimana terurai dalam SP2HP ?

Munas Ismail dengan mimik serius dan sedikit nada tinggi mengatakan, "Sejak saya melapor hingga hari ini selember SP2HP pun saya tidak diberikan padahal telah berulangkali saya datang untuk meminta tetapi tidak diberikan."

Soal alasan penyidik melepas terduga pelaku pembunuhan karena pelaku berinisial(Iv) itu punya anak kecil dan dia singel perent, tutur Munas Ismail.

"Jadi disini timbul pertanyaan kenapa penyidik lebih memperhatikan kondisi keluarga terduga pelaku sementara kondisi keluarga korban tidak," tutup Munas Ismail.

Sementara itu, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Mokhammad Ngaji yang konfirmasi sebanyak tiga kali pada pagi, siang dan soreh hari, Selasa(29/11/2023) hingga berita ini naik tayang belum merespon alias masih bungkam.( M.Said Welikin/Irfan).

BERITA TERKAIT:

BERITA TERKINI:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020