Jalurinfo.com, media siber nasional terverifikasi Dewan Pers dengan No. Reg: 827/DP-Verifikasi/K/XI/2021

Mantan Presiden Brasil: Zelensky dan Biden Sama Bersalahnya dengan Putin atas Terjadinya Perang Ukraina

Internasional | 2022-05-05

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Mantan Presiden Brasil, dan calon presiden untuk Pilpres 2022, Lula da Silva/Net
Choose Language!

Klik tautan ini untuk kembali ke hal 1

"Zelensky sama bertanggung jawabnya atas perang ini seperti Putin. Dan Barat, tidak seharusnya memeluk Zelensky tanpa kualifikasi," katanya.

"Anda mendorong orang ini, dan kemudian dia pikir dia adalah ceri di kue Anda. Kita harus berbicara serius. OK, Anda adalah seorang komedian yang baik. Tapi jangan biarkan kami berperang agar Anda muncul di TV," lanjut Lula.

Barat banya menyodorkan janji kepada pemimpin Ukraina, salah satu yang membuat krisis semakin besar.

AS dan Uni Eropa seharusnya meyakinkan Rusia bahwa Ukraina tidak akan bergabung dengan NATO. Ini mengingatkan dengan kompromi yang dibuat selama krisis rudal Kuba 1962, di mana AS dan Uni Soviet setuju untuk meredakan konflik dengan menghapus rudal dari halaman belakang masing-masing.

"Jaminan keamanan seperti itu telah berulang kali muncul selama negosiasi antara Rusia dan NATO, hanya saja berulang kali dibatalkan oleh Barat," ujarnya.

“Perang bukanlah solusi,” ulang Lula. “Dan sekarang kita harus menebus apa yang sudah terjadi di Ukraina. Argentina, Bolivia terkena dsampaknya. Anda semua tidak cuma menghukum Putin, tetapi Anda semua menghukum banyak, Anda menghukum umat manusia."

Lula juga mengatakan bahwa konflik di Ukraina telah membuka tirai kegagalan PBB sebagai badan global.

"Perserikatan Bangsa-Bangsa saat ini tidak mewakili apa pun lagi. Pemerintah tidak menganggap serius PBB hari ini, karena mereka membuat keputusan tanpa menghormatinya. Kita perlu menciptakan tata kelola global yang baru," katanya.

"Brasil akan kembali menjadi protagonis di panggung internasional dan kami akan membuktikan bahwa mungkin untuk memiliki dunia yang lebih baik ," kata Lula kepada outlet AS.

Lula, yang pernah menjabat sebagai presiden dari tahun 2003 hingga 2010, adalah salah satu politisi Brasil paling populer yang pernah ada. Dia dikeluarkan dari penjara lebih dari setahun yang lalu, setelah Mahkamah Agung Brasil membatalkan hukumannya pada tahun 2018 atas tuduhan korupsi.

Lula bersiap menantang petahana Jair Bolsonaro dalam pemilihan Oktober mendatang.



BERITA VIDEO POPULER

BERITA TERKINI:

Breaking News : Tjahjo Kumolo Tutup Usia

Breaking News : Tjahjo Kumolo Tutup Usia

Viewnum 494
3 jam yang lalu

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020