Mahasiswa Magang Lompat dari Lantai 6 Gedung Graha Pena, Diduga Karena Masalah Uang

Berita Sul-Sel | 2022-06-29

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Ilustrasi, Mahasiswa Magang Diduga Bunuh Diri
JALURINFO.COM, Maros- Mahasiswa magang inisial RP (21) ditemukan tergeletak di pelataran gedung Graha Pena Fajar, Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang.

RP ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 06.50 WITA, Rabu (29/6).

Baca juga: Ini Penyebab Banyaknya Material Kayu yang Terbawa Luapan Sungai Malili

Baca juga: 30 Guru Penggerak di Lutim Ikuti Bimtek Standarisasi Penulisan dan Publikasi Artikel Ilmiah

Kasubag Humas Polrestabes Makassar AKP Lando mengatakan, mayat RP pertama kali ditemukan seorang karyawan yang bekerja di gedung tersebut. Berdasarkan olah TKP, RP diduga bunuh diri dengan meloncat dari lantai 6 sekitar pukul 06.20 WITA.
“Berdasarkan keterangan saksi yang pertama kali melihat mayat korban, atas nama Ismail mengatakan dirinya sedang menyapu di pelataran gedung, tepatnya di parkiran motor sekitar pukul 06.50 WITA,” ungkap Lando.

Baca juga: Sufriaty Budiman Serahkan Makanan Tambahan Bagi Balita dan Ibu Hamil di Dua Kecamatan

Baca juga: Bupati Andi Utta Harap Adaptasi Perubahan Iklim Tak Sekedar Formalitas

“Ia kemudian melihat mayat tergelatak. Mayat tersebut menggunakan jaket warna hitam. Selanjutnya saksi memanggil sekuriti untuk menginformasikan kejadian tersebut pada polisi,” tambahnya.

Penyelidikan sementara, Lando mengatakan, korban diduga nekad melompat dari gedung tersebut karena terlibat masalah dengan temannya. Hal tersebut berdasarkan pada keterangan saksi inisial RO yang juga merupakan teman korban.

Baca juga: PLN Bagi Bantuan di Kahayya Bulukumba: Bedah Rumah hingga Modal Usaha

Baca juga: Kapolres Bulukumba Kunjungi PPK Gantarang, Pastikan Situasi Kondusif.


RO mengatakan, dirinya mengecek uang yang tersimpan di ATM-nya pada tanggal 22 Juni 2022. Pada saat selesai di cek, ternyata uang tersebut telah diambil oleh seseorang sebesar Rp1 juta. Namun, dihari itu juga, RP mengaku telah mengambil uang tersebut.

Mengetahui hal itu, RO dan RP kemudian bertemu di salah satu indekos untuk mendiskusikan permasalahan ini. Akan tetapi korban pada saat itu tidak mampu untuk mengembalikan uang RO, sehingga korban disebut pergi dari indekos itu.

RO menyebut saat RP pergi, ia dan teman-temannya sempat mencari keberadaan RP namun tidak pernah ditemukan. RO baru mengetahui jika RP ditemukan tergeletak dan telah meninggal dunia di pelataran gedung Graha Pena Fajar.

“Jadi dugaan awal pemicunya karena itu (uang),” ujar Lando.

Saat ini jenazah RP telah dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara. Sementara TKP telah dipasangi garis polisi. Meski demikian, sejauh ini polisi mengaku belum menerima laporan dari pihak keluarga. (Isak)

BERITA TERKAIT:

BERITA TERKINI:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020