
BKPSDM Sosialisasi Tugas Belajar kepada Para CPNS
Berita Sul-Sel | 2023-04-03

© Disediakan oleh Jalurinfo.com BKPSDM Sosialisasi Tugas Belajar kepada Para CPNS
JALURINFO.COM, BULUKUMBA-
Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bulukumba melaksanakan kegiatan Sosialisasi Peraturan Bupati Bulukumba Nomor 2 Tahun 2023 tentang Pedoman Pemberian Tugas Belajar Bagi Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Daerah.
Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi BKPSDM, Hasrani, mengatakan kegiatan ini merupakan sosialisasi pertama Peraturan Bupati (Perbup) ini sejak ditetapkan. Sosialisasi juga merupakan bagian dari menanamkan nilai Berakhlak PNS khususnya dalam hal pengembangan kompetensi bagi para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Daerah formasi 2021.
Pengembangan kompetensi ini merupakan hak ASN yang tidak hanya akan memberi kontribusi optimal bagi organisasi, namun juga pengembangan karir ASN itu sendiri.
“Kami sangat memahami semangat bapak ibu untuk melanjutkan pendidikan sebagai penunjang karir. Tapi hal itu tentu harus mengikuti regulasi sehingga nantinya tidak terjadi pelanggaran yang pada akhirnya dapat merugikan bapak ibu”, katanya Rais di Ruang Pola Kantor Bupati, Sabtu 1 April 2023.
Menurut Rais, Perbup ini harus dipahami dengan baik oleh segenap ASN tidak hanya yang telah berstatus PNS, namun jug terutama yang masih berstatus sebagai CPNS.
Hal ini disebabkan karena pada Pasal 5 yang mengatur tentang Persyaratan Tugas Belajar, disebutkan bahwa tugas belajar diberikan bagi seseorang yang telah berstatus PNS dengan masa kerja paling singkat 1 (satu) tahun terhitung tanggal pengangkatannya.
“Saya rasa sangat jelas ya bahwa yang masih berstatus CPNS tentu belum bersyarat untuk mengajukan tugas belajar," terang Rais.
Pada sesi tanya jawab, salah seorang peserta, Muhammad Asri kemudian menanyakan bagaimana jika saat diterima sebagai CPNS, seseorang tengah melanjutkan pendidikan.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Rais mengatakan bahwa dalam aturan disebutkan bahwa hanya yang telah berstatus sebagai PNS yang dapat diberikan hak untuk memeroleh tugas belajar.
Terkait dengan pertanyaan tersebut, ia kemudian menjelaskan bahwa CPNS bersangkutan dapat mengambil cuti apabila proses pembelajaran di ruang kelas masih berjalan. Dan pengajuan tugas belajar, baru dapat dilakukan setelah terpenuhinya persyaratan sebagaimana yang tercantum pada Pasal 5 Peraturan Bupati.
Namun, ia menambahkan bahwa apabila perkuliahan sudah memasuki tahap penyelesaian tugas akhir, maka dapat mengajukan surat izin kuliah melalui BKPSDM.
Rais pun menekankan kepada seluruh peserta, pentingnya mematuhi aturan ini. Karena apabila seseorang tetap bersikeras melanjutkan pendidikan tanpa mekanisme tugas belajar, maka gelar yang diperoleh tidak dapat dicantumkan akibat tidak terpenuhinya persyaratan administrasi.
Bukan hanya itu, apabila seseorang tersebut masih tetap mengikuti perkuliahan yang membuat dirinya sering meninggalkan tugas pokok pada instansi dimana ia ditempatkan, maka hal tersebut dapat menjadi salah satu bentuk pelanggaran disiplin berat.
Sebelum menutup kegiatan sosialisasi, Rais menyampaikan bahwa tugas belajar merupakan hak seluruh pegawai selama yang bersangkutan mampu memenuhi semua persyaratan.
Adapun proses administrasinya, harus diselesaikan sebelum perkuliahan dimulai. Ia pun mempersilahkan kepada para peserta jika masih ada yang ingin ditanyakan atau berkonsultasi tentang hal-hal yang berkaitan dengan kepegawaian, dapat mengunjungi kantor BKPSDM pada jam kerja sebagai bagian dari pelayanan BKPSDM Bulukumba.(*)
Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi BKPSDM, Hasrani, mengatakan kegiatan ini merupakan sosialisasi pertama Peraturan Bupati (Perbup) ini sejak ditetapkan. Sosialisasi juga merupakan bagian dari menanamkan nilai Berakhlak PNS khususnya dalam hal pengembangan kompetensi bagi para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Daerah formasi 2021.
Baca juga: Sekda Lutim Bahri Suli Terima Kunjungan Kepala Balai Diklat PKN Gowa
Baca juga: Adnan Lantik Karim Dania Jadi Penjabat Sekda Gowa
Di hadapan sebanyak 289 CPNS, Sekretaris BKPSDM, Akhmad Rais Haq yang membawakan materi menjelaskan bahwa salah satu bentuk pengembangan kompetensi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yakni pendidikan formal, antara lain S1, S2, Doktor, hingga Dokter Spesialis melalui pemberian tugas belajar.Pengembangan kompetensi ini merupakan hak ASN yang tidak hanya akan memberi kontribusi optimal bagi organisasi, namun juga pengembangan karir ASN itu sendiri.
Baca juga: Sukses Tingkat Provinsi, Algha Saputra Wakili Sulsel pada Kejuaraan O2SN Nasional Cabor Pencak Silat
Baca juga: Pengurus Cabang Asosiasi Arsiparis Indonesia Kabupaten Lutim Terbentuk
Meski demikian, ia menekankan pentingnya pemahaman tentang mekanisme terkait tugas belajar ini agar tidak terjadi pelanggaran.“Kami sangat memahami semangat bapak ibu untuk melanjutkan pendidikan sebagai penunjang karir. Tapi hal itu tentu harus mengikuti regulasi sehingga nantinya tidak terjadi pelanggaran yang pada akhirnya dapat merugikan bapak ibu”, katanya Rais di Ruang Pola Kantor Bupati, Sabtu 1 April 2023.
Baca juga: Pemkab Lutim ikuti Penilaian interviu Evaluasi SPBE Tahun 2023 Secara Virtual
Baca juga: Sekda Enrekang Launching Inovasi "SI ISTRI PEMBELI EMAS"
Menurut Rais, Perbup ini harus dipahami dengan baik oleh segenap ASN tidak hanya yang telah berstatus PNS, namun jug terutama yang masih berstatus sebagai CPNS.
Hal ini disebabkan karena pada Pasal 5 yang mengatur tentang Persyaratan Tugas Belajar, disebutkan bahwa tugas belajar diberikan bagi seseorang yang telah berstatus PNS dengan masa kerja paling singkat 1 (satu) tahun terhitung tanggal pengangkatannya.
“Saya rasa sangat jelas ya bahwa yang masih berstatus CPNS tentu belum bersyarat untuk mengajukan tugas belajar," terang Rais.
Pada sesi tanya jawab, salah seorang peserta, Muhammad Asri kemudian menanyakan bagaimana jika saat diterima sebagai CPNS, seseorang tengah melanjutkan pendidikan.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Rais mengatakan bahwa dalam aturan disebutkan bahwa hanya yang telah berstatus sebagai PNS yang dapat diberikan hak untuk memeroleh tugas belajar.
Terkait dengan pertanyaan tersebut, ia kemudian menjelaskan bahwa CPNS bersangkutan dapat mengambil cuti apabila proses pembelajaran di ruang kelas masih berjalan. Dan pengajuan tugas belajar, baru dapat dilakukan setelah terpenuhinya persyaratan sebagaimana yang tercantum pada Pasal 5 Peraturan Bupati.
Namun, ia menambahkan bahwa apabila perkuliahan sudah memasuki tahap penyelesaian tugas akhir, maka dapat mengajukan surat izin kuliah melalui BKPSDM.
Rais pun menekankan kepada seluruh peserta, pentingnya mematuhi aturan ini. Karena apabila seseorang tetap bersikeras melanjutkan pendidikan tanpa mekanisme tugas belajar, maka gelar yang diperoleh tidak dapat dicantumkan akibat tidak terpenuhinya persyaratan administrasi.
Bukan hanya itu, apabila seseorang tersebut masih tetap mengikuti perkuliahan yang membuat dirinya sering meninggalkan tugas pokok pada instansi dimana ia ditempatkan, maka hal tersebut dapat menjadi salah satu bentuk pelanggaran disiplin berat.
Sebelum menutup kegiatan sosialisasi, Rais menyampaikan bahwa tugas belajar merupakan hak seluruh pegawai selama yang bersangkutan mampu memenuhi semua persyaratan.
Adapun proses administrasinya, harus diselesaikan sebelum perkuliahan dimulai. Ia pun mempersilahkan kepada para peserta jika masih ada yang ingin ditanyakan atau berkonsultasi tentang hal-hal yang berkaitan dengan kepegawaian, dapat mengunjungi kantor BKPSDM pada jam kerja sebagai bagian dari pelayanan BKPSDM Bulukumba.(*)
TOPIK TERKAIT:
-
Dilirik Tim Sepak Bola Belanda, Adnan Sambut Baik Peluang Kerjasama dengan SC Cambuur
-
Kapolres Enrekang Pasang Spanduk Himbauan Antisipasi Rawan Kebakaran Lahan Dan Hutan
-
Wabup Edy Manaf Launching Inovasi Naga Runting di Desa Pangalloang
-
Disetujui 8 Fraksi DPRD Gowa, Adnan Harap RAPBD Perubahan 2023 Segara Dibahas dan Disahkan
-
Adnan Tegaskan Gowa Harus Berkontribusi Terhadap Penurunan Angka Stunting Nasional
-
Bupati Adnan Serahkan Ranperda APBD Perubahan TA. 2023 Ke DPRD Gowa
-
Pemkab Gowa Libatkan Lintas Sektor Gerak Cepat Turunkan Stunting
-
PHDI Sulsel Undang Walkot Peringati 50 Tahun Pura Giri Natha, Danny: Bukti Makassar Kota Inklusif dan Rukun
-
Bupati Budiman Pimpin Apel HUT Palang Merah Indonesia ke- 78
JALURINFO VIDEO NEWS

Petualangan Luar Biasa di Keajaiban Alam Tertinggi: Angel Falls, Venezuela

Pesona Sejarah dan Keindahan Alam: Liburan Santai di Sirmione, Resor Terkenal di Danau Garda

Masjid Al Sahaba: Perpaduan Keindahan Modern di Pusat Sejarah Sharm el-Sheikh

Three Gorges, Keajaiban Pembangkit Listrik Tenaga Air Terbesar di Dunia

Keunikan Beruang Kutub di Arktik, Pesona di Atas Es Tipis



JALURINFO TV NETWORK
BERITA TERKINI:
Sukses Tingkat Provinsi, Algha Saputra Wakili Sulsel pada Kejuaraan O2SN Nasional Cabor Pencak Silat
Viewnum 187
1 hari yang lalu
Pemkab Lutim ikuti Penilaian interviu Evaluasi SPBE Tahun 2023 Secara Virtual
Viewnum 317
1 hari yang lalu
Dilirik Tim Sepak Bola Belanda, Adnan Sambut Baik Peluang Kerjasama dengan SC Cambuur
Viewnum 165
1 hari yang lalu
Kapolres Enrekang Pasang Spanduk Himbauan Antisipasi Rawan Kebakaran Lahan Dan Hutan
Viewnum 319
1 hari yang lalu
TERPOPULER HARI INI

Studi Tiru Ke Kota Bekasi, PKK Gowa Perluas Wawasan 10 Program Pokok PKK
ViewNum 1060 kali

Otoritas Maroko Sebut Korban Gempa Menjadi 632 Orang
ViewNum 1007 kali

Dekranasda Bulukumba Kembali Ukir Prestasi di Pekan Raya Sulsel 2023
ViewNum 1023 kali

Pengurus ICDT Siapkan 32 Kamera CCTV Untuk Pantau Aktifitas Masjid
ViewNum 1114 kali

Instalasi Farmasi Rumah Sakit I Lagaligo Lutim Miliki Empat Depo Layanan
ViewNum 1826 kali

Mantap, Siswa SMAN 1 Bone Lolos Parlemen Remaja 2023
ViewNum 5439 kali

Santri Al Imam Ashim Kembali Harumkan Sulsel di MTQ Internasional
ViewNum 9197 kali

Wabup Edy Manaf Harap Aksi Perubahan PKA Jadi Program di OPD
ViewNum 1850 kali
