5 Fakta Mengejutkan Usai Indonesia Kalahkan Kuwait

Olahraga | 2022-06-09

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Pemain Timnas Indonesia Marc Klok (kiri) melakukan tendangan penalti ke arah gawang Timnas Kuwait dalam laga perdana Grup A Kualifikasi Piala Asia 2023 di Stadion Internasional Jaber Al Ahmad, Kuwait, Rabu, 8 Juni 2022. Klok berhasil mencetak gol penyeimbang bagi timnas. ANTARA/Humas PSSI
JALURINFO.COM, Maros- Dibalik kemenangan Timnas Indonesia atas Kuwait, ada beberapa fakta yang juga mewarnai serba-serbi seusai laga perdana Kualifikasi Piala Asia 2023 tersebut.

Berikut kelima fakta yang terjadi di laga Timnas Indonesia kontra Kuwait:

Baca juga: Kalahkan Almeria, Barcelona Buntuti Real Madrid

Baca juga: Dana Kampanye AMIN Hanya R1 Miliar

1. Start Apik di Kualifikasi Piala Asia
Fakta pertama yakni start apik yang dilakukan oleh Timnas Indonesia di ajang Kualifikasi Piala Asia 2023 jadi modal penting.

Baca juga: Yance Sayuri Pasrah Dicoret Shin Tae Yong

Baca juga: Jangan Kaitkan Aksa Mahmud, PSM Bukan Satu Group Bosowa

Pasalnya, setelah mengantongi kemenangan kontra Kuwait, Timnas Indonesia bakal melakoni laga berat kontra Jordania, Sabtu (11/6/2022).

Kemenangan kontra Kuwait bisa menjadi motivasi lebih skuad Garuda kala berhadapan dengan Jordania.

Baca juga: Imbang Valencia, Xavi Mengaku Kecewa

Baca juga: Terkait Dana Kampanye, AMIN Respons Temuan PPATK


Meski Jordania diunggulkan jauh dibandingkan Indonesia, namun setidaknya bakal ada potensi kejutan yang bisa saja kembali dilakukan oleh Marc Klok dkk.

Karena secara mentalitas, Timnas Indonesia juga tengah di atas angin setelah menundukkan tuan rumah Kuwait.

2. Tuntaskan Dahaga Kemenangan Kontra Kuwait 41 Tahun Silam

Kemenangan Timnas Indonesia kontra Kuwait dengan skor 1-2 berhasil catatkan sejarah baru bagi skuad Garuda.

Pasalnya, kemenangan Timnas Indonesia tersebut menjadi catatan kemenangan pertama skuad Garuda atas Kuwait sejak 42 tahun silam.

Terlebih kemenangan juga berhasil dicatatkan Marc Klok dkk di kandang Kuwait, di Stadion Internasional Jaber Al-Ahmad Kuwait City.

3. Trio Persib Bandung Padu

Dalam laga Indonesia kontra Kuwait, di luar dugaan Shin Tae-yong memainkan trio Persib Bandung secara bersamaan sejak menit pertama.

Kambuaya diplot sebagai gelandang kreator dan pengatur serangan.

Sedangkan Rachmat Irianto diplot sebagai gelandang box to box menggantikan peran dari Marc Klok.

Sementara Marc Klok dimainkan sebagai gelandang tengah pengalir bola untuk barisan depan Garuda yang diisi oleh Stefano Lilipaly, Saddil Ramdani dan Irfan Jaya.

Uniknya, eksperimen yang dilakukan oleh Shin Tae-yong tersebut berhasil membuahkan hasil.

Marc Klok dan Rachmat Irianto bahu membahu membackup lini belakang dan mampu catatkan skor.

Klok mencatatkan satu gol penyama kedudukan melalui titik putih.

Sedangkan Irianto mampu mencatatkan satu gol kemenangan melalui aksinya memanfaatkan rebound sepakan dari Witan Sulaeman.

Dan untuk peran Ricky Kambuaya, pemain andalan Shin Tae-yong tersebut mampu tampil sebagai kreator lini serang dengan aksi soloran dan trupas-trupas matangnya.

4. Striker Masih Seret

Dalam laga kontra Kuwait, fakta keempat yakni terkait masalah klasik Timnas Indonesia yakni perihal sosok striker.

Pada laga tersebut, skuad Garuda turun tanpa striker atau bermain menggunakan sosok false nine yang diperankan oleh Stefano Lilipaly.

Beberapa peluang berhasil dikreasikan, namun tak ada satupun yang berbuah gol dari para penyerang Timnas Indonesia.

Di babak kedua, dua bomber turut dimasukkan oleh Shin Tae-yong yakni M Rafli dan Dimas Drajad.

Namun keduanya juga tak mampu berikan hasil positif dengan masih seret catatkan gol di laga tersebut.

5. STY Jawab Kritikan dan Bungkam Media Kuwait

Fakta kelima tentu berkaitan dengan keberhasilan Shin Tae-yong membungkam banyaknya kritikan dan remehan yang ditujukan kepada skuadnya.

Seperti diketahui, sebelum melawat ke Kuwait, Timnas Indonesia melakukan laga uji coba FIFA Matchday kontra Bangladesh di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang Bandung.

Pada laga tersebut, Timnas Indonesia gagal meraih kemenangan karena hanya bisa tertahan imbang 0-0 hingga akhir pertandingan.

Alhasil, tagar STY out seusai laga menggema.

Hal itu tak terlepas dari permainan Timnas Indonesia yang dinilai kurang apik karena terlalu banyak melakukan longball.

Namun, di laga kontra Kuwait, permainan dan mentalitas Timnas Indonesia berubah.

Perubahan itu membawa Timnas Indonesia akhirnya mampu mengunci kemenangan kontra tim tuan rumah, Kuwait.

Kemenangan itu juga membungkam beberapa media Kuwait yang menyebutkanTimnas Indonesia tak akan lolos ke putaran final Piala Asia 2023. (TribunWow.com)

BERITA TERKAIT:

BERITA TERKINI:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020