Jalurinfo.com, media siber nasional terverifikasi Dewan Pers dengan No. Reg: 827/DP-Verifikasi/K/XI/2021

POLITIK & PILKADA

Elektabilitas Airlangga masih Rendah, Golkar Tetap Optimistis Usung Jadi Capres

HUT ke-57 Partai Golkar, Airlangga Minta Kader Makin Kompak dan Solid

NH Siapkan Kejutan Jelang Pilgub Sulsel 2024 Mendatang

Beberapa Figur yang Diincar Partai Hanura Sulsel untuk Gantikan Posisi Andi Ilhamsyah Mattalatta

Perlawanan Kubu Moeldoko vs AHY di PTUN dan MA

OLAHRAGA

  1. Usai Bermain Imbang dengan Thailand, Indonesia Perpanjang Titel Runner Up di Piala AFF

  2. Penantian Panjang Mano Polking Raih Tropi Pertama

  3. Irfan Bachdim Antar Persis Solo Juara Liga 2 Indonesia 2021

  4. Pelatih Asal Thailand Sebut Indonesia Berpotensi Jadi Tim Menakutkan 2-3 Tahun Mendatang

  5. Bersama Bali United, PSM Wakili Indonesia di AFC Cup 2022

  6. Piala AFF, Tim Garuda Indonesia Babak Belur 4-0 dari Tim Thailand

  7. Media Vietnam Sebut Indonesia Akan Ditumbangkan Thailand

SELEBRITI

Meski Minta Direhab, Polisi Tetap Bawa Kasus Nia Ramadhani ke Pengadilan

Berawal dari `Nyanyian` Sang Sopir, Ini Kronologi Penangkapan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie

Artis Nikita Mirzani Ditetapkan Tersangka atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Disingkirkan Cristiano Ronaldo, Saham Coca-Cola Dikabarkan Mengalami Penurunan

Kejar Lailatul Qadar, Artis Ini Lakukan Itikaf

HUKUM & KRIMINAL

  1. Selamatkan Uang Negara Rp40 Miliar, Polda Sulsel Terima Penghargaan KPK

  2. Menyerang Petugas, Bandar Narkoba di Pinrang Dihadiahi Timah Panas

  3. Disebut Salah Satu Kader Terbaik PAN, Hatta Rahman Didorong Jadi Wagub Sulsel

  4. Hakim Jatuhkan Vonis Nurdin Abdullah, Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa

  5. Sebut Vonis Hakim Tak Sesuai Pledoi, Pengacara Minta Edy Rahmat Dibebaskan

2 Kunci Palestina Melawan Kesewenang-wenangan Israel

Internasional | 2021-05-17

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Palestina

Baca juga: Menlu Ukraina Sebut Agresi Militer Rusia Hingga Negaranya Menyerah

Hentikan mengemis!

Karenanya untuk membantu Saudara-Saudara kita di Palestina hentikan mengemis dari negara-negara non-Muslim, termasuk Amerika. Umat ini secara mendasar diingatkan: “sesungguhnya Allah tidak mengubah nasib sebuah kaum hingga kaum itu mengubah apa yang ada pada diri mereka”.

Pada tataran inilah Palestina tidak akan mendapatkan hak-haknya kecuali ada dua hal mendasar yang segera dilakukan.

Pertama, bangsa Palestina sendiri harus segera kembali bersatu. Perpecahan bangsa Palestina ke berbagai kepingan menjadikannya begitu mudah diambrukkan. Fatah dan Hamas adalah dua kelompok dominan yang tidak pernah menyatu. Dan karenanya begitu mudah bagi Israel untuk melemahkan di tengah kelemahan yang telah ada.

Dari tahun ke tahun, bahkan itulah perjalanan sejarah bangsa Palestina, kekuatannya semata ada pada kekuatan emosi. Ratusan bahkan ribuan roket yang ditembakkan ke arah Israel hanya menjadi justifikasi bagi Israel untuk semakin membumihanguskan bangsa Palestina. Sehingga realita mengatakan bahwa dari tahun ke tahun bumi Palestina semakin terkikis.

Dan karenanya persatuan bangsa Palestina harus diwujudkan. Ini termasuk persatuan mereka pada tataran perjuangan diplomasi. Di Jakarta saja Kedutaan Palestina hanya mewakili faksi Fatah. Sehingga Hamas harus punya kantor Perwakilan sendiri.

Kedua, dunia Islam dan Umat secara keseluruhan harus menyatukan suara menentang kesemena-menaan Israel terhadap bangsa Palestina. Sikap ini tidak saja dengan statement basa-basi yang diucapkan bagaikan nyanyian rutin dari masa ke masa. Tapi harus ada kebijakan menyeluruh dan menyatu dari dunia Islam.

Satu di antaranya adalah mengunci rapat semua pintu bagi Israel untuk melakukan penetrasi ke dunia Islam. Tentu ini termasuk penetrasi polisi, ekonomi, dan lain-lain.

Yang jadi masalah kita lihat ada negara yang ikut mengecam serangan Israel ke Gaza. Tapi di balik layar berjabat tangan dan membuka pintu lebar bagi Israel ke negaranya. Selain membuka hubungan diplomasi, juga menjadi pasar yang subur bagi produk-produk Israel. Bahkan mereka melakukan kerja sama dengan Israel di bidang pertahanan dan keamanan.

Semua ini merupakan bentuk kemunafikan yang harus dihentikan oleh dunia Islam. Seruan boikot produk Israel dari sebagian anggota Umat hanya jadi “tertawaan musiman” jika tidak dibarengi oleh kebijakan publik. Tapi memang itulah realita Umat. Kerap jadi objek emosi sesaat atau musiman yang kemudian berlalu ditelan perputaran waktu.

Akhirnya saya juga ingin mengatakan bahwa kami masyarakat Muslim di Amerika tentu menjadi bagian dari sistem Amerika. Bagi kami, ada dua sayap yang harus kami jaga. Sayap domestik kami. Bahwa kami punya kepentingan domestik di Amerika. Masa depan dakwah Islam masih panjang.

Karenanya dalam menyikapi semua hiruk pikuk global, termasuk isu Palestina, kami selalu imbang di antara dua saya itu. Sayap domestik dan sayap global. Jangan sampai perhatian ke isu-isu global mengorbankan kepentingan domestik dan masa depan dakwah di Amerika dan dunia Barat.

Semoga Allah ridho dan menolong kita semua. Amin!
Imam Shamsi Ali
New York, 17 Mei 2021
* Presiden Nusantara Foundation (kumparan.com)




BERITA TERKAIT

VIDEO Negara-negara Arab Deklarasikan Dukungan untuk Rusia
VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia
VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina
VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas
VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia
Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya
Menlu Ukraina Sebut Agresi Militer Rusia Hingga Negaranya Menyerah
Kapal Kargo Tenggelam, Angkut Ribuan Mobil Mewah

Internasional

Kapal Kargo Tenggelam, Angkut Ribuan Mobil Mewah

dibaca 16875 kali
Indonesia Dukung Resolusi PBB Soal Invasi Rusia ke Ukraina
Update Perang Rusia-Ukraina, Ukraina Laporkan 137 Kematian

TERPOPULER

  1. Pasukan Rusia Rebut Pembangkit Nuklir Chernobyl

  2. Jasa Raharja Sulsel Gelar Sosialisasi Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD)

  3. Kemenkumham Sulsel: 50 WBP Narkotika Lapas Palopo Ikuti Rehabilitasi Sosial

  4. Jose Mourinho Makin "Gila", Pemilik AS Roma Sampai Turun Tangan Minta Maaf

  5. Gugatan Gatot Nurmantyo Soal Presidential Treshol Diputuskan Besok

  6. Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

  7. Putin tandatangani dekret yang akui dua "republik merdeka" di Donbass, Ukraina timur

  8. Aurel Melahirkan, Atta Halilintar Sewa Satu Lantai Rumah Sakit yang Mewah Bak Hotel Berbintang

  9. Surya Paloh Ungkap NasDem Siapkan 3 Kandidat Capres 2024

  10. Menag Atur Pengeras Suara Masjid, PP Muhammadiyah: Jangan Kaku

RELIGI

KB Islamiah Damai Peringati Nabi Muhammad SAW

Amran Mahmud Tutup Secara Resmi MTQ Tingkat Kabupaten Wajo

Kartunis Swedia yang Menggambar Nabi Muhammad Tewas Kecelakaan

40 Kata Mutiara Islami dari Hadis Nabi dan Nasihat Ulama

Empat Sahabat Rasul yang Bertugas Menulis Wahyu

EKONOMI

  1. Harga emas Antam hari ini (27/9) tetap, tekor 20% pembeli setahun lalu

  2. Permintaan Baterai Kendaraan Listrik Meningkat, Investor China Bangun Pabrik Lithium di Sulawesi

  3. Menteri Investasi: Investasi di Daerah Tak Bisa Lagi Pakai Pola Lama

  4. Tak Laporkan Harta Kekayaan, PNS Bisa Turun Jabatan Hingga Dipecat

  5. Satgas BLBI Sita Uang Rp 100 Miliar dari Rekening Bank Kaharudin Ongko

  6. Harga Bitcoin Anjlok Kena Dampak Evergrande

  7. Presiden Jokowi: Era Kejayaan Komoditas Bahan Mentah Berakhir

  8. RUU HKPD: Pemda Dapat Terbitkan Sukuk untuk Membiayai Pembangunan

  9. Diminati Banyak Negara, Satu Kilogram Sarang Burung Walet Dihargai Puluhan Juta

  10. Garuda Kalah di Pengadilan Arbitrase London

  11. Kontrak Habis Tahun 2025, Vale Indonesia Mulai Rencanakan Pembahasan Perpanjangan Kontrak

  12. 2022, Kementan Targetkan Produksi Padi 55,2 Juta Ton dan Jagung 20 Juta Ton

2 Kunci Palestina Melawan Kesewenang-wenangan Israel

Internasional | 2021-05-17

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Palestina
Choose Language!

Baca juga: Menlu Ukraina Sebut Agresi Militer Rusia Hingga Negaranya Menyerah

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

Hentikan mengemis!

Karenanya untuk membantu Saudara-Saudara kita di Palestina hentikan mengemis dari negara-negara non-Muslim, termasuk Amerika. Umat ini secara mendasar diingatkan: “sesungguhnya Allah tidak mengubah nasib sebuah kaum hingga kaum itu mengubah apa yang ada pada diri mereka”.

Pada tataran inilah Palestina tidak akan mendapatkan hak-haknya kecuali ada dua hal mendasar yang segera dilakukan.

Pertama, bangsa Palestina sendiri harus segera kembali bersatu. Perpecahan bangsa Palestina ke berbagai kepingan menjadikannya begitu mudah diambrukkan. Fatah dan Hamas adalah dua kelompok dominan yang tidak pernah menyatu. Dan karenanya begitu mudah bagi Israel untuk melemahkan di tengah kelemahan yang telah ada.

Dari tahun ke tahun, bahkan itulah perjalanan sejarah bangsa Palestina, kekuatannya semata ada pada kekuatan emosi. Ratusan bahkan ribuan roket yang ditembakkan ke arah Israel hanya menjadi justifikasi bagi Israel untuk semakin membumihanguskan bangsa Palestina. Sehingga realita mengatakan bahwa dari tahun ke tahun bumi Palestina semakin terkikis.

Dan karenanya persatuan bangsa Palestina harus diwujudkan. Ini termasuk persatuan mereka pada tataran perjuangan diplomasi. Di Jakarta saja Kedutaan Palestina hanya mewakili faksi Fatah. Sehingga Hamas harus punya kantor Perwakilan sendiri.

Kedua, dunia Islam dan Umat secara keseluruhan harus menyatukan suara menentang kesemena-menaan Israel terhadap bangsa Palestina. Sikap ini tidak saja dengan statement basa-basi yang diucapkan bagaikan nyanyian rutin dari masa ke masa. Tapi harus ada kebijakan menyeluruh dan menyatu dari dunia Islam.

Satu di antaranya adalah mengunci rapat semua pintu bagi Israel untuk melakukan penetrasi ke dunia Islam. Tentu ini termasuk penetrasi polisi, ekonomi, dan lain-lain.

Yang jadi masalah kita lihat ada negara yang ikut mengecam serangan Israel ke Gaza. Tapi di balik layar berjabat tangan dan membuka pintu lebar bagi Israel ke negaranya. Selain membuka hubungan diplomasi, juga menjadi pasar yang subur bagi produk-produk Israel. Bahkan mereka melakukan kerja sama dengan Israel di bidang pertahanan dan keamanan.

Semua ini merupakan bentuk kemunafikan yang harus dihentikan oleh dunia Islam. Seruan boikot produk Israel dari sebagian anggota Umat hanya jadi “tertawaan musiman” jika tidak dibarengi oleh kebijakan publik. Tapi memang itulah realita Umat. Kerap jadi objek emosi sesaat atau musiman yang kemudian berlalu ditelan perputaran waktu.

Akhirnya saya juga ingin mengatakan bahwa kami masyarakat Muslim di Amerika tentu menjadi bagian dari sistem Amerika. Bagi kami, ada dua sayap yang harus kami jaga. Sayap domestik kami. Bahwa kami punya kepentingan domestik di Amerika. Masa depan dakwah Islam masih panjang.

Karenanya dalam menyikapi semua hiruk pikuk global, termasuk isu Palestina, kami selalu imbang di antara dua saya itu. Sayap domestik dan sayap global. Jangan sampai perhatian ke isu-isu global mengorbankan kepentingan domestik dan masa depan dakwah di Amerika dan dunia Barat.

Semoga Allah ridho dan menolong kita semua. Amin!
Imam Shamsi Ali
New York, 17 Mei 2021
* Presiden Nusantara Foundation (kumparan.com)

Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

JANGAN LEWATKAN

Berita Sul-Sel

Berita Terpopuler

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020