Jalurinfo.com, media siber nasional terverifikasi Dewan Pers dengan No. Reg: 827/DP-Verifikasi/K/XI/2021

POLITIK & PILKADA

Jelang Musda Demokrat, Dua Kandidat Saling Klaim Kantongi Dukungan

NH Deklarasikan Diri Maju Pilgub Sulsel, Begini Kata Pengamat

Tak Terima Diberhentikan dari Partai, Kader Gerindra Gugat Prabowo Rp 501 M

Tak Ingin Kehilangan Waktu, IAS Gemakan “AHY Presiden, IAS Gubernur”

Di Ultahnya, Gubernur Ganjar Pakai Songkok Bone dan Lipa Sabbe -Ganjar: Saya dengan Pak Amran Sudah Berteman Sejak Lama

OLAHRAGA

  1. Ditanya Deddy Corbuzier Kebiasaan Buruk Pemain Timnas Indonesia, Shin Tae Yong Jawab Ini

  2. Seberapa Besar Peluang Mesut Ozil Gabung RANS Cilegon? Ini Menurut Data Transfermarkt

  3. Ini Pemain Asing yang Dikabarkan Bergabung ke PSM Makassar Musim Ini

  4. Ferdinand Sinaga dan Joop Gall Tiba di Makassar

  5. Shin Tae Yong Makin Populer di Medsos Usai Piala AFF 2020

  6. PSM Makassar Umumkan 11 Pemain Baru Jelang Putaran Kedua Liga 1 2021

  7. Bakal Datangkan 9 Pemain Baru, Munafri Targetkan Ini ke Skuad PSM Makassar

SELEBRITI

Sepakat Bercerai, Fakta Rumah Tangga Ririn Dwi Ariyanti dan Aldi Bragi Terungkap

Pasca Operasi, Kondisi Tukul Arwana Kian Membaik

Tukul Arwana Sudah Tak Sadarkan Diri Sebelum Dilarikan ke RS

Meski Gugat Cerai Suami, Dhena Devanka Akui Masih Sayang Jonathan Frizzy

Aurel Hamil Lagi, Ini Alasan Atta Halilintar Tutupi Kehamilan Istrinya?

HUKUM & KRIMINAL

  1. Polda Sulsel Ringkus Sindikat Penjualan Daging Penyu Hijau

  2. Video: Ini Tampang Pemuda yang Aniaya Imam Masjid di Luwu hingga Tewas

  3. Breaking News: Video Bentrok Ormas Pecah di Kawasan Kota Lama Kendari

  4. Dugaan Korupsi Dana Bonus Pegawai 2017-2019, Kejati Sulsel “Obok-obok” Kantor PDAM Makassar

  5. Skuad Indonesia Kelelahan Usai Hadapi Kamboja, Ini Kata Shin Tae Yong

Mengapa Amerika Dukung Israel dan Tiongkok Dukung Palestina?

Internasional | 2021-05-22

© Disediakan oleh Jalurinfo.com

Baca juga: Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya

Biden kemarin juga menyampaikan belansungkawa untuk Israel dan Palestina. “Kami akan bekerja sama dengan PBB dan pemangku kepentingan internasional lainnya untuk memberi bantuan kemanusiaan di Gaza,” ujarnya.

Bantuan akan dikoordinasikan dengan otoritas Palestina di bawah komando Presiden Mahmoud Abbas, yang bersebarangan dengan Hamas. Sebagai informasi, Abbas berasal dari kelompok Fatah yang menguasai Tepi Barat alias West Bank.

Pemerintahan Biden tetap berpegang teguh pada perjanjian lama yang dipegang Washington. Di dalamnya tertulis dukungan tegas AS untuk Israel dan hak sah mempertahankan diri dari serangan roket Hamas.

Sikap ini berbeda dengan mayoritas pemimpin dunia yang menyatakan dukungannya kepada Palestina. Bahkan, salah satu negara dengan perekonomian terbesar dunia, Tiongkok, melakukan hal tersebut. Dalam sepekan terakhir, Beijing memainkan peran lebih aktif dalam krisis di wilayah Timur Tengah tersebut.

Mengapa AS Dukung Israel?

Dukungan tak tergoyahkan negara adidaya itu mulai berakar setelah Perang Duni II. Presiden AS Harry Truman (1945-1953) merupakan pemimpin dunia pertama yang mengakui negara Israel yang berdiri pada 1948.

Melansir dari Al Jazeera, Truman melakukan langkah tersebut karena ikatan pribadi. Mantan mitra bisnisnya, Edward Jacobson, memainkan peran penting dalam meletakkan dasar AS dalam mengakui Israel sebagai negara.

Pertimbangan strategis lainnya adalah Perang Dingin antara AS dan Uni Soviet. Timur Tengah, dengan cadangan minyak dan wilayah yang strategis, adalah medan pertempuran utama untuk meraih hegemoni negara adidaya.

Ketegasan AS dalam mendukung Israel terlihat pada saat Perang Enam Hari 1967. Israel mengalahkan pasukan Mesir, Suriah, dan Yordania. Negara kaum Yahudi itu menduduki sisa Palestina serta beberapa wilayah di Suriah dan Mesir.

Ada pula perang 1973 yang berakhir dengan Israel mengalahkan Mesir dan Suriah. Aksi ini berhasil memecah belah kedua negara dan menggagalkan pengaruh Uni Soviet di sana. AS menggunakan perang ini untuk meletakkan kesepakatan damai Israel dan Mesir pada 1979.

Di abad ke-21 ini hubungan AS dan Israel semakin mesra. Presiden AS Barack Obama menandatangani perjanjian pertahanan dengan negara itu pada 2016.

Salah satu isinya, AS memberikan US$ 38 miliar dalam bentuk dukungan militer selama sepuluh tahun kepada Israel. Termasuk di dalamnya pendanaan untuk sistem pertahanan rudal Iron Dome.

Mengapa Tiongkok Dukung Palestina?

Negeri Panda mendukung kedaulatan Palestina karena telah lama memiliki hubungan erat. Ada yang menyebut ikatan keduanya dengan istilah Sino-Palestinian.

Melansir dari berbagai sumber, semua bermula setelah Partai Komunis Tiongkok menang pada 1949 dan Mao Zedong memproklamasikan Republik Rakyat Tiongkok (RRT).

Partai Komunis Tiongkok mendukung kelompok bersenjata Palestina dari kelompok Fatah, seperti Front Populer untuk Pembebasan Palestina (PFLP) dan Frot Demokratik untuk Pembebasan Palestina (DFLP) sejak 1950an.

RRT juga mendukung pemimpin Palestina Yasser Arafat dan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO). Organisasi ini mendirikan kantor diplomatik di Tiongkok pada Mei 1965.

Setelah RRT diterima sebagai anggota PBB pada 1971, negara ini terus mendukung perjuangan Palestina. Kedutaan besar PLO dibuka di Beijing pada musim panas 1974.

Tak seperti AS, Tiongkok bahkan menolak menyebut Hamas sebagai organisasi teroris. Beijing menganggap kelompok bersenjata ini perwakilah terpilih rakyat Palestina.



BERITA TERKAIT

VIDEO Negara-negara Arab Deklarasikan Dukungan untuk Rusia
VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia
VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina
VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas
VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia
Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya
Menlu Ukraina Sebut Agresi Militer Rusia Hingga Negaranya Menyerah
Kapal Kargo Tenggelam, Angkut Ribuan Mobil Mewah

Internasional

Kapal Kargo Tenggelam, Angkut Ribuan Mobil Mewah

dibaca 16765 kali
Indonesia Dukung Resolusi PBB Soal Invasi Rusia ke Ukraina
Update Perang Rusia-Ukraina, Ukraina Laporkan 137 Kematian

TERPOPULER

  1. VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

  2. Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya

  3. Menlu Ukraina Sebut Agresi Militer Rusia Hingga Negaranya Menyerah

  4. Presiden PSG Ngamuk Ancam Bunuh Staf Madrid

  5. Video Pengambilan Sumpah Jabatan Andi Sudirman Sulaiman sebagai Gubernur Sulsel

  6. Kapal Kargo Tenggelam, Angkut Ribuan Mobil Mewah

  7. Indonesia Dukung Resolusi PBB Soal Invasi Rusia ke Ukraina

  8. Penundaan Pemilu 2024 Disebut Berpotensi Lahirkan Pemimpin Otoriter

  9. DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

  10. Update Perang Rusia-Ukraina, Ukraina Laporkan 137 Kematian

RELIGI

Lantunan Shalawat Nabi oleh Ust Salman Amrillah di Muktamar NU Lampung

Pembacaan Ayat Suci Al-Quran oleh Qori Terbaik Salman Amrillah di Pembukaan Muktamar NU Lampung

Ditanya soal Berapa Bayaran Berdakwah, Ini Jawaban UAS

Peringatan Maulid, Bupati Ajak ASN dan Masyarakat Teladani Nabi Muhammad

Update Ibadah Umrah, Pemerintah Upayakan Tarif Ditekan

EKONOMI

  1. Respon Jubir Erick Thohir Soal Garuda Bakal Diganti Pelita Air

  2. Pemprov Sulsel Sosialisasi Pembebasan Lahan Tol MNP

  3. Syarat Naik Pesawat Wajib PCR Dianggap Beratkan Warga

  4. Penumpang Pesawat Wajib PCR, Indef: Ancaman Kebangkrutan Garuda Semakin Besar

  5. Simak harga emas hari ini di Pegadaian, Kamis 21 Oktober 2021

  6. Catat! Pekerja Bergaji Rp4,5 Juta Bebas Pajak

  7. Bitcoin Naik 35 Persen Dalam Sepekan, Pengusaha: Level Tertinggi Tiba Pada Oktober

  8. RUU HPP: Makin Kaya, Pajak Makin Mahal, Berikut Rinciannya

  9. RUU Pajak, Yang Berpenghasilan Lebih dari Rp 5 M Kena Pajak 35 Persen

  10. Pemerintah Patok Target Pendapatan Negara Rp 1.846,1 Triliun pada 2022

  11. BRI Catatkan Saham Baru Rp 96 Triliun

  12. Ini Ciri-ciri Saham yang Bagus Untuk Investasi

Mengapa Amerika Dukung Israel dan Tiongkok Dukung Palestina?

Internasional | 2021-05-22

© Disediakan oleh Jalurinfo.com
Choose Language!

Baca juga: Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

Biden kemarin juga menyampaikan belansungkawa untuk Israel dan Palestina. “Kami akan bekerja sama dengan PBB dan pemangku kepentingan internasional lainnya untuk memberi bantuan kemanusiaan di Gaza,” ujarnya.

Bantuan akan dikoordinasikan dengan otoritas Palestina di bawah komando Presiden Mahmoud Abbas, yang bersebarangan dengan Hamas. Sebagai informasi, Abbas berasal dari kelompok Fatah yang menguasai Tepi Barat alias West Bank.

Pemerintahan Biden tetap berpegang teguh pada perjanjian lama yang dipegang Washington. Di dalamnya tertulis dukungan tegas AS untuk Israel dan hak sah mempertahankan diri dari serangan roket Hamas.

Sikap ini berbeda dengan mayoritas pemimpin dunia yang menyatakan dukungannya kepada Palestina. Bahkan, salah satu negara dengan perekonomian terbesar dunia, Tiongkok, melakukan hal tersebut. Dalam sepekan terakhir, Beijing memainkan peran lebih aktif dalam krisis di wilayah Timur Tengah tersebut.

Mengapa AS Dukung Israel?

Dukungan tak tergoyahkan negara adidaya itu mulai berakar setelah Perang Duni II. Presiden AS Harry Truman (1945-1953) merupakan pemimpin dunia pertama yang mengakui negara Israel yang berdiri pada 1948.

Melansir dari Al Jazeera, Truman melakukan langkah tersebut karena ikatan pribadi. Mantan mitra bisnisnya, Edward Jacobson, memainkan peran penting dalam meletakkan dasar AS dalam mengakui Israel sebagai negara.

Pertimbangan strategis lainnya adalah Perang Dingin antara AS dan Uni Soviet. Timur Tengah, dengan cadangan minyak dan wilayah yang strategis, adalah medan pertempuran utama untuk meraih hegemoni negara adidaya.

Ketegasan AS dalam mendukung Israel terlihat pada saat Perang Enam Hari 1967. Israel mengalahkan pasukan Mesir, Suriah, dan Yordania. Negara kaum Yahudi itu menduduki sisa Palestina serta beberapa wilayah di Suriah dan Mesir.

Ada pula perang 1973 yang berakhir dengan Israel mengalahkan Mesir dan Suriah. Aksi ini berhasil memecah belah kedua negara dan menggagalkan pengaruh Uni Soviet di sana. AS menggunakan perang ini untuk meletakkan kesepakatan damai Israel dan Mesir pada 1979.

Di abad ke-21 ini hubungan AS dan Israel semakin mesra. Presiden AS Barack Obama menandatangani perjanjian pertahanan dengan negara itu pada 2016.

Salah satu isinya, AS memberikan US$ 38 miliar dalam bentuk dukungan militer selama sepuluh tahun kepada Israel. Termasuk di dalamnya pendanaan untuk sistem pertahanan rudal Iron Dome.

Mengapa Tiongkok Dukung Palestina?

Negeri Panda mendukung kedaulatan Palestina karena telah lama memiliki hubungan erat. Ada yang menyebut ikatan keduanya dengan istilah Sino-Palestinian.

Melansir dari berbagai sumber, semua bermula setelah Partai Komunis Tiongkok menang pada 1949 dan Mao Zedong memproklamasikan Republik Rakyat Tiongkok (RRT).

Partai Komunis Tiongkok mendukung kelompok bersenjata Palestina dari kelompok Fatah, seperti Front Populer untuk Pembebasan Palestina (PFLP) dan Frot Demokratik untuk Pembebasan Palestina (DFLP) sejak 1950an.

RRT juga mendukung pemimpin Palestina Yasser Arafat dan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO). Organisasi ini mendirikan kantor diplomatik di Tiongkok pada Mei 1965.

Setelah RRT diterima sebagai anggota PBB pada 1971, negara ini terus mendukung perjuangan Palestina. Kedutaan besar PLO dibuka di Beijing pada musim panas 1974.

Tak seperti AS, Tiongkok bahkan menolak menyebut Hamas sebagai organisasi teroris. Beijing menganggap kelompok bersenjata ini perwakilah terpilih rakyat Palestina.

Jangan Lewatkan:

KOLEKSI VIDEO POPULER

JANGAN LEWATKAN

Berita Sul-Sel

Berita Terpopuler

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020