Wakil Ketua Komisi X DPR: Masa Pandemi, Tak Ada yang Memperhatikan Guru Honorer

Pendidikan | 2020-08-31

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Ilustrasi
JAKARTA, JALURINFO,- Pemerintah mengalokasikan dana Rp1,7 Triliun untuk tunjangan profesi guru, tenaga kependidikan, dosen dan guru besar. Pemerintah pun diminta untuk juga memperhatikan nasib guru honorer yang juga kesulitan dimasa pandemi ini.

Wakil Ketua Komisi X DPR Abdul Fikri Faqih mengatakan, Komisi X DPR mengingatkan bahwa di saat pandemi COVID-19 ini guru honorer tidak ada yang memperhatikan. "Padahal sangat dibutuhkan bagi bangsa dan negara untuk menjalankan fungsi negara mencerdaskan kehidupan bangsa,” katanya, Minggu (30/8).

Baca juga: Kurikulum Merdeka Disebut Bisa Atasi Krisis Pembelajaran

Politikus dari Partai Keadilan Sejahtera ini menjelaskan, jumlah guru honorer ini mencapai jutaan. Yakni dari 3 juta guru seluruh Indonesia, lebih dari 1,5 juta-nya adalah honorer. "Bila kita abai maka sama dengan kita abai terhadap pendidikan dan nasib atau kualitas SDM dari generasi yang akan datang," ungkapnya.




BERITA TERKAIT

Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Maros Lakukan Monitoring dan Evaluasi Dana BOS dan RA se Kabupaten Maros
Pilrek Unhas, Tiga Kandidat Berebut Suara Menteri
Hasil Pemilihan Calon Rektor Unhas Periode 2022-2026
Data SPADA Kemendikbud, LMS Unifa Raih Peringkat Kedua Jumlah Pengguna Aktif
Tak Ingin Gegabah, Taufan Pawe Belum Putuskan Tambahan Sekolah PTM
Dies Natalis ke-73, FEB Unhas Resmikan Renovasi Fasilitas Gedung
Pertanyaan Ahli Sejarah: Mengapa Soeharto tak Diculik PKI?
YBM PLN Beri Beasiswa Tahfidz An Nur Tompobulu
Ini 22 Daerah di Sulsel yang sudah bisa Melakukan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas
Prof Jamaluddin Daftarkan Diri sebagai Bakal Calon Rektor Unhas periode 2022-2026

TERPOPULER

  1. Rudal Termonuklir Rusia Mengamuk, 50 Jendral Ukraina Jadi Korban

  2. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  3. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  4. VIDEO Negara-negara Arab Deklarasikan Dukungan untuk Rusia

  5. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  6. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  7. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  8. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  9. VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia

  10. Kondisi Polda Sulbar setelah Dilanda Gempa Bermagnitudo: 5.8

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Wakil Ketua Komisi X DPR: Masa Pandemi, Tak Ada yang Memperhatikan Guru Honorer

Pendidikan | 2020-08-31

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Ilustrasi
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

JAKARTA, JALURINFO,- Pemerintah mengalokasikan dana Rp1,7 Triliun untuk tunjangan profesi guru, tenaga kependidikan, dosen dan guru besar. Pemerintah pun diminta untuk juga memperhatikan nasib guru honorer yang juga kesulitan dimasa pandemi ini.

Wakil Ketua Komisi X DPR Abdul Fikri Faqih mengatakan, Komisi X DPR mengingatkan bahwa di saat pandemi COVID-19 ini guru honorer tidak ada yang memperhatikan. "Padahal sangat dibutuhkan bagi bangsa dan negara untuk menjalankan fungsi negara mencerdaskan kehidupan bangsa,” katanya, Minggu (30/8).

Baca juga: Kurikulum Merdeka Disebut Bisa Atasi Krisis Pembelajaran

Politikus dari Partai Keadilan Sejahtera ini menjelaskan, jumlah guru honorer ini mencapai jutaan. Yakni dari 3 juta guru seluruh Indonesia, lebih dari 1,5 juta-nya adalah honorer. "Bila kita abai maka sama dengan kita abai terhadap pendidikan dan nasib atau kualitas SDM dari generasi yang akan datang," ungkapnya.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020