Varian Covid-19 Makin Bervariasi, Indonesia Akan Masifkan WGS

Nasional | 2021-07-30

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Ilustrasi
JAKARTA, JALURINFO,- Belum usai dilanda varian Delta, tiga kasus varian Delta Plus baru-baru ini dilaporkan teridentifikasi di Indonesia. Satu kasus ditemukan di Mamuju, Sulawesi Barat, sementara dua kasus lainnya ditemukan di Jambi.

Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Prof. Amin Soebandrio, memastikan Whole Genome Sequencing (WGS) akan dimasifkan untuk mengantisipasi varian yang disebut Y.1 itu. Targetnya, tahun ini akan dilakukan WGS kepada 10.000 sampel untuk memetakan varian baru.

“Strategi saat ini kita berupaya WGS sebanyak mungkin. sekarang Indonesia baru WGS dan melaporkannya 3.600-an. Tahun ini kami targetkan 10 ribu WGS sehingga kita punya gambaran lebih baik. Karena tujuan WGS kita bisa mendeteksi kalau ada varian-varian baru,” kata Amin, Jumat (30/7).

Baca juga: Penundaan Pemilu 2024 Disebut Berpotensi Lahirkan Pemimpin Otoriter

Amin mengakui jumlah WGS saat ini masih sangat kecil, misalnya dibandingkan Inggris yang sudah mencapai puluhan ribu. Sehingga, WGS memang perlu diperbanyak untuk menggambarkan varian mana yang paling banyak ada di Indonesia.

“Dari segi epidemiologi 3.600 itu aja belum cukup menggambarkan seluruh Indonesia. Nah, saat ini kami berupaya keras mengumpulkan lebih banyak sampel. Saat ini ada 10 institusi yang bisa WGS dibantu 10 lab lain yang mengumpulkan sampelnya, dan kirimkan ke 10 lab pertama tadi,” terang dia.




BERITA TERKAIT

Fadli Zon: Di Negeri Paling Kapitalis, PCR dan Antigen Ternyata Semuanya GRATIS
Usai Dipanggil Jokowi, Menaker Jamin Segera Revisi Aturan JHT
Terungkap Penyebab Langkanya Minyak Goreng, Ternyata Ini Biang Keroknya
Bikin Geleng-Geleng Kepala , Ini Aturan Baru Perpanjang dan Bikin SIM
Mulai 1 Maret 2022, BPJS Jadi Syarat Jual Beli Tanah
JHT Cair di Usia 56 Tahun, Angota DPR Minta Evaluasi
Triliunan Tagihan Covid dari Rumah Sakit Tak Dibayar, Ini Alasan Pemerintah
Mahfud MD Sebut Tindakan Polisi di Desa Wadas Sudah Sesuai Prosedur
Hari Pers Nasional, Presiden Dorong Industri Pers Bertransformasi Cepat
Jenderal Dudung Minta Bahar Smith dan Rizieq Tak Usah Macam-macam

TERPOPULER

  1. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  2. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  3. VIDEO Negara-negara Arab Deklarasikan Dukungan untuk Rusia

  4. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  5. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  6. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  7. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  8. VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia

  9. Kondisi Polda Sulbar setelah Dilanda Gempa Bermagnitudo: 5.8

  10. VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Varian Covid-19 Makin Bervariasi, Indonesia Akan Masifkan WGS

Nasional | 2021-07-30

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Ilustrasi
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

JAKARTA, JALURINFO,- Belum usai dilanda varian Delta, tiga kasus varian Delta Plus baru-baru ini dilaporkan teridentifikasi di Indonesia. Satu kasus ditemukan di Mamuju, Sulawesi Barat, sementara dua kasus lainnya ditemukan di Jambi.

Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Prof. Amin Soebandrio, memastikan Whole Genome Sequencing (WGS) akan dimasifkan untuk mengantisipasi varian yang disebut Y.1 itu. Targetnya, tahun ini akan dilakukan WGS kepada 10.000 sampel untuk memetakan varian baru.

“Strategi saat ini kita berupaya WGS sebanyak mungkin. sekarang Indonesia baru WGS dan melaporkannya 3.600-an. Tahun ini kami targetkan 10 ribu WGS sehingga kita punya gambaran lebih baik. Karena tujuan WGS kita bisa mendeteksi kalau ada varian-varian baru,” kata Amin, Jumat (30/7).

Baca juga: Penundaan Pemilu 2024 Disebut Berpotensi Lahirkan Pemimpin Otoriter

Amin mengakui jumlah WGS saat ini masih sangat kecil, misalnya dibandingkan Inggris yang sudah mencapai puluhan ribu. Sehingga, WGS memang perlu diperbanyak untuk menggambarkan varian mana yang paling banyak ada di Indonesia.

“Dari segi epidemiologi 3.600 itu aja belum cukup menggambarkan seluruh Indonesia. Nah, saat ini kami berupaya keras mengumpulkan lebih banyak sampel. Saat ini ada 10 institusi yang bisa WGS dibantu 10 lab lain yang mengumpulkan sampelnya, dan kirimkan ke 10 lab pertama tadi,” terang dia.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020