Upaya Kemenag Majukan Pesantren di Indonesia

Nasional | 2021-06-08

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Ilustrasi
JAKARTA, JALURINFO,- Amanah UU 18 tahun 2019 tentang pesantren menjamin penyelenggaraan pesantren menjalankan fungsi Pendidikan, Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat menjadi alasan utama mengapa Menteri Agama berkepentingan meluaskan jangkauan menjadikan pesantren menjadi satu dari tujuh program prioritasnya saat ini.

Selain itu, mandatori presiden yang menekankan penguatan pesantren saat pertama kali bertemu dengan Menteri Agama dijabarkan Staf Khusus Menteri Agama, Nuruzzaman saat mengisi Orientasi Manajemen Pengembangan Pondok Pesantren, Senin, (07/08)

Baca juga: Pakar Hukum Sebut Kewenangan Jokowi Bisa Segera Akhiri Polemik TWK di KPK

“Berkenaan dengan itu Peta Jalan Kemandirian Pesantren kini sedang digalakkan Kementerian Agama untuk melaksanakan apa yang menjadi Amanah undang-undang,” ujarnya.

Pertama, dalam waktu dekat pesantren tidak lagi diurusi oleh direktorat saja, namun kemenag telah berupaya untuk membentuk satu direktorat Jenderal tersendiri, sehingga posisi pesantren akan menjadi jauh lebih strategis. Usul dan pengajuannya kini sedang berproses di Kementerian PAN dan RB, semoga tahun ini dapat direalisasikan.

“Sentuhan yang lebih insentif dibutuhkan pesantren saat ini, sebab tidak kurang dari 32ribu pondok pesantren telah ada tersebar diseluruh Indonesia, bahkan kenaikan signifikan terjadi setahun yang lalu sekitar 30% pesantren hadir mengisi ruang Pendidikan, dakwah dan pemberdayaan ditengah-tengah masyarakat kita,” tambahnya.




BERITA TERKAIT

Rilis WHO,  Covid-19 Varian Delta Bisa Sebabkan Lonjakan Kasus
Lonjakan Kasus Covid-19 di Indonesia jadi Sorotan Media Asing
Kasus Baru Covid-19 Nyaris Menyentuh 13 Ribu, 3 Provinsi Ini Penyumbang Terbanyak
Ingin Punya SIM A? Pastikan Bawa Sertifikat Mengemudi
Viral Matahari Terbit Dari Utara, Begini Penjelasan LAPAN
LSI: PDIP Beri Panggung Gerindra Jadi Partai Terbesar Jika Usung Prabowo Jadi Capres
93,06% Ruang Rawat Covid-19 di RSCM Telah Terisi
Tegakkan Protokol Kesehatan, DKI Memulai Operasi Pendisiplinan tanpa Kompromi
Habib Rizieq Bandingkan Perkaranya dengan Kerumunan McDonald`s
Anies Umumkan Jadwal Pembukaan Jakarta International Stadium

TERPOPULER

  1. Khawatir Masuknya Covid-19 Varian Baru, Pengurus Desak Munas VII Kadin di Kendari "Di Rem Mendadak".

  2. Menelusuri Jejak Pembunuhan Mayat Terbakar di Tompo Ladang Maros (part-2)

  3. Kasus Baru Covid-19 Nyaris Menyentuh 13 Ribu, 3 Provinsi Ini Penyumbang Terbanyak

  4. Menelusuri Jejak Pembunuhan Mayat Terbakar di Tompo Ladang Maros (1)

  5. Wujudkan Pangkep Hebat, Tim Unifa Hadiri Undangan Musrembang RPJMD Kabupaten Pangkep

  6. Arab Saudi Umumkan Skema Haji 2021, Kemenlu : Hanya Untuk yang Mukim

  7. Hasil SBMPTN 2021 Diumumkan Senin Lusa, Cek Jam dan Linknya di sini

  8. Pemerintah Arab Saudi: Haji 2021 Hanya 60 Ribu Orang, untuk Warga Lokal dan Ekspatriat

  9. Selain Sembako, Sektor Pendidikan juga Bakal Dikenai Pajak (PPN)

  10. Terkait Rencana Pajak Sembako, Ekonom: Sebaiknya Hanya Berlaku di Retail Modern

RELIGI

Arab Saudi Umumkan Skema Haji 2021, Kemenlu : Hanya Untuk yang Mukim

Terkait Haji, Yaqut: Kemenag Akan Fokus untuk Persiapan Haji Tahun Depan

Pemerintah Arab Saudi: Haji 2021 Hanya 60 Ribu Orang, untuk Warga Lokal dan Ekspatriat

Calon Jamaah Haji Ramai-ramai Tarik Setoran Pelunasan, Begini Komentar Kemenag

Isu Dana Haji Disalahgunakan, Muhadjir Datangi BPKH

EKONOMI

  1. Khawatir Masuknya Covid-19 Varian Baru, Pengurus Desak Munas VII Kadin di Kendari "Di Rem Mendadak".

  2. Indef: PPN Sembako Premium Berpotensi Mendorong Lonjakan Impor Pangan

  3. Selain Sembako, Sektor Pendidikan juga Bakal Dikenai Pajak (PPN)

  4. Terkait Rencana Pajak Sembako, Ekonom: Sebaiknya Hanya Berlaku di Retail Modern

  5. Garuda Sudah Pangkas Lebih 20 Persen Karyawannya Sejak Pandemi

  6. Pelaku UMKM Sebut Munas Kadin Berkah bagi Sultra

  7. Gali Potensi Pajak, Pemerintah Akan Gabung Data NIK dan NPWP

  8. Menkeu Akan Kenakan Pajak 35 Persen Untuk Pendapatan 5 Milyar

  9. Jelang Idul Fitri, ini Jumlah Uang Tunai yang Disiapkan BTN

  10. Penjelasan Sri Mulyani Soal Penyebab THR PNS Tak Dibayar Penuh Tahun Ini

  11. Tak Cuma PNS, Jokowi dan Anggota DPR Juga Dipastikan Dapat THR

  12. Tindaklanjuti Aduan Terkait Pembayaran THR, Kemnaker Bentuk Posko THR Keagamaan 2021

Upaya Kemenag Majukan Pesantren di Indonesia

Nasional | 2021-06-08

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Ilustrasi
Choose Language!
JAKARTA, JALURINFO,- Amanah UU 18 tahun 2019 tentang pesantren menjamin penyelenggaraan pesantren menjalankan fungsi Pendidikan, Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat menjadi alasan utama mengapa Menteri Agama berkepentingan meluaskan jangkauan menjadikan pesantren menjadi satu dari tujuh program prioritasnya saat ini.

Selain itu, mandatori presiden yang menekankan penguatan pesantren saat pertama kali bertemu dengan Menteri Agama dijabarkan Staf Khusus Menteri Agama, Nuruzzaman saat mengisi Orientasi Manajemen Pengembangan Pondok Pesantren, Senin, (07/08)

Baca juga: Pakar Hukum Sebut Kewenangan Jokowi Bisa Segera Akhiri Polemik TWK di KPK

“Berkenaan dengan itu Peta Jalan Kemandirian Pesantren kini sedang digalakkan Kementerian Agama untuk melaksanakan apa yang menjadi Amanah undang-undang,” ujarnya.

Pertama, dalam waktu dekat pesantren tidak lagi diurusi oleh direktorat saja, namun kemenag telah berupaya untuk membentuk satu direktorat Jenderal tersendiri, sehingga posisi pesantren akan menjadi jauh lebih strategis. Usul dan pengajuannya kini sedang berproses di Kementerian PAN dan RB, semoga tahun ini dapat direalisasikan.

“Sentuhan yang lebih insentif dibutuhkan pesantren saat ini, sebab tidak kurang dari 32ribu pondok pesantren telah ada tersebar diseluruh Indonesia, bahkan kenaikan signifikan terjadi setahun yang lalu sekitar 30% pesantren hadir mengisi ruang Pendidikan, dakwah dan pemberdayaan ditengah-tengah masyarakat kita,” tambahnya.

Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

Terkait Covid-19

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020