Jalurinfo.com, media siber nasional terverifikasi Dewan Pers dengan No. Reg: 827/DP-Verifikasi/K/XI/2021

Upaya Bebaskan Kapal Tanker yang Disita, Delegasi Korsel Bertolak ke Iran

Internasional | 2021-01-06

© Disediakan oleh Jalurinfo.com
SEOUL, JALURINFO,- Delegasi Korea Selatan sedang menuju ke Iran pada Rabu (6/1/2021) untuk mengupayakan pelepasan kapal tanker bermuatan bahan kimia dan 20 awaknya yang disita di perairan Teluk oleh pasukan Garda Revolusi.

Hal itu dilaporkan kantor berita Korea Selatan, Yonhap, Rabu (6/1/2021).

Kementerian luar negeri Seoul telah memanggil duta besar Iran untuk Korea Selatan, pada Selasa (5/1/2021) untuk menyerukan pembebasan kapal tanker dan awaknya yang berjumlah 20 orang. Iran telah mengatakan kapal itu ditahan atas pelanggaran lingkungan.

Dalam laporan yang disampaikan kepada parlemen, kementerian luar negeri Korea Selatan mengatakan Seoul sedang meninjau dan menginvestigasi apakah kapal itu melanggar hukum internasional dengan mencemari perairan, seperti yang diklaim Teheran.

Selain juga delegasi itu juga akan menginvestigasi apakah Iran melanggar aturan selama proses boarding dan penangkapan.

Baca juga: Rudal Termonuklir Rusia Mengamuk, 50 Jendral Ukraina Jadi Korban

Wakil Menteri Luar Negeri Korea Selatan Choi Jong-kun dijadwalkan mengunjungi Teheran pada Minggu mendatang. Kunjungan ini telah dijadwalkan jauh sebelum insiden ini terjadi.

Sebelumnya pertemuan Wakil Menteri Luar Negeri ditujukan untuk membahas berbagai masalah bilateral dengan Iran.

Penyitaan MT Hankuk Chemi telah dipandang sebagai upaya Teheran untuk menegaskan tuntutannya, hanya dua minggu sebelum Presiden terpilih AS Joe Biden mulai menjabat.

Iran ingin Biden mencabut sanksi yang dijatuhkan oleh Presiden keluar Donald Trump.




BERITA TERKAIT

VIDEO Negara-negara Arab Deklarasikan Dukungan untuk Rusia
VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia
VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina
VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas
VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia
Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya
Menlu Ukraina Sebut Agresi Militer Rusia Hingga Negaranya Menyerah
Kapal Kargo Tenggelam, Angkut Ribuan Mobil Mewah

Internasional

Kapal Kargo Tenggelam, Angkut Ribuan Mobil Mewah

dibaca 16689 kali
Indonesia Dukung Resolusi PBB Soal Invasi Rusia ke Ukraina
Update Perang Rusia-Ukraina, Ukraina Laporkan 137 Kematian

TERPOPULER

  1. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  2. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  3. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  4. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  5. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  6. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  7. VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia

  8. VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

  9. Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya

  10. Menlu Ukraina Sebut Agresi Militer Rusia Hingga Negaranya Menyerah

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Upaya Bebaskan Kapal Tanker yang Disita, Delegasi Korsel Bertolak ke Iran

Internasional | 2021-01-06

© Disediakan oleh Jalurinfo.com
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

SEOUL, JALURINFO,- Delegasi Korea Selatan sedang menuju ke Iran pada Rabu (6/1/2021) untuk mengupayakan pelepasan kapal tanker bermuatan bahan kimia dan 20 awaknya yang disita di perairan Teluk oleh pasukan Garda Revolusi.

Hal itu dilaporkan kantor berita Korea Selatan, Yonhap, Rabu (6/1/2021).

Kementerian luar negeri Seoul telah memanggil duta besar Iran untuk Korea Selatan, pada Selasa (5/1/2021) untuk menyerukan pembebasan kapal tanker dan awaknya yang berjumlah 20 orang. Iran telah mengatakan kapal itu ditahan atas pelanggaran lingkungan.

Dalam laporan yang disampaikan kepada parlemen, kementerian luar negeri Korea Selatan mengatakan Seoul sedang meninjau dan menginvestigasi apakah kapal itu melanggar hukum internasional dengan mencemari perairan, seperti yang diklaim Teheran.

Selain juga delegasi itu juga akan menginvestigasi apakah Iran melanggar aturan selama proses boarding dan penangkapan.

Baca juga: Rudal Termonuklir Rusia Mengamuk, 50 Jendral Ukraina Jadi Korban

Wakil Menteri Luar Negeri Korea Selatan Choi Jong-kun dijadwalkan mengunjungi Teheran pada Minggu mendatang. Kunjungan ini telah dijadwalkan jauh sebelum insiden ini terjadi.

Sebelumnya pertemuan Wakil Menteri Luar Negeri ditujukan untuk membahas berbagai masalah bilateral dengan Iran.

Penyitaan MT Hankuk Chemi telah dipandang sebagai upaya Teheran untuk menegaskan tuntutannya, hanya dua minggu sebelum Presiden terpilih AS Joe Biden mulai menjabat.

Iran ingin Biden mencabut sanksi yang dijatuhkan oleh Presiden keluar Donald Trump.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020