Untuk Penelitian & Misi Luar Angkasa, Ini 5 Teknologi Canggih yang Dikembangkan NASA

Teknologi | 2020-08-09

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Logo NASA. Foto: NASA
MAKASSAR, JALURINFO,- Banyak negara bermimpi untuk memiliki teknologi tercanggih di dunia. Sayangnya, hanya segelintir negara yang mampu memiliki teknologi mutakhir karena berbagai alasan.

Tapi ternyata, salah satu badan di bawah pemerintahan Amerika Serikat telah miliki banyak teknologi canggih yang hingga hari ini masih diimpikan negara lain. Bahkan kebanyakan teknologi ini dikembangkan secara mandiri di AS.

Badan tersebut adalah National Aeronautics and Space Administration atau NASA. Badan antariksa AS tersebut telah banyak mengembangkan teknologi paling canggih di dunia untuk keperluan penelitian dan misi luar angkasa.

Apa saja kira-kira teknologi canggih yang diinginkan oleh banyak negara namun hanya NASA yang mampu mengembangkan hingga hari ini? Berikut daftarnya!

Baca juga: Hubungkan Indonesia-Australia-AS, Indosat Bangun Kabel Bawah Laut 18.000 Km

1. Roket Luar Angkasa Raksasa

Sebagai pemimpin dalam banyak misi luar angkasa, tentu NASA telah mengembangkan roket sejak puluhan tahun lalu. Namun seperti diketahui, Space Shuttle miliki NASA telah lama tak beroperasi.

Sejak berhentinya Space Shuttle pada tahun 2011, roket baru telah dipersiapkan. Pada tahun 2018, Space Launch System (SLS) mulai dikembangkan NASA.

Roket ini sendiri diprediksi dapat membawa 70 metrik ton perlengkapan ke orbit. Bisa dibayangkan betapa besarnya ukuran roket ini agar mampu mengangkut beban tersebut.

Kendaraan ini sendiri diperkirakan akan menjadi kendaraan terbesar yang pernah dibuat manusia dengan tinggi 116 m. Dengan kendaraan ini diharapkan perjalanan ke Mars akan lebih memungkinkan lagi dengan jarak yang sangat jauh dari Bumi.

(Baca juga: Saingi Dominasi Amerika, China Akan Lakukan 4 Misi Antariksa)

2. Tenaga Pendorong Bertenaga Surya

Jika teknologi tenaga surya sudah banyak digunakan di berbagai alternatif kehidupan kita di Bumi, hal yang sama juga digunakan oleh NASA untuk tenaga pendorong mereka ketika berada di luar angkasa.

Teknologi ini bahkan berkembang lebih luas ke berbagai objek yang memicu kemajuan lainnya. Penggunaan hidrogen dan oksigen cair sebagai bahan bakar mungkin akan berkurang sangat efisien jika teknologi ini mungkin diciptakan.

Apalagi jika kita mengingat akan adanya misi perjalanan jauh ke luar angkasa seperti planet Mars. Tangki bahan bakar yang dibutuhkan akan sangat besar sehingga tenaga surya merupakan alternatif yang tepat.

Solar Electric Propulsion (SEP) begitulah sebutannya. Teknologi ini bekerja dengan melepaskan ion ke belakang dengan bantuan elektron dan gas xenon.

Berbeda dengan tenaga bahan bakar yang mampu memberikan dorongan dengan akselerasi tinggi, kecepatan SEP bertambah perlahan karena proses transformasi tenaga surya ke dorongan ion tidak sebentar. Namun, dorongannya diperkirakan bisa mencapai maksimal 321.000 km/jam.

Untuk Penelitian & Misi Luar Angkasa, Ini 5 Teknologi Canggih yang Dikembangkan  NASA
Lima Space Shuttle atau roket berukuran raksasa milik NASA. Foto: NASA



BERITA TERKAIT

NASA Jabarkan Perkembangan Stasiun Luar Angkasa Internasional
Begini Cara Tambah Alamat di Google Maps Lewat PC dan HP
Kiamat Sudah Dekat! Elon Musk Bangun Bahtera Nabi Nuh
Kisah Pria Lamongan Rakit Pesawat Sendiri, Belajar dari Alaska
Jokowi Optimistis Indonesia Bisa Jadi Raksasa Digital Setelah Cina-India
3 Minggu Lagi, WhatsApp Tak Bisa Dipakai Lagi di Handphone Ini
Facebook Down, Mark Zuckerberg Rugi Hampir Rp 100 Triliun
Pengguna Signal dan Telegram Melonjak Usai WhatsApp Down
WhatsApp, Instagram, dan Facebook Tumbang, Ini Kata Mark Zuckerberg
Daftar Wilayah yang Diselimuti Sinyal 5G di Indonesia

TERPOPULER

  1. Rudal Termonuklir Rusia Mengamuk, 50 Jendral Ukraina Jadi Korban

  2. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  3. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  4. VIDEO Negara-negara Arab Deklarasikan Dukungan untuk Rusia

  5. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  6. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  7. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  8. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  9. VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia

  10. Kondisi Polda Sulbar setelah Dilanda Gempa Bermagnitudo: 5.8

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Untuk Penelitian & Misi Luar Angkasa, Ini 5 Teknologi Canggih yang Dikembangkan NASA

Teknologi | 2020-08-09

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Logo NASA. Foto: NASA
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

MAKASSAR, JALURINFO,- Banyak negara bermimpi untuk memiliki teknologi tercanggih di dunia. Sayangnya, hanya segelintir negara yang mampu memiliki teknologi mutakhir karena berbagai alasan.

Tapi ternyata, salah satu badan di bawah pemerintahan Amerika Serikat telah miliki banyak teknologi canggih yang hingga hari ini masih diimpikan negara lain. Bahkan kebanyakan teknologi ini dikembangkan secara mandiri di AS.

Badan tersebut adalah National Aeronautics and Space Administration atau NASA. Badan antariksa AS tersebut telah banyak mengembangkan teknologi paling canggih di dunia untuk keperluan penelitian dan misi luar angkasa.

Apa saja kira-kira teknologi canggih yang diinginkan oleh banyak negara namun hanya NASA yang mampu mengembangkan hingga hari ini? Berikut daftarnya!

Baca juga: Hubungkan Indonesia-Australia-AS, Indosat Bangun Kabel Bawah Laut 18.000 Km

1. Roket Luar Angkasa Raksasa

Sebagai pemimpin dalam banyak misi luar angkasa, tentu NASA telah mengembangkan roket sejak puluhan tahun lalu. Namun seperti diketahui, Space Shuttle miliki NASA telah lama tak beroperasi.

Sejak berhentinya Space Shuttle pada tahun 2011, roket baru telah dipersiapkan. Pada tahun 2018, Space Launch System (SLS) mulai dikembangkan NASA.

Roket ini sendiri diprediksi dapat membawa 70 metrik ton perlengkapan ke orbit. Bisa dibayangkan betapa besarnya ukuran roket ini agar mampu mengangkut beban tersebut.

Kendaraan ini sendiri diperkirakan akan menjadi kendaraan terbesar yang pernah dibuat manusia dengan tinggi 116 m. Dengan kendaraan ini diharapkan perjalanan ke Mars akan lebih memungkinkan lagi dengan jarak yang sangat jauh dari Bumi.

(Baca juga: Saingi Dominasi Amerika, China Akan Lakukan 4 Misi Antariksa)

2. Tenaga Pendorong Bertenaga Surya

Jika teknologi tenaga surya sudah banyak digunakan di berbagai alternatif kehidupan kita di Bumi, hal yang sama juga digunakan oleh NASA untuk tenaga pendorong mereka ketika berada di luar angkasa.

Teknologi ini bahkan berkembang lebih luas ke berbagai objek yang memicu kemajuan lainnya. Penggunaan hidrogen dan oksigen cair sebagai bahan bakar mungkin akan berkurang sangat efisien jika teknologi ini mungkin diciptakan.

Apalagi jika kita mengingat akan adanya misi perjalanan jauh ke luar angkasa seperti planet Mars. Tangki bahan bakar yang dibutuhkan akan sangat besar sehingga tenaga surya merupakan alternatif yang tepat.

Solar Electric Propulsion (SEP) begitulah sebutannya. Teknologi ini bekerja dengan melepaskan ion ke belakang dengan bantuan elektron dan gas xenon.

Berbeda dengan tenaga bahan bakar yang mampu memberikan dorongan dengan akselerasi tinggi, kecepatan SEP bertambah perlahan karena proses transformasi tenaga surya ke dorongan ion tidak sebentar. Namun, dorongannya diperkirakan bisa mencapai maksimal 321.000 km/jam.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Untuk Penelitian & Misi Luar Angkasa, Ini 5 Teknologi Canggih yang Dikembangkan  NASA
Lima Space Shuttle atau roket berukuran raksasa milik NASA. Foto: NASA

Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020