Turki Ingin Beli Sistem Rudal S-400, Amerika Keberatan

Internasional | 2021-09-27

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Sistem Rudal S-400
JALURINFO,- Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengatakan pemerintahannya tengah mempertimbangkan untuk membeli sistem rudal Rusia.

Erdogan mengaku mempertimbangkan hal itu walaupun sekutu NATO dan Amerika Serikat keberatan.

Dalam sebuah wawancara dengan CBS News, Erdogan mengatakan Turki akan membuat keputusan tentang sistem pertahanannya secara independen.

Kepada koresponden Margaret Brennan di New York, Presiden Turki ini menjelaskan bahwa pihaknya tidak diberi opsi untuk membeli rudal Patriot buatan Amerika.

Lebih lanjut, dia juga mengatakan AS tidak mengirimkan jet siluman F-35 meskipun menerima pembayaran sebesar $1,4 miliar.

Baca juga: Rudal Termonuklir Rusia Mengamuk, 50 Jendral Ukraina Jadi Korban

Dilansir Al Jazeera, Turki dikeluarkan dari program pembangunan F-35 setelah membeli sistem pertahanan rudal S-400 buatan Rusia.

Pejabat pertahanan Turki juga dijatuhi sanksi akibat pembelian ini.

AS sangat keberatan dengan penggunaan sistem Rusia di dalam anggota NATO.

AS menyebut senjata itu merupakan ancaman bagi F-35.

Sebagai informasi, Lockheed Martin F-35 Lightning II merupakan pesawat tempur multiperan siluman yang didesain untuk melakukan misi superioritas udara dan serangan.

Program ini diprakarsai serta didanai AS dan negara mitra anggota NATO serta sekutu dekat AS, termasuk Inggris, Australia, Kanada, Italia, Norwegia, Denmark, Belanda, dan Turki sebelum akhirnya didepak.




BERITA TERKAIT

VIDEO Negara-negara Arab Deklarasikan Dukungan untuk Rusia
VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia
VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina
VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas
VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia
Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya
Menlu Ukraina Sebut Agresi Militer Rusia Hingga Negaranya Menyerah
Kapal Kargo Tenggelam, Angkut Ribuan Mobil Mewah

Internasional

Kapal Kargo Tenggelam, Angkut Ribuan Mobil Mewah

dibaca 17177 kali
Indonesia Dukung Resolusi PBB Soal Invasi Rusia ke Ukraina
Update Perang Rusia-Ukraina, Ukraina Laporkan 137 Kematian

TERPOPULER

  1. Rudal Termonuklir Rusia Mengamuk, 50 Jendral Ukraina Jadi Korban

  2. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  3. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  4. VIDEO Negara-negara Arab Deklarasikan Dukungan untuk Rusia

  5. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  6. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  7. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  8. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  9. VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia

  10. Kondisi Polda Sulbar setelah Dilanda Gempa Bermagnitudo: 5.8

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Turki Ingin Beli Sistem Rudal S-400, Amerika Keberatan

Internasional | 2021-09-27

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Sistem Rudal S-400
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

JALURINFO,- Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengatakan pemerintahannya tengah mempertimbangkan untuk membeli sistem rudal Rusia.

Erdogan mengaku mempertimbangkan hal itu walaupun sekutu NATO dan Amerika Serikat keberatan.

Dalam sebuah wawancara dengan CBS News, Erdogan mengatakan Turki akan membuat keputusan tentang sistem pertahanannya secara independen.

Kepada koresponden Margaret Brennan di New York, Presiden Turki ini menjelaskan bahwa pihaknya tidak diberi opsi untuk membeli rudal Patriot buatan Amerika.

Lebih lanjut, dia juga mengatakan AS tidak mengirimkan jet siluman F-35 meskipun menerima pembayaran sebesar $1,4 miliar.

Baca juga: Rudal Termonuklir Rusia Mengamuk, 50 Jendral Ukraina Jadi Korban

Dilansir Al Jazeera, Turki dikeluarkan dari program pembangunan F-35 setelah membeli sistem pertahanan rudal S-400 buatan Rusia.

Pejabat pertahanan Turki juga dijatuhi sanksi akibat pembelian ini.

AS sangat keberatan dengan penggunaan sistem Rusia di dalam anggota NATO.

AS menyebut senjata itu merupakan ancaman bagi F-35.

Sebagai informasi, Lockheed Martin F-35 Lightning II merupakan pesawat tempur multiperan siluman yang didesain untuk melakukan misi superioritas udara dan serangan.

Program ini diprakarsai serta didanai AS dan negara mitra anggota NATO serta sekutu dekat AS, termasuk Inggris, Australia, Kanada, Italia, Norwegia, Denmark, Belanda, dan Turki sebelum akhirnya didepak.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020