Tingkat Penularan Covid-19 India Hingga 3 Kali Lipat

Internasional | 2021-05-29

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Seorang petugas kesehatan yang mengenakan alat pelindung diri (APD) berjalan melewati tumpukan kayu pemakaman orang-orang yang meninggal karena Covid-19 di New Delhi, India, 26 April 2021. /Reuters/Adnan Abidi
JALURINFO,- Varian baru SARS-CoV-2 yang ditemukan di Indonesia memiliki laju penularan hingga lebih dari 3 kali lipat dibandingkan virus serupa yang sudah lebih dulu ada. SARS-CoV-2 adalah virus corona penyebab Covid-19, diketahui menyebar pertama kali di Wuhan, Cina, pada akhir 2019.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menjelaskan bahwa penularan berat Covid-19 bisa dihindari jika laju penularan yang ditemukan di lapangan sebesar 0,9 atau paling tinggi setara dengan varian awal. Tapi yang ditemukan, laju penularan infeksi virus tersebut sekitar 3,35 kali lipat.

Dante mengungkap hasil analisis berdasarkan pengamatan atas kasus yang terjadi di Cilacap, Jawa Tengah, tersebut dalam rapat kerja di DPR RI, Kamis 27 Mei 2021. Kasus itu berawal dari karantina kesehatan yang dilakukan terhadap 20 anak buah kapal (ABK) saat berlabuh usai melakukan perjalanan dari India--negara yang sedang dilanda gelombang baru penularan Covid-19 yang parah.

Baca juga: Rudal Termonuklir Rusia Mengamuk, 50 Jendral Ukraina Jadi Korban

Pemeriksaan screening genomik dari 20 ABK ternyata berujung 14 kasus mutasi virus yang menular pada 31 tenaga kesehatan. Padahal, Dante menambahkan, tenaga kesehatan saat kontak dengan ABK sudah mengenakan alat pelindung diri (APD).

"Ini memperlihatkan bagaimana agresifnya penularan dari virus yang masuk dalam klasifikasi Variant of Concern (VoC) WHO kepada orang lain," katanya merujuk kepada SARS-CoV-2 varian B. 1617 yang diketahui pertama menyebar di India.




BERITA TERKAIT

VIDEO Negara-negara Arab Deklarasikan Dukungan untuk Rusia
VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia
VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina
VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas
VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia
Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya
Menlu Ukraina Sebut Agresi Militer Rusia Hingga Negaranya Menyerah
Kapal Kargo Tenggelam, Angkut Ribuan Mobil Mewah

Internasional

Kapal Kargo Tenggelam, Angkut Ribuan Mobil Mewah

dibaca 60923 kali
Indonesia Dukung Resolusi PBB Soal Invasi Rusia ke Ukraina
Update Perang Rusia-Ukraina, Ukraina Laporkan 137 Kematian

TERPOPULER

  1. Rudal Termonuklir Rusia Mengamuk, 50 Jendral Ukraina Jadi Korban

  2. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  3. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  4. VIDEO Negara-negara Arab Deklarasikan Dukungan untuk Rusia

  5. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  6. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  7. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  8. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  9. VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia

  10. Kondisi Polda Sulbar setelah Dilanda Gempa Bermagnitudo: 5.8

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Tingkat Penularan Covid-19 India Hingga 3 Kali Lipat

Internasional | 2021-05-29

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Seorang petugas kesehatan yang mengenakan alat pelindung diri (APD) berjalan melewati tumpukan kayu pemakaman orang-orang yang meninggal karena Covid-19 di New Delhi, India, 26 April 2021. /Reuters/Adnan Abidi
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

JALURINFO,- Varian baru SARS-CoV-2 yang ditemukan di Indonesia memiliki laju penularan hingga lebih dari 3 kali lipat dibandingkan virus serupa yang sudah lebih dulu ada. SARS-CoV-2 adalah virus corona penyebab Covid-19, diketahui menyebar pertama kali di Wuhan, Cina, pada akhir 2019.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menjelaskan bahwa penularan berat Covid-19 bisa dihindari jika laju penularan yang ditemukan di lapangan sebesar 0,9 atau paling tinggi setara dengan varian awal. Tapi yang ditemukan, laju penularan infeksi virus tersebut sekitar 3,35 kali lipat.

Dante mengungkap hasil analisis berdasarkan pengamatan atas kasus yang terjadi di Cilacap, Jawa Tengah, tersebut dalam rapat kerja di DPR RI, Kamis 27 Mei 2021. Kasus itu berawal dari karantina kesehatan yang dilakukan terhadap 20 anak buah kapal (ABK) saat berlabuh usai melakukan perjalanan dari India--negara yang sedang dilanda gelombang baru penularan Covid-19 yang parah.

Baca juga: Rudal Termonuklir Rusia Mengamuk, 50 Jendral Ukraina Jadi Korban

Pemeriksaan screening genomik dari 20 ABK ternyata berujung 14 kasus mutasi virus yang menular pada 31 tenaga kesehatan. Padahal, Dante menambahkan, tenaga kesehatan saat kontak dengan ABK sudah mengenakan alat pelindung diri (APD).

"Ini memperlihatkan bagaimana agresifnya penularan dari virus yang masuk dalam klasifikasi Variant of Concern (VoC) WHO kepada orang lain," katanya merujuk kepada SARS-CoV-2 varian B. 1617 yang diketahui pertama menyebar di India.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020