Timbulkan Efek Samping Pembekuan Darah, EMA Minta Vaksin AstraZeneca Tetap Digunakan

Internasional | 2021-04-08

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Vaksin AstraZeneca
JALURINFO,- Badan Pengawas Obat Eropa (EMA) pada Rabu (07/04) mengatakan bahwa pembekuan darah harus terdaftar sebagai efek samping yang "sangat langka" dari penggunaan vaksin AstraZeneca.

Tetapi EMA menegaskan bahwa manfaat dari vaksin tersebut lebih besar ketimbang risikonya.

Komite keamanan EMA (PRAC) dalam sebuah pernyataan menyampaikan bahwa "pembekuan darah yang tidak biasa dengan trombosit darah rendah harus terdaftar sebagai efek samping yang sangat langka."

Para pejabat EMA telah melakukan "diskusi intensif" berdasarkan bukti ilmiah yang ada sebelum mereka mengumumkan hasil evaluasi tersebut.

Direktur EMA, Emer Cooke, mengatakan bahwa orang-orang harus tetap menggunakan vaksin AstraZeneca sebagai bagian dari upaya melawan virus corona. "COVID-19 adalah penyakit yang sangat serius dengan tingkat rawat inap dan kematian yang tinggi."

"Vaksin ini terbukti sangat efektif," katanya kepada awak media. "Ini menyelamatkan nyawa."

Baca juga: Rudal Termonuklir Rusia Mengamuk, 50 Jendral Ukraina Jadi Korban

Investigasi EMA

EMA mengatakan telah menerima 169 laporan kasus pembekuan darah otak yang langka pada orang yang menggunakan vaksin COVID-19 dari AstraZeneca.

Sabine Straus, kepala komite keamanan EMA, mengatakan bahwa angka tersebut kemudian dibandingkan dengan 34 juta dosis suntikan yang telah diberikan di Wilayah Ekonomi Eropa (EAA).

Straus mengatakan tidak menduga efek samping tersebut karena vaksin telah diluncurkan dalam skala besar. "Apa yang kami coba lakukan adalah memberikan semua informasi yang tersedia baik manfaat maupun risikonya,” ujarnya.

Evaluasi EMA dilakukan setelah beberapa negara Eropa menangguhkan atau membatasi penggunaan vaksin AstraZeneca pada bulan lalu menyusul komplikasi pembekuan darah setelah vaksinasi.

Para ahli kemudian meninjau apakah beberapa kasus pembekuan darah pada orang dewasa yang telah menerima vaksin AstraZeneca mungkin terkait dengan vaksinasi tersebut.




BERITA TERKAIT

VIDEO Negara-negara Arab Deklarasikan Dukungan untuk Rusia
VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia
VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina
VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas
VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia
Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya
Menlu Ukraina Sebut Agresi Militer Rusia Hingga Negaranya Menyerah
Kapal Kargo Tenggelam, Angkut Ribuan Mobil Mewah

Internasional

Kapal Kargo Tenggelam, Angkut Ribuan Mobil Mewah

dibaca 61133 kali
Indonesia Dukung Resolusi PBB Soal Invasi Rusia ke Ukraina
Update Perang Rusia-Ukraina, Ukraina Laporkan 137 Kematian

TERPOPULER

  1. Rudal Termonuklir Rusia Mengamuk, 50 Jendral Ukraina Jadi Korban

  2. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  3. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  4. VIDEO Negara-negara Arab Deklarasikan Dukungan untuk Rusia

  5. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  6. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  7. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  8. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  9. VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia

  10. Kondisi Polda Sulbar setelah Dilanda Gempa Bermagnitudo: 5.8

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Timbulkan Efek Samping Pembekuan Darah, EMA Minta Vaksin AstraZeneca Tetap Digunakan

Internasional | 2021-04-08

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Vaksin AstraZeneca
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

JALURINFO,- Badan Pengawas Obat Eropa (EMA) pada Rabu (07/04) mengatakan bahwa pembekuan darah harus terdaftar sebagai efek samping yang "sangat langka" dari penggunaan vaksin AstraZeneca.

Tetapi EMA menegaskan bahwa manfaat dari vaksin tersebut lebih besar ketimbang risikonya.

Komite keamanan EMA (PRAC) dalam sebuah pernyataan menyampaikan bahwa "pembekuan darah yang tidak biasa dengan trombosit darah rendah harus terdaftar sebagai efek samping yang sangat langka."

Para pejabat EMA telah melakukan "diskusi intensif" berdasarkan bukti ilmiah yang ada sebelum mereka mengumumkan hasil evaluasi tersebut.

Direktur EMA, Emer Cooke, mengatakan bahwa orang-orang harus tetap menggunakan vaksin AstraZeneca sebagai bagian dari upaya melawan virus corona. "COVID-19 adalah penyakit yang sangat serius dengan tingkat rawat inap dan kematian yang tinggi."

"Vaksin ini terbukti sangat efektif," katanya kepada awak media. "Ini menyelamatkan nyawa."

Baca juga: Rudal Termonuklir Rusia Mengamuk, 50 Jendral Ukraina Jadi Korban

Investigasi EMA

EMA mengatakan telah menerima 169 laporan kasus pembekuan darah otak yang langka pada orang yang menggunakan vaksin COVID-19 dari AstraZeneca.

Sabine Straus, kepala komite keamanan EMA, mengatakan bahwa angka tersebut kemudian dibandingkan dengan 34 juta dosis suntikan yang telah diberikan di Wilayah Ekonomi Eropa (EAA).

Straus mengatakan tidak menduga efek samping tersebut karena vaksin telah diluncurkan dalam skala besar. "Apa yang kami coba lakukan adalah memberikan semua informasi yang tersedia baik manfaat maupun risikonya,” ujarnya.

Evaluasi EMA dilakukan setelah beberapa negara Eropa menangguhkan atau membatasi penggunaan vaksin AstraZeneca pada bulan lalu menyusul komplikasi pembekuan darah setelah vaksinasi.

Para ahli kemudian meninjau apakah beberapa kasus pembekuan darah pada orang dewasa yang telah menerima vaksin AstraZeneca mungkin terkait dengan vaksinasi tersebut.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020