Tidak Efektif dan Hanya Beri Keamanan Semu, Masyarakat Diminta tidak Memakai Masker "Scuba"

Nasional | 2020-09-18

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Masker Scuba
JAKARTA, JALURINFO,- Selama pandemi covid-19 berbagai bentuk masker kain telah tersedia, sekaligus berjejeran di pinggir jalan seperti "scuba" dan "buff" berbahan tipis, memberi perlindungan dari paparan patogen.

Dikutip pada laman Kompas.com Jumat (18/09/2020) Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, mengatakan kedua jenis masker itu kurang efektif menangkal virus corona.

"Masker scuba atau buff adalah masker dengan satu lapisan saja dan terlalu tipis, sehingga kemungkinan untuk tembus lebih besar," ujar Wiku, seperti diberitakan Kompas.com.

Wiku menyebutkan, masker scuba biasanya mudah ditarik ke leher sehingga penggunaannya menjadi tak efektif sebagai pencegahan.

PT Kereta Commuter Indonesia juga telah melarang penggunaan masker scuba dan buff bagi penumpang yang akan menaiki kereta commuter.

Baca juga: Penundaan Pemilu 2024 Disebut Berpotensi Lahirkan Pemimpin Otoriter

Kendati begitu, masih banyak masyarakat yang tetap memilih masker scuba karena dinilai elastis dan tidak membuat napas menjadi sesak.

Praktisi klinis dan relawan Covid-19, dr.Muhamad Fajri Adda`i, menjelaskan, masker scuba dan buff hanya memberi keamanan semu bagi pemakainya.

“Kita merasa nyaman, ternyata masker ini malah tidak menyaring droplet. Bisa saja outbreak di kantor atau di berbagai tempat terjadi karena pemakaian masker yang tidak benar,” ujar Fajri dalam Elshinta News and Talk bertema “Tidak Semua Masker Kain Aman?”, Kamis (17/9/2020).




BERITA TERKAIT

Fadli Zon: Di Negeri Paling Kapitalis, PCR dan Antigen Ternyata Semuanya GRATIS
Usai Dipanggil Jokowi, Menaker Jamin Segera Revisi Aturan JHT
Terungkap Penyebab Langkanya Minyak Goreng, Ternyata Ini Biang Keroknya
Bikin Geleng-Geleng Kepala , Ini Aturan Baru Perpanjang dan Bikin SIM
Mulai 1 Maret 2022, BPJS Jadi Syarat Jual Beli Tanah
JHT Cair di Usia 56 Tahun, Angota DPR Minta Evaluasi
Triliunan Tagihan Covid dari Rumah Sakit Tak Dibayar, Ini Alasan Pemerintah
Mahfud MD Sebut Tindakan Polisi di Desa Wadas Sudah Sesuai Prosedur
Hari Pers Nasional, Presiden Dorong Industri Pers Bertransformasi Cepat
Jenderal Dudung Minta Bahar Smith dan Rizieq Tak Usah Macam-macam

TERPOPULER

  1. Rudal Termonuklir Rusia Mengamuk, 50 Jendral Ukraina Jadi Korban

  2. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  3. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  4. VIDEO Negara-negara Arab Deklarasikan Dukungan untuk Rusia

  5. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  6. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  7. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  8. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  9. VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia

  10. Kondisi Polda Sulbar setelah Dilanda Gempa Bermagnitudo: 5.8

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Tidak Efektif dan Hanya Beri Keamanan Semu, Masyarakat Diminta tidak Memakai Masker "Scuba"

Nasional | 2020-09-18

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Masker Scuba
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

JAKARTA, JALURINFO,- Selama pandemi covid-19 berbagai bentuk masker kain telah tersedia, sekaligus berjejeran di pinggir jalan seperti "scuba" dan "buff" berbahan tipis, memberi perlindungan dari paparan patogen.

Dikutip pada laman Kompas.com Jumat (18/09/2020) Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, mengatakan kedua jenis masker itu kurang efektif menangkal virus corona.

"Masker scuba atau buff adalah masker dengan satu lapisan saja dan terlalu tipis, sehingga kemungkinan untuk tembus lebih besar," ujar Wiku, seperti diberitakan Kompas.com.

Wiku menyebutkan, masker scuba biasanya mudah ditarik ke leher sehingga penggunaannya menjadi tak efektif sebagai pencegahan.

PT Kereta Commuter Indonesia juga telah melarang penggunaan masker scuba dan buff bagi penumpang yang akan menaiki kereta commuter.

Baca juga: Penundaan Pemilu 2024 Disebut Berpotensi Lahirkan Pemimpin Otoriter

Kendati begitu, masih banyak masyarakat yang tetap memilih masker scuba karena dinilai elastis dan tidak membuat napas menjadi sesak.

Praktisi klinis dan relawan Covid-19, dr.Muhamad Fajri Adda`i, menjelaskan, masker scuba dan buff hanya memberi keamanan semu bagi pemakainya.

“Kita merasa nyaman, ternyata masker ini malah tidak menyaring droplet. Bisa saja outbreak di kantor atau di berbagai tempat terjadi karena pemakaian masker yang tidak benar,” ujar Fajri dalam Elshinta News and Talk bertema “Tidak Semua Masker Kain Aman?”, Kamis (17/9/2020).

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020