Jalurinfo.com, media siber nasional terverifikasi Dewan Pers dengan No. Reg: 827/DP-Verifikasi/K/XI/2021

Terbitkan SK Plh 11 Daerah, NA Pastikan Belum Ada Pelantikan Kepala Daerah 17 Februari

Berita Sul-Sel | 2021-02-16

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Nurdin Abdullah
MAKASSAR, JALURINFO.COM - Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah memastikan tak ada pelantikan kepala daerah pada 17 Februari besok. Alasannya, hingga Senin (15/2), surat keputusan (SK) pelantikan bupati atau wali kota di Sulsel belum diterbitkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Kita masih menunggu SK. Kalau SK sudah di tangan baru kita atur pelantikan. Sampai saat ini belum ada dari Kemendagri,” ujar NA di kantor gubernur, kemarin.

Padahal, masa jabatan sejumlah kepala daerah di Sulsel akan berakhir tanggal 17 Februari besok. Untuk itu, yang akan mengisi kekosongan adalah pelaksana harian (plh) bupati. Posisi tersebut akan ditempati oleh masing-masing sekretaris kabupaten (sekkab). Nurdin mengaku telah menandatangani SK plh tersebut.

Berbeda dengan Kota Makassar yang akan tetap dijabat oleh penjabat wali kota. Alasannya, karena SK-nya masih berlaku hingga saat ini.
”Yang sudah saya tandatangani SKnya tadi itu cuma plh 11 daerah. Satu daerah lagi adalah Makassar yang akan tetap dijabat oleh pj,” terangnya. Selain itu, lima daerah di Sulsel hingga saat ini masih bersengketa. Yakni Pangkep, Bulukumba, Luwu Utara, Barru, dan Luwu Timur. Hasil pilkadanya masih digugat di Mahkamah Konstitusi (MK).

Baca juga: DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

“Hari ini (kemarin) kan pembacaan keputusan sela. Tanggal 16 besok (hari ini), itu lanjut atau tidak. Kalau tidak lanjut, berarti nanti ada lagi surat dari MK, yang menyatakan perkara ini sudah selesai. Setelah itu baru dibawa ke KPU. KPU yang lakukan penetapan. Kita tunggu aja. Kalau yang agak panjang pasti pakai pj. Tapi kalau yang sifatnya tidak lama, sekitar semingguan, plh udah cukup,” jelas Nurdin.




BERITA TERKAIT

DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman
Kemenkumham Sulsel: 50 WBP Narkotika Lapas Palopo Ikuti Rehabilitasi Sosial
Ditreskrimsus Polda Sulsel Sebut Tersangka Kasus RS Fatimah Makassar Ada 10 Orang
Kasus Covid-19 di Makassar Melonjak Drastis, Ancaman PPKM Level III di Depan Mata
Sketsa-sketsa<br><br>TITIK TERANG DI STADION BAROMBONG<br>Catatan : Syamsu Nur
Tak Vaksin Booster, Polisi Terancam Kena Saksi Internal
Pejabat di Pusaran Kasus BPNT, Ditreskrimsus Polda Sulsel: Kalau Salah, Sikat!
Update Covid-19 di Makassar: Tembus 298 Kasus, Manggala Tertinggi
Plt Gubernur Kembali Lepas 1.000 Nakes Mobile Vaksinator Secara Bertahap
Jelang Muktamar, LIDMI Audiensi dengan KPU Kota Makassar, Ketua KPU : Siap Kolaborasi

TERPOPULER

  1. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  2. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  3. VIDEO Negara-negara Arab Deklarasikan Dukungan untuk Rusia

  4. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  5. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  6. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  7. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  8. VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia

  9. VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

  10. Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Terbitkan SK Plh 11 Daerah, NA Pastikan Belum Ada Pelantikan Kepala Daerah 17 Februari

Berita Sul-Sel | 2021-02-16

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Nurdin Abdullah
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

MAKASSAR, JALURINFO.COM - Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah memastikan tak ada pelantikan kepala daerah pada 17 Februari besok. Alasannya, hingga Senin (15/2), surat keputusan (SK) pelantikan bupati atau wali kota di Sulsel belum diterbitkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Kita masih menunggu SK. Kalau SK sudah di tangan baru kita atur pelantikan. Sampai saat ini belum ada dari Kemendagri,” ujar NA di kantor gubernur, kemarin.

Padahal, masa jabatan sejumlah kepala daerah di Sulsel akan berakhir tanggal 17 Februari besok. Untuk itu, yang akan mengisi kekosongan adalah pelaksana harian (plh) bupati. Posisi tersebut akan ditempati oleh masing-masing sekretaris kabupaten (sekkab). Nurdin mengaku telah menandatangani SK plh tersebut.

Berbeda dengan Kota Makassar yang akan tetap dijabat oleh penjabat wali kota. Alasannya, karena SK-nya masih berlaku hingga saat ini.
”Yang sudah saya tandatangani SKnya tadi itu cuma plh 11 daerah. Satu daerah lagi adalah Makassar yang akan tetap dijabat oleh pj,” terangnya. Selain itu, lima daerah di Sulsel hingga saat ini masih bersengketa. Yakni Pangkep, Bulukumba, Luwu Utara, Barru, dan Luwu Timur. Hasil pilkadanya masih digugat di Mahkamah Konstitusi (MK).

Baca juga: DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

“Hari ini (kemarin) kan pembacaan keputusan sela. Tanggal 16 besok (hari ini), itu lanjut atau tidak. Kalau tidak lanjut, berarti nanti ada lagi surat dari MK, yang menyatakan perkara ini sudah selesai. Setelah itu baru dibawa ke KPU. KPU yang lakukan penetapan. Kita tunggu aja. Kalau yang agak panjang pasti pakai pj. Tapi kalau yang sifatnya tidak lama, sekitar semingguan, plh udah cukup,” jelas Nurdin.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020