Teknologi Mutakhir, Perangkat Transfer Data yang Lebih Aman dari Bluetooth dan NFC

Teknologi | 2020-12-24

© Disediakan oleh Jalurinfo.com
JALURINFO,- Deretan ilmuwan dari Purdue University telah berhasil mengembangkan sebuah purwarupa perangkat transfer data baru yang lebih praktis.

Teknologi ini dilaporkan memungkinkan tubuh manusia bertindak sebagai penghubung antara kartu atau smartphone dengan mesin pemindai.

Ini memungkinkan manusia untuk mengirimkan informasi hanya dengan menyentuh permukaan dan merupakan teknologi pertama yang dapat mengirim informasi apa pun melalui sentuhan langsung dari ujung jari.

Ketika prototipe alat tersebut dikenakan sebagai jam tangan, tubuh dapat mengirim informasi seperti foto atau kata sandi saat menyentuh sensor yang terhubung ke laptop.

"Kita terbiasa membuka kunci perangkat menggunakan sidik jari, tetapi teknologi ini tidak akan bergantung pada biometrik, melainkan pada sinyal digital. Bayangkan, masuk ke aplikasi di ponsel orang lain hanya dengan sentuhan," kata Shreyas Sen, associate professor di Purdue University dikutip dari Eurekalert via Tekno Liputan6.com.

Baca juga: Hubungkan Indonesia-Australia-AS, Indosat Bangun Kabel Bawah Laut 18.000 Km

Menurut penelitian yang terbit di Transactions on Computer-Human Interaction tersebut, teknologi ini bekerja dengan membangun "internet" di dalam tubuh yang dapat digunakan oleh smartphone, smartwatch, alat pacu jantung, pompa insulin, dan perangkat sandang atau tanam lainnya yang dapat mengirim informasi. Perangkat ini biasanya berkomunikasi menggunakan sinyal Bluetooth dan peretas dapat mencegat sinyal itu dari jarak sekitar 9 meter.

Sementara itu, teknologi yang Sen dan rekannya kembangkan malah membuat sinyal tetap terbatas di dalam tubuh dengan menggabungkannya ke dalam apa yang disebut "Jangkauan Elektro-Quasistatic". Ia jauh lebih rendah pada spektrum elektromagnetik pada sinyal Bluetooth biasa. Mekanisme inilah yang memungkinkan transfer informasi terjadi hanya dengan menyentuh suatu permukaan.

Bahkan jika jari Anda hanya satu sentimeter di atas permukaan, transfer informasi tak akan terjadi tanpa sentuhan langsung. Ini akan mencegah peretas mencuri informasi pribadi seperti kredensial kartu kredit dengan mencegat sinyal.




BERITA TERKAIT

NASA Jabarkan Perkembangan Stasiun Luar Angkasa Internasional
Begini Cara Tambah Alamat di Google Maps Lewat PC dan HP
Kiamat Sudah Dekat! Elon Musk Bangun Bahtera Nabi Nuh
Kisah Pria Lamongan Rakit Pesawat Sendiri, Belajar dari Alaska
Jokowi Optimistis Indonesia Bisa Jadi Raksasa Digital Setelah Cina-India
3 Minggu Lagi, WhatsApp Tak Bisa Dipakai Lagi di Handphone Ini
Facebook Down, Mark Zuckerberg Rugi Hampir Rp 100 Triliun
Pengguna Signal dan Telegram Melonjak Usai WhatsApp Down
WhatsApp, Instagram, dan Facebook Tumbang, Ini Kata Mark Zuckerberg
Daftar Wilayah yang Diselimuti Sinyal 5G di Indonesia

TERPOPULER

  1. Rudal Termonuklir Rusia Mengamuk, 50 Jendral Ukraina Jadi Korban

  2. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  3. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  4. VIDEO Negara-negara Arab Deklarasikan Dukungan untuk Rusia

  5. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  6. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  7. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  8. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  9. VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia

  10. Kondisi Polda Sulbar setelah Dilanda Gempa Bermagnitudo: 5.8

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Teknologi Mutakhir, Perangkat Transfer Data yang Lebih Aman dari Bluetooth dan NFC

Teknologi | 2020-12-24

© Disediakan oleh Jalurinfo.com
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

JALURINFO,- Deretan ilmuwan dari Purdue University telah berhasil mengembangkan sebuah purwarupa perangkat transfer data baru yang lebih praktis.

Teknologi ini dilaporkan memungkinkan tubuh manusia bertindak sebagai penghubung antara kartu atau smartphone dengan mesin pemindai.

Ini memungkinkan manusia untuk mengirimkan informasi hanya dengan menyentuh permukaan dan merupakan teknologi pertama yang dapat mengirim informasi apa pun melalui sentuhan langsung dari ujung jari.

Ketika prototipe alat tersebut dikenakan sebagai jam tangan, tubuh dapat mengirim informasi seperti foto atau kata sandi saat menyentuh sensor yang terhubung ke laptop.

"Kita terbiasa membuka kunci perangkat menggunakan sidik jari, tetapi teknologi ini tidak akan bergantung pada biometrik, melainkan pada sinyal digital. Bayangkan, masuk ke aplikasi di ponsel orang lain hanya dengan sentuhan," kata Shreyas Sen, associate professor di Purdue University dikutip dari Eurekalert via Tekno Liputan6.com.

Baca juga: Hubungkan Indonesia-Australia-AS, Indosat Bangun Kabel Bawah Laut 18.000 Km

Menurut penelitian yang terbit di Transactions on Computer-Human Interaction tersebut, teknologi ini bekerja dengan membangun "internet" di dalam tubuh yang dapat digunakan oleh smartphone, smartwatch, alat pacu jantung, pompa insulin, dan perangkat sandang atau tanam lainnya yang dapat mengirim informasi. Perangkat ini biasanya berkomunikasi menggunakan sinyal Bluetooth dan peretas dapat mencegat sinyal itu dari jarak sekitar 9 meter.

Sementara itu, teknologi yang Sen dan rekannya kembangkan malah membuat sinyal tetap terbatas di dalam tubuh dengan menggabungkannya ke dalam apa yang disebut "Jangkauan Elektro-Quasistatic". Ia jauh lebih rendah pada spektrum elektromagnetik pada sinyal Bluetooth biasa. Mekanisme inilah yang memungkinkan transfer informasi terjadi hanya dengan menyentuh suatu permukaan.

Bahkan jika jari Anda hanya satu sentimeter di atas permukaan, transfer informasi tak akan terjadi tanpa sentuhan langsung. Ini akan mencegah peretas mencuri informasi pribadi seperti kredensial kartu kredit dengan mencegat sinyal.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020