Taliban Minta Perempuan Tinggal di Rumah untuk Sementara Waktu

Internasional | 2021-08-25

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid
KABUL, JALURINFO.COM - Perempuan pekerja di Afghanistan harus tinggal di dalam rumah hingga ada sistem memadai untuk memastikan keselamatan mereka, ucap juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid kepada awak media di Kabul.

"Ini adalah prosedur yang hanya berlaku untuk sementara waktu," kata Zabihullah, dilansir dari laman BBC, Rabu, 25 Agustus 2021.

"Pasukan keamanan kami belum terlatih untuk menghadapi perempuan, seperti bagaimana cara berbicara dengan perempuan. Sampai nanti ada sebuah sistem yang berlaku, kami meminta perempuan untuk tinggal di dalam rumah," sambungnya.

Baca juga: Rudal Termonuklir Rusia Mengamuk, 50 Jendral Ukraina Jadi Korban

Taliban, kelompok yang menerapkan aturan Islam dalam versi mereka di Afghanistan sebelum 2001, menguasai ibu kota Kabul hanya dalam kurun waktu 9 hari. Dalam konferensi pers beberapa hari setelahnya, Taliban berjanji akan menjadi lebih moderat dan melindungi hak-hak perempuan.




BERITA TERKAIT

VIDEO Negara-negara Arab Deklarasikan Dukungan untuk Rusia
VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia
VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina
VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas
VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia
Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya
Menlu Ukraina Sebut Agresi Militer Rusia Hingga Negaranya Menyerah
Kapal Kargo Tenggelam, Angkut Ribuan Mobil Mewah

Internasional

Kapal Kargo Tenggelam, Angkut Ribuan Mobil Mewah

dibaca 17127 kali
Indonesia Dukung Resolusi PBB Soal Invasi Rusia ke Ukraina
Update Perang Rusia-Ukraina, Ukraina Laporkan 137 Kematian

TERPOPULER

  1. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  2. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  3. VIDEO Negara-negara Arab Deklarasikan Dukungan untuk Rusia

  4. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  5. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  6. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  7. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  8. VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia

  9. Kondisi Polda Sulbar setelah Dilanda Gempa Bermagnitudo: 5.8

  10. VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Taliban Minta Perempuan Tinggal di Rumah untuk Sementara Waktu

Internasional | 2021-08-25

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

KABUL, JALURINFO.COM - Perempuan pekerja di Afghanistan harus tinggal di dalam rumah hingga ada sistem memadai untuk memastikan keselamatan mereka, ucap juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid kepada awak media di Kabul.

"Ini adalah prosedur yang hanya berlaku untuk sementara waktu," kata Zabihullah, dilansir dari laman BBC, Rabu, 25 Agustus 2021.

"Pasukan keamanan kami belum terlatih untuk menghadapi perempuan, seperti bagaimana cara berbicara dengan perempuan. Sampai nanti ada sebuah sistem yang berlaku, kami meminta perempuan untuk tinggal di dalam rumah," sambungnya.

Baca juga: Rudal Termonuklir Rusia Mengamuk, 50 Jendral Ukraina Jadi Korban

Taliban, kelompok yang menerapkan aturan Islam dalam versi mereka di Afghanistan sebelum 2001, menguasai ibu kota Kabul hanya dalam kurun waktu 9 hari. Dalam konferensi pers beberapa hari setelahnya, Taliban berjanji akan menjadi lebih moderat dan melindungi hak-hak perempuan.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020