Jalurinfo.com, media siber nasional terverifikasi Dewan Pers dengan No. Reg: 827/DP-Verifikasi/K/XI/2021

Soal Roket Peluncurnya Jatuh ke Bumi Tanpa Kendali, China Tidak Kuatir

Internasional | 2021-05-08

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Ilustrasi. Roket China yang jatuh liar tak terkendali akan memasuki atmosfer Bumi akhir pekan dan picu perhatian dimana pecahannya akan mendarat. (AP/Mark Schiefelbein)
BEIJING, JALURINFO,- Roket Long-March 5B diluncurkan pada 29 April lalu untuk membawa modul pertama stasiun luar angkasa terbaru milik Cina ke orbit Bumi. Bagian utama roket seberat 18 ton disebutkan sedang melesat turun dan para ahli mengatakan sulit untuk memastikan secara tepat di mana dan kapan reentri puing-puing roket itu akan memasuki atmosfer Bumi.

Badan roket itu diperkirakan akan memasuki atmosfer bumi pada hari Sabtu sekitar pukul 23.00 GMT, demikian pernyataan Pentagon, dengan prediksi waktu kurang lebih 9 jam di antaranya. Itu sekitar pukul 06.00 WIB pada hari Minggu, 9 Mei 2021.

Pihak berwenang di Beijing menyakinkan bahwa sebagin besar komponen badan roket ini kemungkinan akan hancur saat akan kembali memasuki Bumi. "Peluang untuk menyebabkan kerusakan… di daratan sangat kecil,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Cina Wang Wenbin, Jumat (07/05).

Baca juga: Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya

Prediksi lokasi mendaratnya roket milik Cina

Meski ada spekulasi mengenai di mana kemungkinan lokasi puing-puing roket akan mendarat, namun besar kemungkinan puing-puing yang tidak habis terbakar akan tercebur ke laut, mengingat 70 persen Bumi adalah air.

"Kami sangat berharap bahwa puing itu akan mendarat di tempat yang tidak akan mencelakai siapa pun,” kata Juru Bicara Pentagon Mike Howard.




BERITA TERKAIT

Indonesia Dukung Resolusi PBB Soal Invasi Rusia ke Ukraina
Update Perang Rusia-Ukraina, Ukraina Laporkan 137 Kematian
Serba Canggih, Ini Aneka Kendaraan Militer Rusia yang Dipakai untuk Perang.
Pasukan Rusia Rebut Pembangkit Nuklir Chernobyl

Internasional

Pasukan Rusia Rebut Pembangkit Nuklir Chernobyl

dibaca 8241 kali
Putin tandatangani dekret yang akui dua
Joe Biden dan Vladimir Putin Diminta Bertemu Lagi

Internasional

Joe Biden dan Vladimir Putin Diminta Bertemu Lagi

dibaca 7837 kali
AS Klaim Rusia akan Serang Ukraina Besok, Presiden Ukraina Seru Warga Kibarkan Bendera dan Putar Lagu Kebangsaan
Eskalasi Ketegangan Makin Meningkat, Ukraina Minta Bertemu Rusia dalam Tenggat 48 Jam
Terkait Ketegangan Rusia dan Ukraina, Putin Sebut Proposal Macron `Realistis`
Rusia Siagakan Rudal S-400 di Belarus, Ukraina Tak Gentar

TERPOPULER

  1. VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

  2. Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya

  3. Menlu Ukraina Sebut Agresi Militer Rusia Hingga Negaranya Menyerah

  4. Presiden PSG Ngamuk Ancam Bunuh Staf Madrid

  5. Video Pengambilan Sumpah Jabatan Andi Sudirman Sulaiman sebagai Gubernur Sulsel

  6. Kapal Kargo Tenggelam, Angkut Ribuan Mobil Mewah

  7. Indonesia Dukung Resolusi PBB Soal Invasi Rusia ke Ukraina

  8. Penundaan Pemilu 2024 Disebut Berpotensi Lahirkan Pemimpin Otoriter

  9. DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

  10. Update Perang Rusia-Ukraina, Ukraina Laporkan 137 Kematian

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Soal Roket Peluncurnya Jatuh ke Bumi Tanpa Kendali, China Tidak Kuatir

Internasional | 2021-05-08

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Ilustrasi. Roket China yang jatuh liar tak terkendali akan memasuki atmosfer Bumi akhir pekan dan picu perhatian dimana pecahannya akan mendarat. (AP/Mark Schiefelbein)
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

BEIJING, JALURINFO,- Roket Long-March 5B diluncurkan pada 29 April lalu untuk membawa modul pertama stasiun luar angkasa terbaru milik Cina ke orbit Bumi. Bagian utama roket seberat 18 ton disebutkan sedang melesat turun dan para ahli mengatakan sulit untuk memastikan secara tepat di mana dan kapan reentri puing-puing roket itu akan memasuki atmosfer Bumi.

Badan roket itu diperkirakan akan memasuki atmosfer bumi pada hari Sabtu sekitar pukul 23.00 GMT, demikian pernyataan Pentagon, dengan prediksi waktu kurang lebih 9 jam di antaranya. Itu sekitar pukul 06.00 WIB pada hari Minggu, 9 Mei 2021.

Pihak berwenang di Beijing menyakinkan bahwa sebagin besar komponen badan roket ini kemungkinan akan hancur saat akan kembali memasuki Bumi. "Peluang untuk menyebabkan kerusakan… di daratan sangat kecil,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Cina Wang Wenbin, Jumat (07/05).

Baca juga: Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya

Prediksi lokasi mendaratnya roket milik Cina

Meski ada spekulasi mengenai di mana kemungkinan lokasi puing-puing roket akan mendarat, namun besar kemungkinan puing-puing yang tidak habis terbakar akan tercebur ke laut, mengingat 70 persen Bumi adalah air.

"Kami sangat berharap bahwa puing itu akan mendarat di tempat yang tidak akan mencelakai siapa pun,” kata Juru Bicara Pentagon Mike Howard.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020