Jalurinfo.com, media siber nasional terverifikasi Dewan Pers dengan No. Reg: 827/DP-Verifikasi/K/XI/2021

Soal Honorer Fiktif, Inspektorat: Banyak yang sudah Tidak Aktif tapi Namanya Masih Terdaftar

Berita Sul-Sel | 2021-09-29

© Disediakan oleh Jalurinfo.com
MAKASSAR, JALURINFO.COM - Inspektorat Kota Makassar terus melakukan pemeriksaan terhadap dugaan adanya tenaga kontrak fiktif di kecamatan. Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) untuk delapan kecamatan dari 15 kecamatan di Makassar telah rampung.

Hasilnya, rata-rata tenaga kontrak yang jadi temuan sudah tidak melaksanakan tugasnya. Tetapi, gajinya masih tetap terbayarkan.

Baca juga: DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

Kepala Sub Bagian Evaluasi dan Pelaporan Inspektorat Kota Makassar, Sulaiman mengatakan pihaknya telah menyerahkan LHP ke delapan kecamatan. Itu, merupakan pemeriksaan reguler. Pemeriksaan seperti ini sudah rutin dilaksanakan setiap tahunnya.

Delapan kecamatan yang dimaksud yakni Kecamatan Manggala, Makassar, Panakkukang, Mariso, Tallo, Ujung Tanah, Tamalate, dan Biringkanaya. “Ada rekomendasi dari setiap temuan. Misalkan dia sudah ada pengeluaran untuk belanja pegawainya, kemudian tidak melaksanakan tugas,” ujar Sulaiman, Selasa (28/9).

Terkait nilai temuan, Sulaiman enggan berkomentar banyak. Dia menyerahkan ke pihak kecamatan untuk menyampaikan LHP terkait tenaga kontrak fiktif tersebut.

“Kemarin (Senin) kami sudah serahkan LPH itu. Ada yang kasubag-nya menerima. Untuk nilainya bisa ditanyakan di sana (kecamatan). Tapi temuan ini harus ada pengembalian,” ungkapnya.

Plt Kepala Inspektorat Makassar, Siswanta Andi Attas sebelumnya mengakui indikasi adanya tenaga kontrak fiktif ini memang menjadi perhatian. Sebab, berdasarkan temuan awal, ada tenaga kontrak yang sudah tidak aktif tetapi namanya masih tercatat.




BERITA TERKAIT

DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman
Kemenkumham Sulsel: 50 WBP Narkotika Lapas Palopo Ikuti Rehabilitasi Sosial
Ditreskrimsus Polda Sulsel Sebut Tersangka Kasus RS Fatimah Makassar Ada 10 Orang
Kasus Covid-19 di Makassar Melonjak Drastis, Ancaman PPKM Level III di Depan Mata
Sketsa-sketsa<br><br>TITIK TERANG DI STADION BAROMBONG<br>Catatan : Syamsu Nur
Tak Vaksin Booster, Polisi Terancam Kena Saksi Internal
Pejabat di Pusaran Kasus BPNT, Ditreskrimsus Polda Sulsel: Kalau Salah, Sikat!
Update Covid-19 di Makassar: Tembus 298 Kasus, Manggala Tertinggi
Plt Gubernur Kembali Lepas 1.000 Nakes Mobile Vaksinator Secara Bertahap
Jelang Muktamar, LIDMI Audiensi dengan KPU Kota Makassar, Ketua KPU : Siap Kolaborasi

TERPOPULER

  1. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  2. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  3. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  4. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  5. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  6. VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

  7. Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya

  8. Menlu Ukraina Sebut Agresi Militer Rusia Hingga Negaranya Menyerah

  9. Presiden PSG Ngamuk Ancam Bunuh Staf Madrid

  10. Video Pengambilan Sumpah Jabatan Andi Sudirman Sulaiman sebagai Gubernur Sulsel

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Soal Honorer Fiktif, Inspektorat: Banyak yang sudah Tidak Aktif tapi Namanya Masih Terdaftar

Berita Sul-Sel | 2021-09-29

© Disediakan oleh Jalurinfo.com
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

MAKASSAR, JALURINFO.COM - Inspektorat Kota Makassar terus melakukan pemeriksaan terhadap dugaan adanya tenaga kontrak fiktif di kecamatan. Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) untuk delapan kecamatan dari 15 kecamatan di Makassar telah rampung.

Hasilnya, rata-rata tenaga kontrak yang jadi temuan sudah tidak melaksanakan tugasnya. Tetapi, gajinya masih tetap terbayarkan.

Baca juga: DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

Kepala Sub Bagian Evaluasi dan Pelaporan Inspektorat Kota Makassar, Sulaiman mengatakan pihaknya telah menyerahkan LHP ke delapan kecamatan. Itu, merupakan pemeriksaan reguler. Pemeriksaan seperti ini sudah rutin dilaksanakan setiap tahunnya.

Delapan kecamatan yang dimaksud yakni Kecamatan Manggala, Makassar, Panakkukang, Mariso, Tallo, Ujung Tanah, Tamalate, dan Biringkanaya. “Ada rekomendasi dari setiap temuan. Misalkan dia sudah ada pengeluaran untuk belanja pegawainya, kemudian tidak melaksanakan tugas,” ujar Sulaiman, Selasa (28/9).

Terkait nilai temuan, Sulaiman enggan berkomentar banyak. Dia menyerahkan ke pihak kecamatan untuk menyampaikan LHP terkait tenaga kontrak fiktif tersebut.

“Kemarin (Senin) kami sudah serahkan LPH itu. Ada yang kasubag-nya menerima. Untuk nilainya bisa ditanyakan di sana (kecamatan). Tapi temuan ini harus ada pengembalian,” ungkapnya.

Plt Kepala Inspektorat Makassar, Siswanta Andi Attas sebelumnya mengakui indikasi adanya tenaga kontrak fiktif ini memang menjadi perhatian. Sebab, berdasarkan temuan awal, ada tenaga kontrak yang sudah tidak aktif tetapi namanya masih tercatat.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020