Sketsa-sketsa

THR... OHH... THR
Catatan: Syamsu Nur

Opini | 2021-04-17

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Penulis Sketsa-sketsa, H. Syamsu Nur
MAKASSAR, JALURINFO.COM - Setiap tahun, di bulan puasa, Tunjangan Hari Raya selalu menjadi perbincangan. Kapan THR dibayarkan, berapa nilai THR, karyawan apa yang mendapat THR. Itulah inti pertanyaan yang perlu segera dijawab. Menteri Tenaga Kerja, ternyata sudah paham hal itu. Ibu Menteri pun mengumumkan melalui TV menyangkut soal THR. Bagi karyawan swasta, wajib dibayar THRnya. Jumlahnya satu bulan gaji dan dibayarkan paling lambat seminggu sebelum lebaran. Karyawan yang masa kerjanya dibawah satu tahun, jumlah THR disesuaikan. Kalau masa kerja 6 bulan THR nya setengah bulan gaji.

Namun lain keputusan - lain juga kenyataan. Kondisi Pandemi Covid19 membuat banyak pengusaha pusing. Penjualan merosot, bayar gaji saja susah. Apalagi ada THR nya. Perusahaan kecil saja, merasakan beban ini terasa berat. Apalagi perusahaan yang banyak karyawan, menjadi pusing tujuh keliling. Karena itu mulai ada ide, pengusaha mencicil THR kepada karyawannya. Mungkin bayarnya dua atau tiga kali. Tapi juga ada suara lain muncul. Katanya, cicilan tahun lalu saja masih ada yang belum lunas. Karena itu buruh dan karyawan mulai angkat suara. “Pokoknya, THR bayar lunas sebelum lebaran.” Dibalik suara itu, mulai juga ada yang menyuarakan untuk demo buruh menuntut agar THR tidak dicicil.

Baca juga: Sketsa-sketsa

Pantai Beba, Potensi Besar-Miskin Kreasi
Catatan: Syamsu Nur

Menyangkut soal ini memang perlu pemerintah membantu mencari solusi. Tidak sekedar memberi pengumuman lewat TV. Tapi juga membantu para perusahaan yang banyak dalam kesulitan cash flow.




BERITA TERKAIT

Sketsa-sketsa<br>(syamsunur01@gmail.com)<div><br></div>NASIB MASJID AQSHA DAN MASJID IBRAHIM<br>Catatan: Syamsu Nur
Sketsa-sketsa<br>(syamsunur01@gmail.com)<div><br></div>BERLEBARAN DI MASA PANDEMI COVID-19<br> Catatan : Syamsu Nur
Sketsa-sketsa <div><br></div> SUATU SORE, DI CENTER POINT OF INDONESIA<br> Oleh: Syamsu Nur
Sketsa-sketsa<div><br></div> DARI POHON TUMBANG KE STADION YANG “TUMBANG”<br> Catatan : Syamsu Nur
Catatan Setahun  Work From Home (WFH)

Opini

Catatan Setahun Work From Home (WFH)

dibaca 10535 kali
Bye-Bye 380 <div><br></div> Oleh : Dahlan Iskan

Opini

Bye-Bye 380

Oleh : Dahlan Iskan

dibaca 9358 kali
Vaksin Itu Lagi <div><br></div> Oleh : Dahlan Iskan

Opini

Vaksin Itu Lagi

Oleh : Dahlan Iskan

dibaca 9896 kali
Sketsa-sketsa<div><br></div>TANJUNG BUNGA, ANTARA GUBERNUR DAN WALIKOTA<br>Oleh: Syamsu Nur
Sketsa-sketsa <div><br></div>HARAPAN SULSEL KE DEPAN<br>Oleh: Syamsu Nur
Utang Revaluasi <div><br></div> Oleh : Dahlan Iskan

Opini

Utang Revaluasi

Oleh : Dahlan Iskan

dibaca 10775 kali

TERPOPULER

  1. Khawatir Masuknya Covid-19 Varian Baru, Pengurus Desak Munas VII Kadin di Kendari "Di Rem Mendadak".

  2. Menelusuri Jejak Pembunuhan Mayat Terbakar di Tompo Ladang Maros (part-2)

  3. Kasus Baru Covid-19 Nyaris Menyentuh 13 Ribu, 3 Provinsi Ini Penyumbang Terbanyak

  4. Menelusuri Jejak Pembunuhan Mayat Terbakar di Tompo Ladang Maros (1)

  5. Wujudkan Pangkep Hebat, Tim Unifa Hadiri Undangan Musrembang RPJMD Kabupaten Pangkep

  6. Indef: PPN Sembako Premium Berpotensi Mendorong Lonjakan Impor Pangan

  7. Arab Saudi Umumkan Skema Haji 2021, Kemenlu : Hanya Untuk yang Mukim

  8. Hasil SBMPTN 2021 Diumumkan Senin Lusa, Cek Jam dan Linknya di sini

  9. Pemerintah Arab Saudi: Haji 2021 Hanya 60 Ribu Orang, untuk Warga Lokal dan Ekspatriat

  10. Selain Sembako, Sektor Pendidikan juga Bakal Dikenai Pajak (PPN)

RELIGI

Arab Saudi Umumkan Skema Haji 2021, Kemenlu : Hanya Untuk yang Mukim

Terkait Haji, Yaqut: Kemenag Akan Fokus untuk Persiapan Haji Tahun Depan

Pemerintah Arab Saudi: Haji 2021 Hanya 60 Ribu Orang, untuk Warga Lokal dan Ekspatriat

Calon Jamaah Haji Ramai-ramai Tarik Setoran Pelunasan, Begini Komentar Kemenag

Isu Dana Haji Disalahgunakan, Muhadjir Datangi BPKH

EKONOMI

  1. Khawatir Masuknya Covid-19 Varian Baru, Pengurus Desak Munas VII Kadin di Kendari "Di Rem Mendadak".

  2. Indef: PPN Sembako Premium Berpotensi Mendorong Lonjakan Impor Pangan

  3. Selain Sembako, Sektor Pendidikan juga Bakal Dikenai Pajak (PPN)

  4. Terkait Rencana Pajak Sembako, Ekonom: Sebaiknya Hanya Berlaku di Retail Modern

  5. Garuda Sudah Pangkas Lebih 20 Persen Karyawannya Sejak Pandemi

  6. Pelaku UMKM Sebut Munas Kadin Berkah bagi Sultra

  7. Gali Potensi Pajak, Pemerintah Akan Gabung Data NIK dan NPWP

  8. Menkeu Akan Kenakan Pajak 35 Persen Untuk Pendapatan 5 Milyar

  9. Jelang Idul Fitri, ini Jumlah Uang Tunai yang Disiapkan BTN

  10. Penjelasan Sri Mulyani Soal Penyebab THR PNS Tak Dibayar Penuh Tahun Ini

  11. Tak Cuma PNS, Jokowi dan Anggota DPR Juga Dipastikan Dapat THR

  12. Tindaklanjuti Aduan Terkait Pembayaran THR, Kemnaker Bentuk Posko THR Keagamaan 2021

Sketsa-sketsa

THR... OHH... THR
Catatan: Syamsu Nur

Opini | 2021-04-17

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Penulis Sketsa-sketsa, H. Syamsu Nur
Choose Language!
MAKASSAR, JALURINFO.COM - Setiap tahun, di bulan puasa, Tunjangan Hari Raya selalu menjadi perbincangan. Kapan THR dibayarkan, berapa nilai THR, karyawan apa yang mendapat THR. Itulah inti pertanyaan yang perlu segera dijawab. Menteri Tenaga Kerja, ternyata sudah paham hal itu. Ibu Menteri pun mengumumkan melalui TV menyangkut soal THR. Bagi karyawan swasta, wajib dibayar THRnya. Jumlahnya satu bulan gaji dan dibayarkan paling lambat seminggu sebelum lebaran. Karyawan yang masa kerjanya dibawah satu tahun, jumlah THR disesuaikan. Kalau masa kerja 6 bulan THR nya setengah bulan gaji.

Namun lain keputusan - lain juga kenyataan. Kondisi Pandemi Covid19 membuat banyak pengusaha pusing. Penjualan merosot, bayar gaji saja susah. Apalagi ada THR nya. Perusahaan kecil saja, merasakan beban ini terasa berat. Apalagi perusahaan yang banyak karyawan, menjadi pusing tujuh keliling. Karena itu mulai ada ide, pengusaha mencicil THR kepada karyawannya. Mungkin bayarnya dua atau tiga kali. Tapi juga ada suara lain muncul. Katanya, cicilan tahun lalu saja masih ada yang belum lunas. Karena itu buruh dan karyawan mulai angkat suara. “Pokoknya, THR bayar lunas sebelum lebaran.” Dibalik suara itu, mulai juga ada yang menyuarakan untuk demo buruh menuntut agar THR tidak dicicil.

Baca juga: Sketsa-sketsa

Pantai Beba, Potensi Besar-Miskin Kreasi
Catatan: Syamsu Nur

Menyangkut soal ini memang perlu pemerintah membantu mencari solusi. Tidak sekedar memberi pengumuman lewat TV. Tapi juga membantu para perusahaan yang banyak dalam kesulitan cash flow.

Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

Terkait Covid-19

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020