Jalurinfo.com, media siber nasional terverifikasi Dewan Pers dengan No. Reg: 827/DP-Verifikasi/K/XI/2021

Sketsa-sketsa

TANJUNG BUNGA, ANTARA GUBERNUR DAN WALIKOTA
Oleh: Syamsu Nur

Opini | 2021-03-05

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Penulis sketsa-sketsa, H. Syamsu Nur
MAKASSAR, JALURINFO.COM - Tanjung Bunga, daerah pesisir pantai Makassar. Daerah pinggir pantai yang terjadi pendangkalan. Arus sungai Jeneberang yang bermuara di pantai membawa banyak pasir dan membentuk dataran. Secara perlahan, wilayahnya semakin luas. Mantan Gubernur Syahrul pernah mengatakan bahwa daerah itu perlu segera dikelola. Kalau tidak, akan dikuasai masyarakat. Bermula hanya dipakai untuk mengelola sebagai tempat pemeliharaan kepiting. Lama-lama diakui sebagai miliknya. Maka, muncullah beberapa ide dari Gubernur waktu itu. Akan membangun Istana Negara. Masjid 99 kuba. Lapangan terbuka sebagai Karebosi baru. Bahkan daerah itu akan disebut sebagai centre of point. Sebagai pusat pengembangan kota Makassar. Nanti akan dijuluki sebagai Kilometer nol. Kerjasama dengan pengembang juga dilakukan, dan terakhir perubahan banyak terjadi. Beberapa bangunan muncul termasuk perumahan elite.

Baca juga: Sketsa-sketsa

MINYAK GORENG, YANG IKUT “MENGGORENG” BERITA.
Catatan :Syamsu Nur

Gubernur berganti, ide baru kemudian mucul. Akan dibangun gedung kembar yang akan menjulang tinggi. Pihak ketiga dilibatkan agar program ini tidak menggunakan dana APBD. Bagaimana model kerjasamanya, belum dipublikasikan. Tapi gedung kembar itu nanti menjadi pusat perkantoran Pemda Sulsel. Rencananya akan terjadi pelayanan satu atap. Bagaimana pihak ketiga yang membiayai pembangunannya, pastilah ada haknya juga. Bisa saja diatur fifty- fifty. Yaitu pihak pengembang mendapatkan bagian dari bangunan kembar itu.




BERITA TERKAIT

Tender Kuota Lelang Ikan: Ambisi Oligarki Kuasai Laut Indonesia
Sketsa-sketsa <br><br>WALIKOTA MAKASSAR DAN PROYEK LISTRIK TENAGA SAMPAH  <br>Catatan : Syamsu Nur.
Sketsa-sketsa <div><br></div>PESANTREN dan PERPRES No.82 Thn 2021 <br>Catatan : Syamsu Nur
Sketsa-sketsa <div><br></div>IN MEMORIAM Ir. Haji Fajriaty Muhammadiah General Manajer First Toyota Kalla <br>Catatan : Syamsu Nur
Sketsa-sketsa <div><br></div>LAPAS TERBAKAR, PELAJARAN YANG SANGAT MAHAL <br>Catatan : Syamsu Nur
Sketsa-sketsa <div><br></div>SETELAH MEDSOS, MUNCULLAH MURAL <br>Catatan : Syamsu Nur
Sketsa-sketsa<br><br>Selamat Ultah Alwi Hamu, 77 Tahun<br>Catatan: Syamsu Nur
Sketsa-sketsa:<div><br></div>ISOLASI MANDIRI, BAGAIMANA AMANNYA?<br>Catatan: Syamsu Nur
Memorian M. Taufik Fachrudin: ANAK BAND YG BAIK DAN SUKSES, Catatan: SUWARDI THAHIR
Sketsa-sketsa<div><br></div>TERAS EMPANG PARE-PARE, PROFIL SEMANGAT KEMANDIRIAN EKONOMI<br>Catatan: Syamsu Nur

TERPOPULER

  1. VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

  2. Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya

  3. Menlu Ukraina Sebut Agresi Militer Rusia Hingga Negaranya Menyerah

  4. Presiden PSG Ngamuk Ancam Bunuh Staf Madrid

  5. Video Pengambilan Sumpah Jabatan Andi Sudirman Sulaiman sebagai Gubernur Sulsel

  6. Kapal Kargo Tenggelam, Angkut Ribuan Mobil Mewah

  7. Indonesia Dukung Resolusi PBB Soal Invasi Rusia ke Ukraina

  8. Penundaan Pemilu 2024 Disebut Berpotensi Lahirkan Pemimpin Otoriter

  9. DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

  10. Update Perang Rusia-Ukraina, Ukraina Laporkan 137 Kematian

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Sketsa-sketsa

TANJUNG BUNGA, ANTARA GUBERNUR DAN WALIKOTA
Oleh: Syamsu Nur

Opini | 2021-03-05

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Penulis sketsa-sketsa, H. Syamsu Nur
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

MAKASSAR, JALURINFO.COM - Tanjung Bunga, daerah pesisir pantai Makassar. Daerah pinggir pantai yang terjadi pendangkalan. Arus sungai Jeneberang yang bermuara di pantai membawa banyak pasir dan membentuk dataran. Secara perlahan, wilayahnya semakin luas. Mantan Gubernur Syahrul pernah mengatakan bahwa daerah itu perlu segera dikelola. Kalau tidak, akan dikuasai masyarakat. Bermula hanya dipakai untuk mengelola sebagai tempat pemeliharaan kepiting. Lama-lama diakui sebagai miliknya. Maka, muncullah beberapa ide dari Gubernur waktu itu. Akan membangun Istana Negara. Masjid 99 kuba. Lapangan terbuka sebagai Karebosi baru. Bahkan daerah itu akan disebut sebagai centre of point. Sebagai pusat pengembangan kota Makassar. Nanti akan dijuluki sebagai Kilometer nol. Kerjasama dengan pengembang juga dilakukan, dan terakhir perubahan banyak terjadi. Beberapa bangunan muncul termasuk perumahan elite.

Baca juga: Sketsa-sketsa

MINYAK GORENG, YANG IKUT “MENGGORENG” BERITA.
Catatan :Syamsu Nur

Gubernur berganti, ide baru kemudian mucul. Akan dibangun gedung kembar yang akan menjulang tinggi. Pihak ketiga dilibatkan agar program ini tidak menggunakan dana APBD. Bagaimana model kerjasamanya, belum dipublikasikan. Tapi gedung kembar itu nanti menjadi pusat perkantoran Pemda Sulsel. Rencananya akan terjadi pelayanan satu atap. Bagaimana pihak ketiga yang membiayai pembangunannya, pastilah ada haknya juga. Bisa saja diatur fifty- fifty. Yaitu pihak pengembang mendapatkan bagian dari bangunan kembar itu.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020