Sketsa-sketsa

RAMMANG-RAMMANG, YANG “RAMAH TAPI PEMALU”
Catatan : Syamsu Nur

Hiburan | 2021-05-31

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Penulis sketsa-sketsa, H. Syamsu Nur
Dermaga Satu, Stasiun Pemberangkatan untuk menelusuri sungai wisata Rammang-rammang
MAROS, JALURINFO.COM - Rammang- Rammang, berasal dari kata Remang-remang, yang berarti samar- samar. Daerah wisata Rammang-Rammang di kabupaten Maros Sulawesi Selatan, memang selalu diliputi awan , di waktu pagi maupun sore hari. Pemandangan menjadi remang-remang. Kemudian jadilah nama lokasi itu menjadi Rammang-Rammang. Logat bahasa Makassar memang lebih berat tekanannya. Lokasi Rammang-rammang masih kelihatan asli. Sangat menarik untuk obyek wisata. Di sekeliling gunung batu kapur, di sekitarnya mengalir sungai. Di sepanjang pinggiran aliran sungai tumbuh pohon nipa-nipa dan bakau. Ada 3 kilometer aliran sungai yang tenang bisa ditelusuri, sambil menyaksikan gunung batu kapur dengan gowa yang ikut menghiasi gunung batu kars, konon usianya sampai ribuan tahun. Menikmari keindahan Rammang-Rammang dengan naik Perahu motor. Kapasitas sampai 6 orang. Harga sewanya 250.000 rupiah pulang balik. Ada 3 dermaga yang sebagai tempat kunjungan. Pengunjung start dari dermaga satu. Yang berlokasi di km 46 dari kota Makassar. Waktu perjalanan dengan mobil sekitar 1 jam 30 menit.

Baca juga: Wafat Meninggalkan 94 Anak dan 33 Cucu, Rumah Pria Ini Kini jadi Tempat Wisata

Naik perahu bermotor, memang mengasyikkan. Dengan perahu kecil,bisa menyaksikan kondisi alam di kiri kanan sungai. Ada dua dermaga yang menjadi titik kunjungan. Dermaga tiga, di kampung Berua. Kampung desa alam asli yang belum dipoles sebagai tujuan wisata. Keasliannya masih nampak. Ada beberapa buah rumah yang saling berjarak. Ada empang ikan bandeng dan areal persawahan dengan latar belakang gunung batu kapur mengelilinginya. Di desa Berua kita hanya bisa mencicipi kelapa muda dan makanan snack seperti pisang goreng. Salah satu yang bisa dinikmati adalah pemandangan alam yang masih asli yang sulit ditemukan di tempat lain.

Sketsa-sketsa<div><br></div>RAMMANG-RAMMANG, YANG “RAMAH TAPI PEMALU”<br>Catatan : Syamsu Nur



BERITA TERKAIT

Meski Sudah Tayang Selama 14 Tahun,  Sinetron Para Pencari Tuhan Tetap Menarik Minat Penonton
Kehadiran  Jokowi di Pernikahan Atta-Aurel Dikritik, Begini Respon Krisdayanti
Sah!, Atta Halilintar-Aurel Hermansyah Resmi Jadi Suami Istri
Gara-gara Kondom Tertinggal dalam Miss V, Perselingkuhan Istri Terbongkar
Perseteruan dengan Dayana Memanas, Fiki Naki : Aku gak unfollow Dayana tapi dia ngeblock aku
Keren! Bermain di Mortal Combat, Joe Taslim Berperan Sebagai Sub-Zero
Humor Gus Dur: Aplaus dari Para Kepala Negara
Ini Alasan KPI Tegur Acara Nih Kita Kepo Trans TV
Istri Tikam Suami karena Foto sama Perempuan, Padahal Itu Foto Dirinya Pas Muda
Seorang Pria Membeli Bir Rp 100 Ribu dan Meninggalkan Tip Rp 42 Juta

TERPOPULER

  1. Khawatir Masuknya Covid-19 Varian Baru, Pengurus Desak Munas VII Kadin di Kendari "Di Rem Mendadak".

  2. Menelusuri Jejak Pembunuhan Mayat Terbakar di Tompo Ladang Maros (part-2)

  3. Kasus Baru Covid-19 Nyaris Menyentuh 13 Ribu, 3 Provinsi Ini Penyumbang Terbanyak

  4. Menelusuri Jejak Pembunuhan Mayat Terbakar di Tompo Ladang Maros (1)

  5. Wujudkan Pangkep Hebat, Tim Unifa Hadiri Undangan Musrembang RPJMD Kabupaten Pangkep

  6. Arab Saudi Umumkan Skema Haji 2021, Kemenlu : Hanya Untuk yang Mukim

  7. Hasil SBMPTN 2021 Diumumkan Senin Lusa, Cek Jam dan Linknya di sini

  8. Pemerintah Arab Saudi: Haji 2021 Hanya 60 Ribu Orang, untuk Warga Lokal dan Ekspatriat

  9. Selain Sembako, Sektor Pendidikan juga Bakal Dikenai Pajak (PPN)

  10. Terkait Rencana Pajak Sembako, Ekonom: Sebaiknya Hanya Berlaku di Retail Modern

RELIGI

Arab Saudi Umumkan Skema Haji 2021, Kemenlu : Hanya Untuk yang Mukim

Terkait Haji, Yaqut: Kemenag Akan Fokus untuk Persiapan Haji Tahun Depan

Pemerintah Arab Saudi: Haji 2021 Hanya 60 Ribu Orang, untuk Warga Lokal dan Ekspatriat

Calon Jamaah Haji Ramai-ramai Tarik Setoran Pelunasan, Begini Komentar Kemenag

Isu Dana Haji Disalahgunakan, Muhadjir Datangi BPKH

EKONOMI

  1. Khawatir Masuknya Covid-19 Varian Baru, Pengurus Desak Munas VII Kadin di Kendari "Di Rem Mendadak".

  2. Indef: PPN Sembako Premium Berpotensi Mendorong Lonjakan Impor Pangan

  3. Selain Sembako, Sektor Pendidikan juga Bakal Dikenai Pajak (PPN)

  4. Terkait Rencana Pajak Sembako, Ekonom: Sebaiknya Hanya Berlaku di Retail Modern

  5. Garuda Sudah Pangkas Lebih 20 Persen Karyawannya Sejak Pandemi

  6. Pelaku UMKM Sebut Munas Kadin Berkah bagi Sultra

  7. Gali Potensi Pajak, Pemerintah Akan Gabung Data NIK dan NPWP

  8. Menkeu Akan Kenakan Pajak 35 Persen Untuk Pendapatan 5 Milyar

  9. Jelang Idul Fitri, ini Jumlah Uang Tunai yang Disiapkan BTN

  10. Penjelasan Sri Mulyani Soal Penyebab THR PNS Tak Dibayar Penuh Tahun Ini

  11. Tak Cuma PNS, Jokowi dan Anggota DPR Juga Dipastikan Dapat THR

  12. Tindaklanjuti Aduan Terkait Pembayaran THR, Kemnaker Bentuk Posko THR Keagamaan 2021

Sketsa-sketsa

RAMMANG-RAMMANG, YANG “RAMAH TAPI PEMALU”
Catatan : Syamsu Nur

Hiburan | 2021-05-31

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Penulis sketsa-sketsa, H. Syamsu Nur
Choose Language!
Dermaga Satu, Stasiun Pemberangkatan untuk menelusuri sungai wisata Rammang-rammang
MAROS, JALURINFO.COM - Rammang- Rammang, berasal dari kata Remang-remang, yang berarti samar- samar. Daerah wisata Rammang-Rammang di kabupaten Maros Sulawesi Selatan, memang selalu diliputi awan , di waktu pagi maupun sore hari. Pemandangan menjadi remang-remang. Kemudian jadilah nama lokasi itu menjadi Rammang-Rammang. Logat bahasa Makassar memang lebih berat tekanannya. Lokasi Rammang-rammang masih kelihatan asli. Sangat menarik untuk obyek wisata. Di sekeliling gunung batu kapur, di sekitarnya mengalir sungai. Di sepanjang pinggiran aliran sungai tumbuh pohon nipa-nipa dan bakau. Ada 3 kilometer aliran sungai yang tenang bisa ditelusuri, sambil menyaksikan gunung batu kapur dengan gowa yang ikut menghiasi gunung batu kars, konon usianya sampai ribuan tahun. Menikmari keindahan Rammang-Rammang dengan naik Perahu motor. Kapasitas sampai 6 orang. Harga sewanya 250.000 rupiah pulang balik. Ada 3 dermaga yang sebagai tempat kunjungan. Pengunjung start dari dermaga satu. Yang berlokasi di km 46 dari kota Makassar. Waktu perjalanan dengan mobil sekitar 1 jam 30 menit.

Baca juga: Wafat Meninggalkan 94 Anak dan 33 Cucu, Rumah Pria Ini Kini jadi Tempat Wisata

Naik perahu bermotor, memang mengasyikkan. Dengan perahu kecil,bisa menyaksikan kondisi alam di kiri kanan sungai. Ada dua dermaga yang menjadi titik kunjungan. Dermaga tiga, di kampung Berua. Kampung desa alam asli yang belum dipoles sebagai tujuan wisata. Keasliannya masih nampak. Ada beberapa buah rumah yang saling berjarak. Ada empang ikan bandeng dan areal persawahan dengan latar belakang gunung batu kapur mengelilinginya. Di desa Berua kita hanya bisa mencicipi kelapa muda dan makanan snack seperti pisang goreng. Salah satu yang bisa dinikmati adalah pemandangan alam yang masih asli yang sulit ditemukan di tempat lain.

Sketsa-sketsa<div><br></div>RAMMANG-RAMMANG, YANG “RAMAH TAPI PEMALU”<br>Catatan : Syamsu Nur

Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

Terkait Covid-19

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020