Jalurinfo.com, media siber nasional terverifikasi Dewan Pers dengan No. Reg: 827/DP-Verifikasi/K/XI/2021

Sketsa-sketsa

MENGENDALIKAN PERUSAHAAN DI MASA COVID-19
Catatan : Syamsu Nur

Opini | 2020-09-13

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Penulis Sketsa-sketsa, Syamsu Nur
MAKASSAR, JALURINFO,- Belum bisa diperkirakan kapan Covid 19 berakhir. Sementara ekonomi nasional seperti tak terkendali. Di mana-mana banyak perusahaan mengalami penurunan penjualan. Maka, banyak perusahaan melakukan langkah efisiensi. Penghematan menyeluruh. Namun kalau langkah penghematan ini dilakukan, tanpa perhitungan bisa tidak membawa hasil, bahkan makin memperburuk kondisi perusahaan.

Langkah perusahaan yang banyak dilakukan adalah, merumahkan karyawan, tanpa imbalan gaji, tapi dengan catatan kalau kondisi membaik bisa masuk kerja lagi. Ada juga tetap kerja tapi gaji dipotong dari 20 persen sampai 50 persen. Ada juga penghematan dengan menghapus makan siang di kantor, asuransi kesehatan diturunkan nilainya. Tidak ada biaya perjalanan yang tidak penting dan sebagainya.

Baca juga: Sketsa-sketsa

MINYAK GORENG, YANG IKUT “MENGGORENG” BERITA.
Catatan :Syamsu Nur

Cara ini yang dilakukan tanpa perhitungan bisa memperburuk suasana dan menurunkan semangat kerja. Memang dalam kondisi seperti sekarang ini, dimana penjualan menurun, piutang usaha meningkat perlu gerakan efisiensi. Tapi efisiensi yang harus dilakukan adalah setelah melakukan evaluasi menyeluruh.

Efisiensi yang dilakukan tidak bisa dengan cara seperti membuat telur mata sapi. Yaitu dilakukan satu persatu, tapi dilakukan secara menyeluruh. Dalam kondisi demikian maka manajemen diharuskan untuk rajin memperhatikan angka-angka. Membandingkan terjadinya perubahan angka dari waktu yang lalu.




BERITA TERKAIT

Tender Kuota Lelang Ikan: Ambisi Oligarki Kuasai Laut Indonesia
Sketsa-sketsa <br><br>WALIKOTA MAKASSAR DAN PROYEK LISTRIK TENAGA SAMPAH  <br>Catatan : Syamsu Nur.
Sketsa-sketsa <div><br></div>PESANTREN dan PERPRES No.82 Thn 2021 <br>Catatan : Syamsu Nur
Sketsa-sketsa <div><br></div>IN MEMORIAM Ir. Haji Fajriaty Muhammadiah General Manajer First Toyota Kalla <br>Catatan : Syamsu Nur
Sketsa-sketsa <div><br></div>LAPAS TERBAKAR, PELAJARAN YANG SANGAT MAHAL <br>Catatan : Syamsu Nur
Sketsa-sketsa <div><br></div>SETELAH MEDSOS, MUNCULLAH MURAL <br>Catatan : Syamsu Nur
Sketsa-sketsa<br><br>Selamat Ultah Alwi Hamu, 77 Tahun<br>Catatan: Syamsu Nur
Sketsa-sketsa:<div><br></div>ISOLASI MANDIRI, BAGAIMANA AMANNYA?<br>Catatan: Syamsu Nur
Memorian M. Taufik Fachrudin: ANAK BAND YG BAIK DAN SUKSES, Catatan: SUWARDI THAHIR
Sketsa-sketsa<div><br></div>TERAS EMPANG PARE-PARE, PROFIL SEMANGAT KEMANDIRIAN EKONOMI<br>Catatan: Syamsu Nur

TERPOPULER

  1. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  2. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  3. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  4. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  5. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  6. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  7. VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia

  8. VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

  9. Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya

  10. Menlu Ukraina Sebut Agresi Militer Rusia Hingga Negaranya Menyerah

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Sketsa-sketsa

MENGENDALIKAN PERUSAHAAN DI MASA COVID-19
Catatan : Syamsu Nur

Opini | 2020-09-13

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Penulis Sketsa-sketsa, Syamsu Nur
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

MAKASSAR, JALURINFO,- Belum bisa diperkirakan kapan Covid 19 berakhir. Sementara ekonomi nasional seperti tak terkendali. Di mana-mana banyak perusahaan mengalami penurunan penjualan. Maka, banyak perusahaan melakukan langkah efisiensi. Penghematan menyeluruh. Namun kalau langkah penghematan ini dilakukan, tanpa perhitungan bisa tidak membawa hasil, bahkan makin memperburuk kondisi perusahaan.

Langkah perusahaan yang banyak dilakukan adalah, merumahkan karyawan, tanpa imbalan gaji, tapi dengan catatan kalau kondisi membaik bisa masuk kerja lagi. Ada juga tetap kerja tapi gaji dipotong dari 20 persen sampai 50 persen. Ada juga penghematan dengan menghapus makan siang di kantor, asuransi kesehatan diturunkan nilainya. Tidak ada biaya perjalanan yang tidak penting dan sebagainya.

Baca juga: Sketsa-sketsa

MINYAK GORENG, YANG IKUT “MENGGORENG” BERITA.
Catatan :Syamsu Nur

Cara ini yang dilakukan tanpa perhitungan bisa memperburuk suasana dan menurunkan semangat kerja. Memang dalam kondisi seperti sekarang ini, dimana penjualan menurun, piutang usaha meningkat perlu gerakan efisiensi. Tapi efisiensi yang harus dilakukan adalah setelah melakukan evaluasi menyeluruh.

Efisiensi yang dilakukan tidak bisa dengan cara seperti membuat telur mata sapi. Yaitu dilakukan satu persatu, tapi dilakukan secara menyeluruh. Dalam kondisi demikian maka manajemen diharuskan untuk rajin memperhatikan angka-angka. Membandingkan terjadinya perubahan angka dari waktu yang lalu.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020