POLITIK & PILKADA

Hasil Survei LP3ES Soal Capres 2024, Elektabilitas Prabowo Masih Tertinggi

Bulat Usung Airlangga Hartarto Sebagai Capres 2024, Golkar Tiadakan Konvensi

Hasil Survei Indikator Soal Capres Potensial di Pilpres 2024, Begini Hasilnya.

Dituding Tumbuhkan Dinasti Politik, Begini Jawaban Ketum Partai Ummat

Usai Partai Ummat Deklarasi, Begini Tanggapan PPP

OLAHRAGA

  1. Kontraknya Habis, Messi Bertahan atau Hengkang dari Barcelona? Simak Selengkapnya

  2. Zidane Pelatih Baru Juventus Musim 2021-2022?

  3. Usai Imbang Lawan Levante, Barcelona Pesimis Jadi Kampiun La Liga Musim Ini

  4. Abramovic Janjikan Chelsea Bonus Besar Bila Juara Liga Champion

  5. Turki Alami Lonjakan Kasus Covid-19, Final Liga Champion Dipindahkan ke Inggris?

  6. Saham Roma Naik Lebih dari 21 Persen Usai Tunjuk Mourinho sebagai Pelatih

  7. Gagal ke Liga Champions, Juventus Kini Terburuk dalam Satu Dekade

SELEBRITI

Kejar Lailatul Qadar, Artis Ini Lakukan Itikaf

Akad Nikah Berlangsung Sederhana, UAS Resmi Jadi Suami Fatimah Az Zahra

Nathalie Holscher Dikabarkan Minggat Dari Rumah, Begini Respon Sule

Atta-Aurel Jadi Sorotan Akibat Unggah Video Soal Malam Pertama, Dikritik NU.

Jokowi Jadi Saksi Nikah, Lokasi Pernikahan Atta-Aurel Dijaga Ketat Paspampres

HUKUM & KRIMINAL

  1. Kelompok OTK Serang dan Tewaskan Empat Warga Toraja di Poso

  2. 5.793 Narapidana di Sulsel Diusulkan Dapat Remisi Idul Fitri

  3. Biadab, Seorang Ayah di Lutra Memperkosa Anak Kandungnya Selama Tiga Tahun

  4. KPK Bawa Dua Koper Setelah Lebih Dua Jam Geledah Ruang Kerja Azis Syamsuddin

  5. Polri Tetapkan Munarman Tersangka Terkait Terorisme

Siapa Sebenarnya Yang Plagiarisme?, Ditjen Dikti Minta Tahapan Penyaringan Pilrektor UHO Ditunda

Sosial | 2021-04-16

© Disediakan oleh Jalurinfo.com
KENDARI, JALURINFO.COM,- Adanya surat yang disampaikan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikti) terkait adanya surat yang masuk disana terkait salah satu Bakal Calon (Balon) yang tidak lulus dan ada Balon yang di curigai plagiat, untuk penyaringan 7 Balon menjadi 3 Calon Rektor (Calrek) Universitas Halu Oleo (UHO) ditunda sampai tanggal 19.

Ketua Senat UHO, Prof Takdir Saili mengungkapkan, adanya surat yang masuk di Dirjen Dikti, sehingga mereka meminta kepada senat untuk menunda pemaparan visi-misi, Program Kerja serta penyaringan Balon dari 7 Balon menjadi 3 Calon Rektor (Calrek).

Ia mengatakan, ada dua alasan kenapa hal tersebut ditunda, pertama kata dia, terkait adanya dugaan Balon yang tidak memenuhi kriteria, dan Balon yang dicurigai melakukan tindakan plagiat. Penundaan tersebut dilakukan dalam rangka melakukan pemeriksaan terhadap dugaan tersebut untuk di tahu kebenarannya.

“Sehingga proses penyaringan proses penyaringan 7 Balon menjadi 3 Calon Rektor (Calrek) ditunda agar pihak Dikti dapat melakukan analisan dan membuktikan kebenaran terhadap dugaan tersebut. Yang pasti saya tidak mengetahui tahu siapa yang intervensi Dirjen Dikti, yang jelas dua hal itu yang menjadi alasan Dirjen meminta Ketua Senat UHO melakukan penundaan penyaringan Balon, paling lama dilaksanakan 19 April,” ungkapnya (12/4).

Baca juga: Sosok Tengku Zulkarnain di Mata Ketua MUI Sumut: Seorang Pendakwah Gigih dan Ulet

Ia menerangkan, rentan waktu tersebut akan digunakan oleh pihak Dirjen untuk melakukan pemeriksaan dan menganalisa kebenaran dua laporan itu, untuk keputusan akhir Dirjen, pihaknya terus menggu seperti apa hasilnya nanti.

Setelah rampungnya pemeriksaan laporan oleh Dirjen, tahapan teknis penyaringan Balon Rektor UHO akan dilaksanakan seperti semula, yakni digelar pukul 09. 00 Wita dengan rangkaian pemaparan visi- misi, program kerja sampai penyaringan Balon. “Pemaparan visi misi dan program kerja itu setiap Balon diberikan waktu 15 menit, jadi dikali 7 Balon menjadi 105 menit dilanjutkan dengan diskusi sampai jam 12. Setelah itu, istrahat, makan siang, sholat, dan dilanjutkan penyaringan,” pungkasnya.




BERITA TERKAIT

Unifa Cycling Club (UCC) Berbagi Takjil dan Kunjungi Panti Asuhan
MUI Minta Lembaga TV Perbaiki Konten Tayangan Ramadhan
Singgung Kebijakan Terkait Covid-19, Habib Rizieq: Mudik Dilarang Tapi Wisata Dibiarkan
Pencarian Kru KRI Nanggala, TNI AL Libatkan Nelayan
Bareskrim Polri Upayakan Ekstradisi Jozeph Paul Zhang
Joseph Paul Zhang Hina Nabi Muhammad dan Lecehkan Ajaran Islam, Umat Islam Diminta tak Terpancing
Update Gempa Malang, Ini Jumlah Korban Menurut BNPB
Korban Banjir di Flores Timur Dikubur Secara Massal Dalam Satu Liang Lahat
Usai Main Bola, Bupati Kolaka Timur Samsul Bahri Majid Meninggal Dunia
Inovatif, Polda Sultra Berikan Layanan SKCK On The Spot

TERPOPULER

  1. Unifa Cycling Club (UCC) Berbagi Takjil dan Kunjungi Panti Asuhan

  2. Biadab, Seorang Ayah di Lutra Memperkosa Anak Kandungnya Selama Tiga Tahun

  3. Ini Doa yang Dianjurkan Rasulullah SAW Jelang Berakhirnya Ramadhan

  4. Diserang Polisi Israel, Puluhan Jamaah Tarawih Masjid Al Aqsa Terluka

  5. Pidato Jokowi Soal Bipang Ambawang Berbuntut Panjang

  6. Meluncur Tak Terkendali, Dimana Roket Peluncur China Bakal Jatuh?

  7. Pengawasan Larangan Mudik Tak Sesuai Ekspektasi

  8. Hasil Survei LP3ES Soal Capres 2024, Elektabilitas Prabowo Masih Tertinggi

  9. Diusulkan Masuk Aglomerasi, Tak Ada Pembatasan Di Wilayah Luwu Raya Bila Disetujui Dishub Sulsel

  10. Minim Realisasi, Ini Tiga Proyek PEN yang Bermasalah dan Terancam Dihentikan

RELIGI

Memahami Hakikat Idul Fitri

Tarekat Syattariyah Rayakan Idul fitri hari Ini

Apakah Benar Rasulullah Pernah Melihat Surga dan Neraka? Ini Jawaban Mantan Mufti Agung Mesir

Muhammadiyah Tetapkan 1 Syawal Jatuh Pada 13 Mei

Ini Doa yang Dianjurkan Rasulullah SAW Jelang Berakhirnya Ramadhan

EKONOMI

  1. Jelang Idul Fitri, ini Jumlah Uang Tunai yang Disiapkan BTN

  2. Penjelasan Sri Mulyani Soal Penyebab THR PNS Tak Dibayar Penuh Tahun Ini

  3. Tak Cuma PNS, Jokowi dan Anggota DPR Juga Dipastikan Dapat THR

  4. Tindaklanjuti Aduan Terkait Pembayaran THR, Kemnaker Bentuk Posko THR Keagamaan 2021

  5. Wow Harga Ikan di Palopo Melonjak, Tembus 1 Juta Per Gabus

  6. Isu Resuffle Kabinet Mencuat stelah Pembentukan Kementerian Investasi Disetujui DPR

  7. Jadwal Pencairan THR bagi PNS di Tahun 2021

  8. Ekspor Sulsel Februari 2021 Naik Signifikan, Nilai Capai US$108,78 Juta

  9. BUMDes " Lumbung Padi " Harapan Baru Masyarakat Desa

  10. Investasi UEA di Indonesia Capai 10 Miliar Dollar

  11. Meski Populasi Sapi Banyak, Ini Alasan Impor Daging Menurut Kadin

  12. Susi Pudjiastuti Kritik Soal Rencana Impor 3 Juta Ton Garam

Siapa Sebenarnya Yang Plagiarisme?, Ditjen Dikti Minta Tahapan Penyaringan Pilrektor UHO Ditunda

Sosial | 2021-04-16

© Disediakan oleh Jalurinfo.com
Choose Language!
KENDARI, JALURINFO.COM,- Adanya surat yang disampaikan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikti) terkait adanya surat yang masuk disana terkait salah satu Bakal Calon (Balon) yang tidak lulus dan ada Balon yang di curigai plagiat, untuk penyaringan 7 Balon menjadi 3 Calon Rektor (Calrek) Universitas Halu Oleo (UHO) ditunda sampai tanggal 19.

Ketua Senat UHO, Prof Takdir Saili mengungkapkan, adanya surat yang masuk di Dirjen Dikti, sehingga mereka meminta kepada senat untuk menunda pemaparan visi-misi, Program Kerja serta penyaringan Balon dari 7 Balon menjadi 3 Calon Rektor (Calrek).

Ia mengatakan, ada dua alasan kenapa hal tersebut ditunda, pertama kata dia, terkait adanya dugaan Balon yang tidak memenuhi kriteria, dan Balon yang dicurigai melakukan tindakan plagiat. Penundaan tersebut dilakukan dalam rangka melakukan pemeriksaan terhadap dugaan tersebut untuk di tahu kebenarannya.

“Sehingga proses penyaringan proses penyaringan 7 Balon menjadi 3 Calon Rektor (Calrek) ditunda agar pihak Dikti dapat melakukan analisan dan membuktikan kebenaran terhadap dugaan tersebut. Yang pasti saya tidak mengetahui tahu siapa yang intervensi Dirjen Dikti, yang jelas dua hal itu yang menjadi alasan Dirjen meminta Ketua Senat UHO melakukan penundaan penyaringan Balon, paling lama dilaksanakan 19 April,” ungkapnya (12/4).

Baca juga: Sosok Tengku Zulkarnain di Mata Ketua MUI Sumut: Seorang Pendakwah Gigih dan Ulet

Ia menerangkan, rentan waktu tersebut akan digunakan oleh pihak Dirjen untuk melakukan pemeriksaan dan menganalisa kebenaran dua laporan itu, untuk keputusan akhir Dirjen, pihaknya terus menggu seperti apa hasilnya nanti.

Setelah rampungnya pemeriksaan laporan oleh Dirjen, tahapan teknis penyaringan Balon Rektor UHO akan dilaksanakan seperti semula, yakni digelar pukul 09. 00 Wita dengan rangkaian pemaparan visi- misi, program kerja sampai penyaringan Balon. “Pemaparan visi misi dan program kerja itu setiap Balon diberikan waktu 15 menit, jadi dikali 7 Balon menjadi 105 menit dilanjutkan dengan diskusi sampai jam 12. Setelah itu, istrahat, makan siang, sholat, dan dilanjutkan penyaringan,” pungkasnya.

Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

Terkait Covid-19

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020