Jalurinfo.com, media siber nasional terverifikasi Dewan Pers dengan No. Reg: 827/DP-Verifikasi/K/XI/2021

Selama Lebih Lima Tahun Menjabat, Adnan Raih Lebih 121 Penghargaan

Berita Sul-Sel | 2021-03-30

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan saat menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Pemerintah Kabupaten Gowa, Tahun Anggaran 2020 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Gowa, Senin (29/3).
GOWA, JALURINFO.COM - Pertumbuhan ekonomi di wilayah Kabupaten Gowa menunjukkan kondisi yang positif meskipun berada di tengah-tengah pandemi Covid-19. Apalagi, wilayah ini sebelumnya masuk menjadi daerah episentrum penularan, selain Kota Makassar dan Kabupaten Maros.

Meski berada ditengah hantaman pandemi, Pemkab Gowa dapat mempertahankan pertumbuhan ekonomi daerah agar tetap stabil.

“Indikator keberhasilan ekonomi juga menggambarkan kinerja yang cukup baik di masa pandemi Covid-19 pertumbuhan ekonomi kita di 2020 mengalami perlambatan akan tetapi masih berada pada kondisi positif atau diatas pertumbuhan ekonomi Provinsi Sulawesi Selatan,” kata Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan saat menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Pemerintah Kabupaten Gowa, Tahun Anggaran 2020 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Gowa, Senin (29/3).

Ia menyebutkan, tren pertumbuhan ekonomi daerah di masa pandemi masih positif yaitu sekitar 1,76 persen. Sementara pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan berada pada angka minus 0,70 persen.

Baca juga: DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

Menurutnya, beberapa indikator keberhasilan yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi tetap positif. Pertama, pendapatan perkapita di Kabupaten Gowa mengalami peningkatan, di mana pada 2019 mencapai Rp 27,10 juta dan di 2020 naik sebesar 1,29 persen atau Rp 27,45 juta.

Kedua, pertumbuhan ekonomi ini juga terlihat dari pemerintah daerah mampu menekan angka kemiskinan dan mengurangi pengangguran. Berdasarkan data kemiskinan di Kabupaten Gowa tercatat angka kemiskinan turun dari 7,53 persen di 2019 menjadi 7,38 persen di 2020.

“Kita bahkan berada di bawah angka kemiskinan Sulsel sebesar 8,99 persen. Sementara angka pengangguran kita di tahun ini sekitar 6,44 persen,” tambah Adnan.




BERITA TERKAIT

DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman
Kemenkumham Sulsel: 50 WBP Narkotika Lapas Palopo Ikuti Rehabilitasi Sosial
Ditreskrimsus Polda Sulsel Sebut Tersangka Kasus RS Fatimah Makassar Ada 10 Orang
Kasus Covid-19 di Makassar Melonjak Drastis, Ancaman PPKM Level III di Depan Mata
Sketsa-sketsa<br><br>TITIK TERANG DI STADION BAROMBONG<br>Catatan : Syamsu Nur
Tak Vaksin Booster, Polisi Terancam Kena Saksi Internal
Pejabat di Pusaran Kasus BPNT, Ditreskrimsus Polda Sulsel: Kalau Salah, Sikat!
Update Covid-19 di Makassar: Tembus 298 Kasus, Manggala Tertinggi
Plt Gubernur Kembali Lepas 1.000 Nakes Mobile Vaksinator Secara Bertahap
Jelang Muktamar, LIDMI Audiensi dengan KPU Kota Makassar, Ketua KPU : Siap Kolaborasi

TERPOPULER

  1. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  2. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  3. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  4. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  5. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  6. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  7. VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia

  8. VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

  9. Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya

  10. Menlu Ukraina Sebut Agresi Militer Rusia Hingga Negaranya Menyerah

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Selama Lebih Lima Tahun Menjabat, Adnan Raih Lebih 121 Penghargaan

Berita Sul-Sel | 2021-03-30

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan saat menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Pemerintah Kabupaten Gowa, Tahun Anggaran 2020 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Gowa, Senin (29/3).
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

GOWA, JALURINFO.COM - Pertumbuhan ekonomi di wilayah Kabupaten Gowa menunjukkan kondisi yang positif meskipun berada di tengah-tengah pandemi Covid-19. Apalagi, wilayah ini sebelumnya masuk menjadi daerah episentrum penularan, selain Kota Makassar dan Kabupaten Maros.

Meski berada ditengah hantaman pandemi, Pemkab Gowa dapat mempertahankan pertumbuhan ekonomi daerah agar tetap stabil.

“Indikator keberhasilan ekonomi juga menggambarkan kinerja yang cukup baik di masa pandemi Covid-19 pertumbuhan ekonomi kita di 2020 mengalami perlambatan akan tetapi masih berada pada kondisi positif atau diatas pertumbuhan ekonomi Provinsi Sulawesi Selatan,” kata Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan saat menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Pemerintah Kabupaten Gowa, Tahun Anggaran 2020 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Gowa, Senin (29/3).

Ia menyebutkan, tren pertumbuhan ekonomi daerah di masa pandemi masih positif yaitu sekitar 1,76 persen. Sementara pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan berada pada angka minus 0,70 persen.

Baca juga: DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

Menurutnya, beberapa indikator keberhasilan yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi tetap positif. Pertama, pendapatan perkapita di Kabupaten Gowa mengalami peningkatan, di mana pada 2019 mencapai Rp 27,10 juta dan di 2020 naik sebesar 1,29 persen atau Rp 27,45 juta.

Kedua, pertumbuhan ekonomi ini juga terlihat dari pemerintah daerah mampu menekan angka kemiskinan dan mengurangi pengangguran. Berdasarkan data kemiskinan di Kabupaten Gowa tercatat angka kemiskinan turun dari 7,53 persen di 2019 menjadi 7,38 persen di 2020.

“Kita bahkan berada di bawah angka kemiskinan Sulsel sebesar 8,99 persen. Sementara angka pengangguran kita di tahun ini sekitar 6,44 persen,” tambah Adnan.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020