Selain Sembako, Sektor Pendidikan juga Bakal Dikenai Pajak (PPN)

Ekonomi | 2021-06-12

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Suasana pembejalaran tatap muka di sekolah. Pemeritnah saat ini, merancang akan mengenakan pajak pertambahan nilai (PPN) kepada sektor pendidikan yang banyak mendapat sorotan dari publik. --ilustrasi--
MAKASSAR, JALURINFO.COM - Ternyata, bukan hanya sembilan bahan pokok (Sembako) yang akan dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Sektor Pendidikan atau sekolah juga akan dikenakan pajak. Duh!

Ini mengemuka setelah Draft revisi Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) bocor ke publik. Hal ini pun menuai polemik.

Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda pun mengatakan, kurang tepat jika sektor pendidikan dijadikan objek pajak atau menggunakan sistem Universal Service Obligation (USO) untuk mendanai negara. Menurutnya, sistem tersebut akan lebih tepat digunakan dananya untuk memeratakan akses pendidikan.

Baca juga: Imbas Pandemi Covid-19, Lion Air Group Rumahkan 8.000 Karyawan

Dengan sistem ini sekolah-sekolah yang dipandang mapan akan membantu sekolah yang kurang mapan. Jadi, tidak hanya untuk kepentingan negara saja, tapi juga berdampak positif bagi dunia pendidikan di Indonesia.

“Dengan demikian kalaupun ada potensi pendapatan negara yang didapatkan dari sektor pendidikan, maka output-nya juga untuk pendidikan. Istilahnya dari pendidikan untuk pendidikan juga,” katanya dalam keterangan tertulis, Jumat, 11 Juni 2021.




BERITA TERKAIT

Emas Antam Makin Anjlok, Berikut Harganya

Ekonomi

Emas Antam Makin Anjlok, Berikut Harganya

dibaca 42639 kali
Menko Perekonomian: Usaha Mikro Kecil, Warung, Warteg dan PKL Bisa Daftar Bansos
8,8 Juta Pekerja Bakal Dapat Subsidi Gaji, Ini Rinciannya
Anggaran Penanganan Covid dan PEN Meningkat Jadi Rp744,75 Triliun
Garuda Terancam Berhenti Beroperasi, Serikat Karyawan Bersurat ke Jokowi
Jokowi: Ekonomi Digital RI akan Jadi yang Terbesar di Asia Tenggara
Jumlah Orang Kaya Indonesia Bertambah Banyak Selama Pandemi Corona
Sampai dengan Juni 2021, Jasa Raharja Sulsel Telah Serahkan Santunan Kecelakaan sebesar Rp. 43 Milyar lebih
Layanan Tarik Tunai ATM Mandiri Naik Hingga Rp20 Juta
Turun Status Jadi Negara Berpenghasilan Menengah Bawah, Indonesia Kini Disalip Haiti dan setara Timor Leste

TERPOPULER

  1. Kisaran Harga Medali di Olimpiade Tokyo 2020 Bila Dijual

  2. Bermain 17 Menit Pemain Barcelona Ini Dipecat Lewat Surel

  3. Bos Arema FC Bakal Kucurkan Rp 1, 5 M Buat Atlet Peraih Medali Olimpiade Tokyo

  4. Soal Perubahan Warna Pesawat Kepresidenan, Begini Penjelasan Istana

  5. Dua Ruang Ini di Kampung Atlet Jadi Favorit Para Peserta Olimpiade Tokyo

  6. Ratusan Pasien Covid-19 di Makassar Jalani Isolasi di Atas Kapal Pelni

  7. Kronologi Sumbangan Rp 2 T Akidi Tio yang Bikin Geger dan Gaduh se-Indonesia

  8. Anak Akidi Tio Jadi Tersangka Bantuan Bohong Rp2 Triliun

  9. Jokowi Perpanjang PPKM Level 4 Sampai 9 Agustus

  10. Kasus Korupsi RS Batua, Polda Sulsel Tetapkan 13 Tersangka

RELIGI

Mulai 10 Agustus 2021, Arab Saudi Izinkan Jemaah dari Luar Negaranya untuk Umrah

Nasihat Rasulullah kepada Ali soal Pentingnya Jaga Lisan

Saudi Beber Syarat-syarat Umrah untuk Jemaah Indonesia

Mulai 10 Agustus 2021, Arab Saudi Buka Umrah, Simak Syarat Wajib Bagi Jamaahnya

Arab Saudi Sampaikan Kabar Gembira soal Jemaah Haji, Sangat Melegakan

EKONOMI

  1. Imbas Pandemi Covid-19, Lion Air Group Rumahkan 8.000 Karyawan

  2. Triwulan Kedua Tahun 2021 Vale Indonesia (INCO) mencetak penjualan AS$185,7 juta

  3. Belanja Online Makin Meningkat, Ini Prediksi Bank Dunia Soal Nasib Toko Offline di RI

  4. Emas Antam Makin Anjlok, Berikut Harganya

  5. Menko Perekonomian: Usaha Mikro Kecil, Warung, Warteg dan PKL Bisa Daftar Bansos

  6. 8,8 Juta Pekerja Bakal Dapat Subsidi Gaji, Ini Rinciannya

  7. Anggaran Penanganan Covid dan PEN Meningkat Jadi Rp744,75 Triliun

  8. Garuda Terancam Berhenti Beroperasi, Serikat Karyawan Bersurat ke Jokowi

  9. Jokowi: Ekonomi Digital RI akan Jadi yang Terbesar di Asia Tenggara

  10. Jumlah Orang Kaya Indonesia Bertambah Banyak Selama Pandemi Corona

  11. Sampai dengan Juni 2021, Jasa Raharja Sulsel Telah Serahkan Santunan Kecelakaan sebesar Rp. 43 Milyar lebih

  12. Layanan Tarik Tunai ATM Mandiri Naik Hingga Rp20 Juta

Selain Sembako, Sektor Pendidikan juga Bakal Dikenai Pajak (PPN)

Ekonomi | 2021-06-12

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Suasana pembejalaran tatap muka di sekolah. Pemeritnah saat ini, merancang akan mengenakan pajak pertambahan nilai (PPN) kepada sektor pendidikan yang banyak mendapat sorotan dari publik. --ilustrasi--
Choose Language!
MAKASSAR, JALURINFO.COM - Ternyata, bukan hanya sembilan bahan pokok (Sembako) yang akan dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Sektor Pendidikan atau sekolah juga akan dikenakan pajak. Duh!

Ini mengemuka setelah Draft revisi Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) bocor ke publik. Hal ini pun menuai polemik.

Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda pun mengatakan, kurang tepat jika sektor pendidikan dijadikan objek pajak atau menggunakan sistem Universal Service Obligation (USO) untuk mendanai negara. Menurutnya, sistem tersebut akan lebih tepat digunakan dananya untuk memeratakan akses pendidikan.

Baca juga: Imbas Pandemi Covid-19, Lion Air Group Rumahkan 8.000 Karyawan


Dengan sistem ini sekolah-sekolah yang dipandang mapan akan membantu sekolah yang kurang mapan. Jadi, tidak hanya untuk kepentingan negara saja, tapi juga berdampak positif bagi dunia pendidikan di Indonesia.

“Dengan demikian kalaupun ada potensi pendapatan negara yang didapatkan dari sektor pendidikan, maka output-nya juga untuk pendidikan. Istilahnya dari pendidikan untuk pendidikan juga,” katanya dalam keterangan tertulis, Jumat, 11 Juni 2021.

Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

Terkait Covid-19

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020