Satu Balon Wali Kota Makassar Diperkirakan Terpental

Politik & Pilkada | 2020-07-01

© Disediakan oleh Jalurinfo.com
MAKASSAR, JALURINFO,- Dalam beberapa pekan terakhir mencuat empat pasangan yang bakal meramaikan pertarungan dalam pemilihan wali kota (pilwali) Makassar, 9 Desember 2020 mendatang. Mereka adalah Moh Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi, Syamsu Rizal MI-dr Fadli Ananda, Irman Yasin Limpo-Nunung Dasniar, serta Munafri Arifuddin-Abdul Rahman Bando.

Namun, seiring gencarnya perburuan parpol pengusung, diprediksi hanya akan tersisa tiga pasangan calon (paslon) saja. Satu di antaranya akan terpental dari arena karena parpol pengusungnya tidak mencukupi.

Anomali dukungan partai politik kian kencang terjadi akhir-akhir ini. Yang terbaru pada Senin (29/6). Seperti telah diprediksi sebelumnya, Partai Golkar akhirnya meninggalkan Mohammad Ramdhan (Danny) Pomanto yang memilih berpasangan dengan Fatmawati Rusdi. Dukungan beringin rindang beralih ke Irman Yasin Limpo alias None.

Sebelumnya, adik kandung Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo ini sudah mengantongi dukungan dari PAN. Sementara Danny kini hanya mengantongi dukungan Partai Nasdem. Itupun sementara digoyang oleh None.

Dukungan partai politik sangat memungkinkan untuk berubah. PKS yang mengontrol lima kursi untuk Syamsu Rizal alias Deng Ical, juga belum aman. Termasuk Partai Perindo yang punya dua kursi yang sejak awal dekat dengan Munafri Arifuddin alias Appi, juga berpeluang hengkang.

Pengamat politik dari Unismuh Makassar Dr Luhur Andi Prianto, meyakini bila pilwali bisa jadi hanya diikuti tiga paslon. “Paling banyak tiga. Bahkan bisa saja dua paslon, mungkin,” ujar Luhur ketika mengomentari hasil survei Profetik Institute di Hotel Trisula Makassar, Selasa (30/6).

Direktur Profetik Institute Asratillah Senge, memprediksi jika parpol akan melabuhkan rekomendasi ke tiga paslon saja. “Kalau hasil kajian kami, kemungkinan besar tiga. Pertanyaannya kemudian adalah, apakah None (Irman Yasin Limpo) yang tidak maju, ataukah Danny (Moh Ramdhan Pomanto) yang tidak maju. Tapi itu masih prediksi sementara. Artinya kita masih menunggu perkembangan-perkembangan selanjutnya,” ujar Asratillah.

Menurutnya, ada dua pasangan calon yang tergolong aman dalam kancah perebutan rekomendasi partai. Yakni pasangan Munafri Arifuddin-Abdul Rahman Bando (Appi-ARB) dan Syamsu Rizal-Fadli Ananda (Dilan).

Baca juga: Surya Paloh Ungkap NasDem Siapkan 3 Kandidat Capres 2024

None dan Danny sendiri bersengkata dalam memperebutkan rekomendasi Partai Nasdem. Meskipun Danny sudah mengantongi surat rekomendasi Nasdem yang memiliki enam kader di parlemen Makassar, namun banyak kalangan yang menilai kedekatan None dengan Ketua DPW Nasdem Sulsel Rusdi Masse (RMS), akan membuat Danny tersingkir sebagaimana Golkar meninggalkan Danny.

Jika pilwali gagal diikuti oleh Danny, maka Appi diprediksi akan leading sebagai pemenang.

Survei Profetik Institute yang dilakukan 17-26 Juni 2020 melibatkan 1.200 responden, menggunakan metode multistage random sampling. Hasilnya menempatkan Appi-ARB sebagai pemenang jika Danny tak ikut. Appi-ARB meraih 42,2 persen, sementara pasangan Ical-Fadli mendapat 19 persen, serta None-Yagkin atau None-Zunnun hanya 4 persen.




BERITA TERKAIT

Bertemu Pendukungnya di Makassar, Anies: Jangan
Jelang Uji Kelayakan dan Kepatutan, Dua Kandidat Ketua Demokrat Sulsel Perang Opini
Jelang Musda Demokrat, Dua Kandidat Saling Klaim Kantongi Dukungan
NH Deklarasikan Diri Maju Pilgub Sulsel, Begini Kata Pengamat
Tak Terima Diberhentikan dari Partai, Kader Gerindra Gugat Prabowo Rp 501 M
Tak Ingin Kehilangan Waktu, IAS Gemakan “AHY Presiden, IAS Gubernur”
Di Ultahnya, Gubernur Ganjar Pakai Songkok Bone dan Lipa Sabbe -Ganjar:  Saya dengan Pak Amran Sudah Berteman Sejak Lama
Elektabilitas Airlangga masih Rendah, Golkar Tetap Optimistis Usung Jadi Capres
HUT ke-57 Partai Golkar, Airlangga Minta Kader Makin Kompak dan Solid
NH Siapkan Kejutan Jelang Pilgub Sulsel 2024 Mendatang

Politik & Pilkada

NH Siapkan Kejutan Jelang Pilgub Sulsel 2024 Mendatang

dibaca 62710 kali

TERPOPULER

  1. Rudal Termonuklir Rusia Mengamuk, 50 Jendral Ukraina Jadi Korban

  2. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  3. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  4. VIDEO Negara-negara Arab Deklarasikan Dukungan untuk Rusia

  5. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  6. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  7. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  8. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  9. VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia

  10. Kondisi Polda Sulbar setelah Dilanda Gempa Bermagnitudo: 5.8

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Satu Balon Wali Kota Makassar Diperkirakan Terpental

Politik & Pilkada | 2020-07-01

© Disediakan oleh Jalurinfo.com
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

MAKASSAR, JALURINFO,- Dalam beberapa pekan terakhir mencuat empat pasangan yang bakal meramaikan pertarungan dalam pemilihan wali kota (pilwali) Makassar, 9 Desember 2020 mendatang. Mereka adalah Moh Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi, Syamsu Rizal MI-dr Fadli Ananda, Irman Yasin Limpo-Nunung Dasniar, serta Munafri Arifuddin-Abdul Rahman Bando.

Namun, seiring gencarnya perburuan parpol pengusung, diprediksi hanya akan tersisa tiga pasangan calon (paslon) saja. Satu di antaranya akan terpental dari arena karena parpol pengusungnya tidak mencukupi.

Anomali dukungan partai politik kian kencang terjadi akhir-akhir ini. Yang terbaru pada Senin (29/6). Seperti telah diprediksi sebelumnya, Partai Golkar akhirnya meninggalkan Mohammad Ramdhan (Danny) Pomanto yang memilih berpasangan dengan Fatmawati Rusdi. Dukungan beringin rindang beralih ke Irman Yasin Limpo alias None.

Sebelumnya, adik kandung Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo ini sudah mengantongi dukungan dari PAN. Sementara Danny kini hanya mengantongi dukungan Partai Nasdem. Itupun sementara digoyang oleh None.

Dukungan partai politik sangat memungkinkan untuk berubah. PKS yang mengontrol lima kursi untuk Syamsu Rizal alias Deng Ical, juga belum aman. Termasuk Partai Perindo yang punya dua kursi yang sejak awal dekat dengan Munafri Arifuddin alias Appi, juga berpeluang hengkang.

Pengamat politik dari Unismuh Makassar Dr Luhur Andi Prianto, meyakini bila pilwali bisa jadi hanya diikuti tiga paslon. “Paling banyak tiga. Bahkan bisa saja dua paslon, mungkin,” ujar Luhur ketika mengomentari hasil survei Profetik Institute di Hotel Trisula Makassar, Selasa (30/6).

Direktur Profetik Institute Asratillah Senge, memprediksi jika parpol akan melabuhkan rekomendasi ke tiga paslon saja. “Kalau hasil kajian kami, kemungkinan besar tiga. Pertanyaannya kemudian adalah, apakah None (Irman Yasin Limpo) yang tidak maju, ataukah Danny (Moh Ramdhan Pomanto) yang tidak maju. Tapi itu masih prediksi sementara. Artinya kita masih menunggu perkembangan-perkembangan selanjutnya,” ujar Asratillah.

Menurutnya, ada dua pasangan calon yang tergolong aman dalam kancah perebutan rekomendasi partai. Yakni pasangan Munafri Arifuddin-Abdul Rahman Bando (Appi-ARB) dan Syamsu Rizal-Fadli Ananda (Dilan).

Baca juga: Surya Paloh Ungkap NasDem Siapkan 3 Kandidat Capres 2024

None dan Danny sendiri bersengkata dalam memperebutkan rekomendasi Partai Nasdem. Meskipun Danny sudah mengantongi surat rekomendasi Nasdem yang memiliki enam kader di parlemen Makassar, namun banyak kalangan yang menilai kedekatan None dengan Ketua DPW Nasdem Sulsel Rusdi Masse (RMS), akan membuat Danny tersingkir sebagaimana Golkar meninggalkan Danny.

Jika pilwali gagal diikuti oleh Danny, maka Appi diprediksi akan leading sebagai pemenang.

Survei Profetik Institute yang dilakukan 17-26 Juni 2020 melibatkan 1.200 responden, menggunakan metode multistage random sampling. Hasilnya menempatkan Appi-ARB sebagai pemenang jika Danny tak ikut. Appi-ARB meraih 42,2 persen, sementara pasangan Ical-Fadli mendapat 19 persen, serta None-Yagkin atau None-Zunnun hanya 4 persen.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020