Satelit Berusia 56 Tahun Milik NASA Jatuh ke Bumi

Teknologi | 2020-09-02

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Ilustrasi satelit: Hampir 56 tahun satelit seri OGO-1 milik NASA berada di luar angkasa, bahkan pengamat pernah mengira bahwa itu adalah asteroid dekat Bumi. /PEXELS
MAKASSAR, JALURINFO,- Satelit luar angkasa Orbiting Geophysics Observatory 1 atau OGO-1 telah dinyatakan jatuh ke bumi pada 29 Agustus. Badan antariksa dan penerbangan Amerika Serikat (NASA) mengatakan peristiwa tersebut tidak menimbulkan bahaya bagi bumi.

OGO-1 merupakan satelit NASA yang berusia 56 tahun. Satelit tersebut pertama diluncurkan pada September 1964 untuk mempelajari lingkungan magnet bumi dan bagaimana interaksinya dengan matahari.

Baca juga: Hubungkan Indonesia-Australia-AS, Indosat Bangun Kabel Bawah Laut 18.000 Km

Melansir Space, OGO-1 beroperasi hanya beberapa tahun setelah diluncurkan kemudian secara resmi berhenti pada 1971. Sejak saat itu satelit tersebut hanya mengelilingi bumi.

"Pesawat ruang angkasa akan pecah di atmosfer dan tidak menimbulkan ancaman bagi planet kita [Bumi] atau siapa pun. Ini kejadian operasional akhir yang normal untuk pesawat ruang angkasa," jelas NASA.




BERITA TERKAIT

NASA Jabarkan Perkembangan Stasiun Luar Angkasa Internasional
Begini Cara Tambah Alamat di Google Maps Lewat PC dan HP
Kiamat Sudah Dekat! Elon Musk Bangun Bahtera Nabi Nuh
Kisah Pria Lamongan Rakit Pesawat Sendiri, Belajar dari Alaska
Jokowi Optimistis Indonesia Bisa Jadi Raksasa Digital Setelah Cina-India
3 Minggu Lagi, WhatsApp Tak Bisa Dipakai Lagi di Handphone Ini
Facebook Down, Mark Zuckerberg Rugi Hampir Rp 100 Triliun
Pengguna Signal dan Telegram Melonjak Usai WhatsApp Down
WhatsApp, Instagram, dan Facebook Tumbang, Ini Kata Mark Zuckerberg
Daftar Wilayah yang Diselimuti Sinyal 5G di Indonesia

TERPOPULER

  1. Rudal Termonuklir Rusia Mengamuk, 50 Jendral Ukraina Jadi Korban

  2. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  3. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  4. VIDEO Negara-negara Arab Deklarasikan Dukungan untuk Rusia

  5. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  6. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  7. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  8. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  9. VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia

  10. Kondisi Polda Sulbar setelah Dilanda Gempa Bermagnitudo: 5.8

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Satelit Berusia 56 Tahun Milik NASA Jatuh ke Bumi

Teknologi | 2020-09-02

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Ilustrasi satelit: Hampir 56 tahun satelit seri OGO-1 milik NASA berada di luar angkasa, bahkan pengamat pernah mengira bahwa itu adalah asteroid dekat Bumi. /PEXELS
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

MAKASSAR, JALURINFO,- Satelit luar angkasa Orbiting Geophysics Observatory 1 atau OGO-1 telah dinyatakan jatuh ke bumi pada 29 Agustus. Badan antariksa dan penerbangan Amerika Serikat (NASA) mengatakan peristiwa tersebut tidak menimbulkan bahaya bagi bumi.

OGO-1 merupakan satelit NASA yang berusia 56 tahun. Satelit tersebut pertama diluncurkan pada September 1964 untuk mempelajari lingkungan magnet bumi dan bagaimana interaksinya dengan matahari.

Baca juga: Hubungkan Indonesia-Australia-AS, Indosat Bangun Kabel Bawah Laut 18.000 Km

Melansir Space, OGO-1 beroperasi hanya beberapa tahun setelah diluncurkan kemudian secara resmi berhenti pada 1971. Sejak saat itu satelit tersebut hanya mengelilingi bumi.

"Pesawat ruang angkasa akan pecah di atmosfer dan tidak menimbulkan ancaman bagi planet kita [Bumi] atau siapa pun. Ini kejadian operasional akhir yang normal untuk pesawat ruang angkasa," jelas NASA.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020