Top News
Nasional Internasional Sul-Sel Politik Hukum Olahraga Lifestyle Tekno Agama Tren Properti Pendidikan Tokoh Opini Video Iklan Ekonomi Selebriti Sosial Food
×

DATA COVID-19 DI INDONESIA

Update terakhir: 27 November 2020, 17:30 WITA

TERKONFIRMASI

522.581

+5.828 Kasus

Dirawat 68.604

Sembuh 437.456

Meninggal 16.521

Berita Terpopuler Hari Ini: Ilmuan Iran Dibunuh Pakai Senjata Dari Israel, Dikendalikan Oleh Satelit Viral Video Ajakan Jihad lewat Azan Acara Penyerahan (DIPA) 2021 di Hotel Dituding Tidak sesuai Protkes, Gubernur: Itu Hanya Kanrejawa Iran: Pembunuhan Fakhrizadeh Gunakan Metode yang Benar-Benar Baru dan Kompleks Tanggapi Rencana Pemeriksaan Habib Rizieq, Novel Bamukmin: Umat akan Tumpah Ruah Komunitas Pendukung Chaidir – Suhartina Bersih-bersih Pasar Tramo Diduga Ingin Bagi-bagi Uang, Relawan Paslon Bupati Bulukumba Nyaris Dihakimi Massa Dua Tokoh Muda Nasional AHY dan Sandiaga Uno Ajak Milenial Pilih Appi-Rahman Debat Publik Ketiga Pilwalkot Digelar di Jakarta Mengenal Detail Surat Tilang Biru dan Merah
Landscape for All Languages

POLITIK & PILKADA

Akhir Debat Publik Ketiga, KPU Makassar Siapkan Pertanyaan Kunci

Kasus Pencopotan Logo di Baju RT/RW, Pakar Hukum Tata Negara Unhas Bilang Begini

Survei Insert Institute Unggulkan Chaidir-Suhartina

Komunitas Pendukung Chaidir – Suhartina Bersih-bersih Pasar Tramo

Diduga Ingin Bagi-bagi Uang, Relawan Paslon Bupati Bulukumba Nyaris Dihakimi Massa

OLAHRAGA

  1. MotoGP 2021 Morbidelli Putuskan Tetap Menggunakan YZR-M1 Versi Lama

  2. Menanti Duel Mike Tyson Selanjutnya, Antara Holyfield Atau Lewis

  3. Pertarungan Mike Tyson vs Roy Jones Berakhir Imbang

  4. Dua Legenda Tinju Beri Dukungan Berbeda di Pertarungan Tyson Vs Jones

  5. 15 Tahun tidak Naik Ring, Mike Tyson Diremehkan Pelatih Lawan

  6. Legenda Sepak Bola Maradona Si Tangan Tuhan kini kembali ke Tuhan

  7. Menpora Optimis Sirkuit Mandalika Bisa Jadi Tuan Rumah MotoGP 2021

SELEBRITI

Rayakan Ultah Perkawinan, Artis Baim Wong Bangun Pesantren

JAFF 2020 Bergulir, Tayang Serentak di 15 Kota

Dimas Penjual Bakso Ikan Viral, Ketemu Raffi Ahmad dan Dihadiahi Sepatu hingga Kuliah Gratis ?

Taqy Malik Ungkap Kronologi Perkenalannya dengan Istrinya, Sherel Thalib

Kode Keras! Anya Geraldine Ngaku Bosan Tidur Sendiri

HUKUM & KRIMINAL

  1. JK Kecam Keras Aksi Teroris di Sigi Poso yang Tewaskan Satu Keluarga

  2. Diduga Sarat Korupsi, Polda Sulsel Didesak Usut Dana Bimtek OPD Takalar

  3. Kejaksaan Sulsel Endus Indikasi Korupsi pada Proyek PLTS di Pulau Balang Datu Kabupaten Takalar

  4. Pengedar Sabu Di Kambu Diringkus , 46 Sachet Sabu Diamankan

  5. Nekad Jadi Pengedar Shabu, Seorang Warga Tipulu Diciduk Polisi

Quartal III 2020, Garuda Indonesia Rugi Rp 15 Triliun dan Tersandung Kasus Korupsi

Ekonomi | 2020-11-08

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Pesawat Garuda Indonesia yang dipasangkan masker di bagian depannya
JAKARTA, JALURINFO,- Tahun 2020 bisa dibilang tahun suram bagi PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA). Maskapai penerbangan BUMN itu harus menanggung kerugian yang besar hingga kuartal III 2020. Tak tanggung-tanggung, kerugian Garuda Indonesia mencapai Rp 15 triliun.

Keuangan Garuda sudah berdarah-darah sejak awal pandemi akibat anjloknya jumlah penumpang. Di kuartal III-2020, maskapai pelat merah ini hanya bisa membukukan pendapatan 1,14 miliar dollar AS atau merosot 67,79 persen dari periode yang sama di tahun sebelumnya.

Dilansir dari Kontan, Sabtu (7/11/2020), berdasar laporan keuangan yang dirilis Kamis (5/11/2020), Garuda Indonesia mencatat pendapatan dari penerbangan berjadwal senilai 917,29 juta dollar AS, penerbangan tak berjadwal sebesar 46,92 juta dollar AS, dan pendapatan lain-lain berkontribusi 174,56 juta dollar AS.

Di tengah menyusutnya pendapatan, Garuda Indonesia juga harus menanggung beban usaha senilai 2,44 miliar dollar AS atau 25,61 persen lebih kecil dari periode yang sama 2019.

Baca juga: Rizal Ramli Sebut Pemerintahan Jokowi Pengemis Utang, Sri Mulyani Merespon

Garuda Indonesia memperoleh keuntungan selisih kurs senilai 83,35 juta dollar AS, padahal pada kuartal III-2019 GIAA mencatat rugi kurs US13,91 juta dollar AS. Di saat yang sama pendapatan keuangan tercatat 43,89 miliar dollar AS meningkat dari periode yang sama tahun lalu 4,98 juta dollar AS.

Dengan demikian, Garuda Indonesia membukukan rugi periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$ 1,07 miliar.

Dengan kurs rupiah hari ini Rp 14.321 di data JISDOR Bank Indonesia, kerugian tersebut setara dengan Rp 15,32 triliun. Kondisi ini berbeda dari kuartal III tahun lalu yang masih mendulang laba bersih 122,42 juta dollar AS.

Kasus korupsi pembelian pesawat

Sementara itu, Komisi Pemberantasan Korupsi menyatakan akan membantu Serious Fraud Office (SFO) Inggris terkait penyelidikan dugaan suap dalam transaksi pembelian pesawat dari Bombardier ke PT Garuda Indonesia.





BERITA TERKAIT

Harga emas naik Rp 4.000, Sabtu (21/11), ini potensi untung rugi bagi investor
Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah, Perbankan Restrukturisasi Kredit Rp 932,6 T
Bangun Koneksitas Antar Pulau di Sultra, Kemenhub RI Bangun 2 Unit Kapal
Bos Kebab Baba Rafi Ungkap Rahasia Sukses Kembangkan Bisnis Kuliner di Tengah Pandemi
Bantuan Subsidi Upah untuk 1,6 Juta Guru Honorer Segera Cair
Dr Arsalim Arifin Optimis RTRW Konsel Tuntas November 2020
Ini Perbedaan Rekening Koran dan Buku Tabungan
Pemkab Kembali Umumkan Ratusan TKL yang Lolos Berkas di PT VDNI
UMP Sultra Tahun 2021 Tidak Mengalami Kenaikan
Sudah Sesuai Prosedur, Begini Jumlah Alokasi Anggaran Covid-19 Dikbud Sultra

TERPOPULER

  1. Ilmuan Iran Dibunuh Pakai Senjata Dari Israel, Dikendalikan Oleh Satelit

  2. DP Tak Setuju Program Relaksasi Pajak Appi-Rahman, Ekonom UMI Bilang Begini

  3. Tampil Meyakinkan di Debat Kedua, Dilan Unggul Polling di Medsos dari 3 Pesaing

  4. Pj Walikota Makassar Dorong Kepolisian Tuntaskan Dugaan Penyelewengan Retribusi Sampah

  5. Diduga Sarat Korupsi, Polda Sulsel Didesak Usut Dana Bimtek OPD Takalar

  6. Kuasa Hukum YOSS Menilai Pemprov Tidak Konsisten dan Akan Melayangkan Gugatan Baru

  7. Masyarakat Makassar Keluhkan Kemacetan yang Sering Terjadi di Jalan Pajenekang

  8. Debat Kedua Pilkada Barru Hanya Dihadiri SS-AK, KPU : Paslon Lain Dipastikan Dapat Sanksi

  9. Gatot Nurmantyo: TNI Anak Kandung Rakyat, Jangan Ikuti Pemimpin yang Pelacur Politik

  10. Hasil Polling Pasca Debat Kedua Pilwalkot Makassar, Appi-Rahman Unggul Telak dari 3 Pesaing

RELIGI

Amalan yang Bisa Menghindarkan dari Siksa Kubur

Buka Perjalanan Umrah, Arab Saudi Terapkan Prokes Ekstra Ketat

Begini Komentar Habib Umar Perihal Mimpi bertemu Rasulullah yang Menunggu Habib Rizieq

Kisah Meninggalnya Nabi Sulaiman

Yuk simak!, Lakukan 4 Tips Ini Agar Shalat Kita Khusyuk

EKONOMI

  1. Rizal Ramli Sebut Pemerintahan Jokowi Pengemis Utang, Sri Mulyani Merespon

  2. Terkait Rencana Penghapusan BBM Premium pada Januari 2021, Ini Respon Komisi VII DPR RI

  3. Utang Indonesia Kian Membengkak, Bertambah Rp24,5 Triliun dalam Dua Minggu

  4. Harga emas naik Rp 4.000, Sabtu (21/11), ini potensi untung rugi bagi investor

  5. Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah, Perbankan Restrukturisasi Kredit Rp 932,6 T

  6. Bangun Koneksitas Antar Pulau di Sultra, Kemenhub RI Bangun 2 Unit Kapal

  7. Bos Kebab Baba Rafi Ungkap Rahasia Sukses Kembangkan Bisnis Kuliner di Tengah Pandemi

  8. Bantuan Subsidi Upah untuk 1,6 Juta Guru Honorer Segera Cair

  9. Dr Arsalim Arifin Optimis RTRW Konsel Tuntas November 2020

  10. Ini Perbedaan Rekening Koran dan Buku Tabungan

  11. Pemkab Kembali Umumkan Ratusan TKL yang Lolos Berkas di PT VDNI

  12. Quartal III 2020, Garuda Indonesia Rugi Rp 15 Triliun dan Tersandung Kasus Korupsi

Quartal III 2020, Garuda Indonesia Rugi Rp 15 Triliun dan Tersandung Kasus Korupsi

Ekonomi | 2020-11-08

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Pesawat Garuda Indonesia yang dipasangkan masker di bagian depannya
JAKARTA, JALURINFO,- Tahun 2020 bisa dibilang tahun suram bagi PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA). Maskapai penerbangan BUMN itu harus menanggung kerugian yang besar hingga kuartal III 2020. Tak tanggung-tanggung, kerugian Garuda Indonesia mencapai Rp 15 triliun.

Keuangan Garuda sudah berdarah-darah sejak awal pandemi akibat anjloknya jumlah penumpang. Di kuartal III-2020, maskapai pelat merah ini hanya bisa membukukan pendapatan 1,14 miliar dollar AS atau merosot 67,79 persen dari periode yang sama di tahun sebelumnya.

Dilansir dari Kontan, Sabtu (7/11/2020), berdasar laporan keuangan yang dirilis Kamis (5/11/2020), Garuda Indonesia mencatat pendapatan dari penerbangan berjadwal senilai 917,29 juta dollar AS, penerbangan tak berjadwal sebesar 46,92 juta dollar AS, dan pendapatan lain-lain berkontribusi 174,56 juta dollar AS.

Di tengah menyusutnya pendapatan, Garuda Indonesia juga harus menanggung beban usaha senilai 2,44 miliar dollar AS atau 25,61 persen lebih kecil dari periode yang sama 2019.

Baca juga: Rizal Ramli Sebut Pemerintahan Jokowi Pengemis Utang, Sri Mulyani Merespon

Garuda Indonesia memperoleh keuntungan selisih kurs senilai 83,35 juta dollar AS, padahal pada kuartal III-2019 GIAA mencatat rugi kurs US13,91 juta dollar AS. Di saat yang sama pendapatan keuangan tercatat 43,89 miliar dollar AS meningkat dari periode yang sama tahun lalu 4,98 juta dollar AS.

Dengan demikian, Garuda Indonesia membukukan rugi periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$ 1,07 miliar.

Dengan kurs rupiah hari ini Rp 14.321 di data JISDOR Bank Indonesia, kerugian tersebut setara dengan Rp 15,32 triliun. Kondisi ini berbeda dari kuartal III tahun lalu yang masih mendulang laba bersih 122,42 juta dollar AS.

Kasus korupsi pembelian pesawat

Sementara itu, Komisi Pemberantasan Korupsi menyatakan akan membantu Serious Fraud Office (SFO) Inggris terkait penyelidikan dugaan suap dalam transaksi pembelian pesawat dari Bombardier ke PT Garuda Indonesia.



Berita Terkait

KOLEKSI VIDEO POPULER

Berita Terkini

Koleksi VIDEO Populer

Berita Terpopuler

Berita Sul-Sel

Terkait Covid-19

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020