Prancis Siap Jual 36 Pesawat Tempur Rafale ke Indonesia

Internasional | 2021-11-24

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Jet tempur Rafale. ©Reuters/charles platiau
JALURINFO,- Prancis akan mencoba untuk memperdalam hubungan dengan kawasan Indo-Pasifik untuk mengimbangi hilangnya kesepakatan pertahanan strategis dengan Australia pada September lalu. Hal ini disampaikan saat Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian berkunjung ke Indonesia.

Paris menuduh sekutu-sekutunya menusuk dari belakang ketika Australia memilih membangun sendiri kapal selam berkekuatan nuklir dengan teknologi dari Amerika Serikat (AS) dan Inggris. Akibatnya Australia membatalkan kesepakatan pembelian kapal selam dari Prancis senilai miliaran dolar.

Canberra terus maju dengan aliansi trilateral Australia-AS-Inggris yang disebut AUKUS. Negeri Kanguru beralasan kerja sama pertahanan ini penting untuk menangkal ancaman China di kawasan.

Baca juga: Rudal Termonuklir Rusia Mengamuk, 50 Jendral Ukraina Jadi Korban

Kemitraan Prancis dengan Australia pada 2016 dianggap menjadi batu lompatan pada kebijakan di Indo-Pasifik. Sejak kehilangan kesepakatan itu, Paris memperkuat hubungan dengan Jepang, India, dan Vietnam.




BERITA TERKAIT

Gempa Berkekuatan 5.6 Kembali Guncang Turki

Internasional

Gempa Berkekuatan 5.6 Kembali Guncang Turki

dibaca 8381 kali
Pernyataan Sekertaris Putin Soal Terkait Progres Operasi Militer Khusus di Ukraina
Penampakan Puluhan Mayat Militer Ukraina yang Dikumpulkan Militer Swasta Rusia PMC Wagner
Mata Air Muncul di Mekah dengan Air dan Api Keluar secara Bersamaan
Kekalahan Paling Memalukan AS di Perang Vietnam

Internasional

Kekalahan Paling Memalukan AS di Perang Vietnam

dibaca 18173 kali
Parade Naga Emas, Perayaan Imlek di Sungai Yulong

Internasional

Parade Naga Emas, Perayaan Imlek di Sungai Yulong

dibaca 18846 kali
VIDEO Penampakan Laut Kaspia yang Membeku di Musim Dingin
Mobil Ini Tabrak Kerumunan Orang di Guangzhou China

Internasional

Mobil Ini Tabrak Kerumunan Orang di Guangzhou China

dibaca 17842 kali
Detik-detik Drone Rusia Hancurkan Markas Militer Ukraina
VIDEO Bakhmut Jadi Kota Mati, Dibombardir Militer Rusia

TERPOPULER

  1. Dragon's Breath Flight Line di pulau pribadi Royal Caribbean di Haiti

  2. Keindahan dan Keunikan di Air Terjun Tertinggi di Dunia di Venezuela

  3. Desa Wangxian: Tersembunyi di Pegunungan Cina, Keajaiban Budaya yang Terjaga

  4. Maladewa: Kepulauan Tropis yang Menakjubkan Tetap Menghadapi Ancaman Perubahan Iklim

  5. Half Dome di Taman Nasional Yosemite, Destinasi Hiking yang Memukau dengan Tantangan dan Keindahannya

  6. Begini Nasib Tentara Ukraina yang Tertangkap di Bakhmut

  7. Bermaksud Lakukan Serangan Balik, Rombongan Pasukan Ukraina Dipreteli Artileri Pasukan Rusia

  8. Jelajahi Keimdahan Alam Dunia di Sini

  9. Pegunungan Altai Mongolia, Keindahan Alam yang Menawan di Mongolia

  10. Menakjubkan dan Luar Biasa: Keindahan Istana Augustusburg di Brühl, Jerman

RELIGI

Mengenal Kegiatan Ziadah Tahfidz di Ponpes An-Nur Tompobulu

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Prancis Siap Jual 36 Pesawat Tempur Rafale ke Indonesia

Internasional | 2021-11-24

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Jet tempur Rafale. ©Reuters/charles platiau
JALURINFO,- Prancis akan mencoba untuk memperdalam hubungan dengan kawasan Indo-Pasifik untuk mengimbangi hilangnya kesepakatan pertahanan strategis dengan Australia pada September lalu. Hal ini disampaikan saat Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian berkunjung ke Indonesia.

Paris menuduh sekutu-sekutunya menusuk dari belakang ketika Australia memilih membangun sendiri kapal selam berkekuatan nuklir dengan teknologi dari Amerika Serikat (AS) dan Inggris. Akibatnya Australia membatalkan kesepakatan pembelian kapal selam dari Prancis senilai miliaran dolar.

Canberra terus maju dengan aliansi trilateral Australia-AS-Inggris yang disebut AUKUS. Negeri Kanguru beralasan kerja sama pertahanan ini penting untuk menangkal ancaman China di kawasan.

Baca juga: Rudal Termonuklir Rusia Mengamuk, 50 Jendral Ukraina Jadi Korban

Kemitraan Prancis dengan Australia pada 2016 dianggap menjadi batu lompatan pada kebijakan di Indo-Pasifik. Sejak kehilangan kesepakatan itu, Paris memperkuat hubungan dengan Jepang, India, dan Vietnam.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020