Jalurinfo.com, media siber nasional terverifikasi Dewan Pers dengan No. Reg: 827/DP-Verifikasi/K/XI/2021

Polres Ungkap Penyebab Banjir Bandang Bantaeng, Koordinasi Terus Dilakukan

Berita Sul-Sel | 2020-06-14

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Kapolres Bantaeng, AKBP Wawan Sumantri melakukan peninjauan titik banjir bersama Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikin, dan Dandim 1410 Bantaeng, Letkol Inf CZI Tambohule Wula
LONDON, JALURINFO.COM,- Hujan deras sedari siang hingga malam pada Jum’at 12 Juni 2020 mengakibatkan banjir. Air meluap dari hulu dan juga bendungan cekdam Balangsikuyu jebol.

Kapolres Bantaeng, AKBP Wawan Sumantri juga mengatakan, terjadinya banjir bandang dalam perkotaan Kabupaten Bantaeng disebabkan karena tanggul atau Cekdam Balangsikuyu yang terletak di kampung Allu, Kelurahan Karatuang, Kecamatan Bantaeng Kabupaten Bantaeng jebol.

“Sehingga menyebabkan air tumpah kearea perkotaan khususnya sebagian Kecamatan Bissappu dan Kecamatan Bantaeng,” kata Kapolres Bantaeng, AKBP Wawan Sumantri.

Selain itu, orang nomor satu di jajaran Polres Bantaeng ini menyebutkan bahwa banjir yang terjadi di Kecamatan Bissappu atau perbatasan Kabupaten Jeneponto – Bantaeng adalah banjir tahunan.

“Setiap musim hujan diakibatkan posisi komposisi struktur tanah rendah dan kemiringan sehingga rentan terjadi banjir bila curah hujan tinggi dari gunung,” jelas dia.

Sementara itu, langkah Kepolisian saat kejadian adalah, memberikan bantuan pengamanan dan evakuasi warga, serta meninjau lokasi yang terkena banjir bandang.

Baca juga: DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

Hal itu dilakukan bersama Dandim 1410 Bantaeng, Letkol Inf CZI Tambohule Wula dan anggota lainnya. Selain itu dilakukan pula monitoring dan pendataan daerah yang terkena banjir sebagai bahan untuk proses evakuasi.

“Melakukan koordinasi intens dengan BPBD, siaga bencana dan Tagana dibantu masyarakat untuk memberikan bantuan evakuasi menggunakan perahu karet. Dikoordinasikan dengan Pemkab Bantaeng untuk menentukan titik pengungsian dan segera mendirikan Dapur umum,” kata Kapolres.

Berikut Kronologis Banjir Bantaeng. Adapun kronologis terjadinya banjir tersebut yaitu sekitar pukul 16.00 wita hujan deras mulai turun dengan intensitas tinggi dan menyebabkan banjir di sekitar Kampung Parasula, Kelurahan Bonto Manai, dan Kampung Tino Desa Bonto Jai, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng.




BERITA TERKAIT

DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman
Kemenkumham Sulsel: 50 WBP Narkotika Lapas Palopo Ikuti Rehabilitasi Sosial
Ditreskrimsus Polda Sulsel Sebut Tersangka Kasus RS Fatimah Makassar Ada 10 Orang
Kasus Covid-19 di Makassar Melonjak Drastis, Ancaman PPKM Level III di Depan Mata
Sketsa-sketsa<br><br>TITIK TERANG DI STADION BAROMBONG<br>Catatan : Syamsu Nur
Tak Vaksin Booster, Polisi Terancam Kena Saksi Internal
Pejabat di Pusaran Kasus BPNT, Ditreskrimsus Polda Sulsel: Kalau Salah, Sikat!
Update Covid-19 di Makassar: Tembus 298 Kasus, Manggala Tertinggi
Plt Gubernur Kembali Lepas 1.000 Nakes Mobile Vaksinator Secara Bertahap
Jelang Muktamar, LIDMI Audiensi dengan KPU Kota Makassar, Ketua KPU : Siap Kolaborasi

TERPOPULER

  1. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  2. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  3. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  4. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  5. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  6. VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

  7. Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya

  8. Menlu Ukraina Sebut Agresi Militer Rusia Hingga Negaranya Menyerah

  9. Presiden PSG Ngamuk Ancam Bunuh Staf Madrid

  10. Video Pengambilan Sumpah Jabatan Andi Sudirman Sulaiman sebagai Gubernur Sulsel

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Polres Ungkap Penyebab Banjir Bandang Bantaeng, Koordinasi Terus Dilakukan

Berita Sul-Sel | 2020-06-14

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Kapolres Bantaeng, AKBP Wawan Sumantri melakukan peninjauan titik banjir bersama Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikin, dan Dandim 1410 Bantaeng, Letkol Inf CZI Tambohule Wula
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

LONDON, JALURINFO.COM,- Hujan deras sedari siang hingga malam pada Jum’at 12 Juni 2020 mengakibatkan banjir. Air meluap dari hulu dan juga bendungan cekdam Balangsikuyu jebol.

Kapolres Bantaeng, AKBP Wawan Sumantri juga mengatakan, terjadinya banjir bandang dalam perkotaan Kabupaten Bantaeng disebabkan karena tanggul atau Cekdam Balangsikuyu yang terletak di kampung Allu, Kelurahan Karatuang, Kecamatan Bantaeng Kabupaten Bantaeng jebol.

“Sehingga menyebabkan air tumpah kearea perkotaan khususnya sebagian Kecamatan Bissappu dan Kecamatan Bantaeng,” kata Kapolres Bantaeng, AKBP Wawan Sumantri.

Selain itu, orang nomor satu di jajaran Polres Bantaeng ini menyebutkan bahwa banjir yang terjadi di Kecamatan Bissappu atau perbatasan Kabupaten Jeneponto – Bantaeng adalah banjir tahunan.

“Setiap musim hujan diakibatkan posisi komposisi struktur tanah rendah dan kemiringan sehingga rentan terjadi banjir bila curah hujan tinggi dari gunung,” jelas dia.

Sementara itu, langkah Kepolisian saat kejadian adalah, memberikan bantuan pengamanan dan evakuasi warga, serta meninjau lokasi yang terkena banjir bandang.

Baca juga: DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

Hal itu dilakukan bersama Dandim 1410 Bantaeng, Letkol Inf CZI Tambohule Wula dan anggota lainnya. Selain itu dilakukan pula monitoring dan pendataan daerah yang terkena banjir sebagai bahan untuk proses evakuasi.

“Melakukan koordinasi intens dengan BPBD, siaga bencana dan Tagana dibantu masyarakat untuk memberikan bantuan evakuasi menggunakan perahu karet. Dikoordinasikan dengan Pemkab Bantaeng untuk menentukan titik pengungsian dan segera mendirikan Dapur umum,” kata Kapolres.

Berikut Kronologis Banjir Bantaeng. Adapun kronologis terjadinya banjir tersebut yaitu sekitar pukul 16.00 wita hujan deras mulai turun dengan intensitas tinggi dan menyebabkan banjir di sekitar Kampung Parasula, Kelurahan Bonto Manai, dan Kampung Tino Desa Bonto Jai, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020