PN Makassar Jadwalkan Sidang NA usai Lebaran Idul Adha

Hukum & Kriminal | 2021-07-15

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Tersangkas kasus dugaan suap perizinan dan pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemprov Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2020-2021 Nurdin Abdullah berjalan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (3/6/2021). Gubernur Sulawesi Selatan nonaktif tersebut menjalani pemeriksaan lanjutan karena diduga menerima uang total Rp5,4 miliar dalam kasus tersebut. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)
MAKASSAR, JALURINFO.COM - Kasus dugaan suap dan gratifikasi pengadaan barang dan jasa pembangunan infrastruktur di lingkup Pemerintah Provinsi Sulsel tahun anggaran 2020 memasuki babak baru.

Tersangka yang merupakan Gubernur Sulsel nonaktif, Nurdin Abdullah (NA) bakal segera dimejahijaukan.

Pengadilan Negeri (PN) Tindak Pidana Korupsi Makassar menjadwalkan menggelar sidang terhadap Nurdin Abdullah pada 22 Juli mendatang atau dua hari usai lebaran Iduladha.

Humas Pengadilan Negeri Makassar, Sibali mengatakan, jadwal sidang NA dan tersangka lainnya (Edy Rahmat) sudah teregistrasi di Sistem Informasi Penelusuran (SIPP) PN Makassar.

Jadwal ditetapkan usai berkas perkara keduanya dilimpahkan oleh jaksa penuntut umum KPK. Perkara terdaftar dengan nomor: 45/Pid.Sus-TPK/2021/PN Mks. “Hari Kamis, 22 Juli sidangnya,” kata Sibali.

Baca juga: Anak Akidi Tio Jadi Tersangka Bantuan Bohong Rp2 Triliun

Sibali mengatakan, sidang rencana akan digelar secara daring. Terdakwa akan dihadirkan melalui sambungan video, karena mereka tetap ditahan di Rutan KPK, di Jakarta. Sebelumnya Nurdin juga hadir secara virtual saat bersaksi untuk terdakwa pemberi suap, Agung Sucipto.

Sibali menyebut sidang akan dipimpin ketua majelis hakim yang menyidangkan terdakwa Agung Sucipto. Yakni, Ibrahim Palino. Kemudian dua hakim pendampingnya masing-masing Yusuf Karim dan Didit.




BERITA TERKAIT

JPU KPK Ungkap Peranan Rekening Yayasan Pengurus Masjid dalam Kasus NA
Akibat Insiden Anak Buah Injak Kepala Difabel Papua, Para Komandan Dicopot
Ganggu Ketertiban Masyarakat, Mobil Knalpot Bising Di Tahan Polisi
Hakim PN Kendari Tolak Gugatan Praperadilan Eks Kabid Minerba ESDM Sultra
Penyuap NA,  Agung Sucipto Divonis 2 Tahun Penjara

Hukum & Kriminal

Penyuap NA, Agung Sucipto Divonis 2 Tahun Penjara

dibaca 42209 kali
JPU KPK Ungkap Rincian Gratifikasi dalam Kasus Nurdin Abdullah
Dakwaan JPU KPK terkait Kasus NA, Rekening Masjid Dipakai untuk Tampung Uang Gratifikasi
Nanang Gunaryanto, JPU di Kasus RS Ummi Habib Rizieq, Meninggal Dunia
Suap NA, JPU KPK Tuntut Agung Sucipto 2 Tahun dan Denda Rp250 Juta
Edarkan Sabu, Ibu Rumah Tangga asal Konawe Utara Ditangkap Polisi di Kendari

TERPOPULER

  1. Kisaran Harga Medali di Olimpiade Tokyo 2020 Bila Dijual

  2. Bermain 17 Menit Pemain Barcelona Ini Dipecat Lewat Surel

  3. Bos Arema FC Bakal Kucurkan Rp 1, 5 M Buat Atlet Peraih Medali Olimpiade Tokyo

  4. Soal Perubahan Warna Pesawat Kepresidenan, Begini Penjelasan Istana

  5. Dua Ruang Ini di Kampung Atlet Jadi Favorit Para Peserta Olimpiade Tokyo

  6. Ratusan Pasien Covid-19 di Makassar Jalani Isolasi di Atas Kapal Pelni

  7. Kronologi Sumbangan Rp 2 T Akidi Tio yang Bikin Geger dan Gaduh se-Indonesia

  8. Anak Akidi Tio Jadi Tersangka Bantuan Bohong Rp2 Triliun

  9. Jokowi Perpanjang PPKM Level 4 Sampai 9 Agustus

  10. Kasus Korupsi RS Batua, Polda Sulsel Tetapkan 13 Tersangka

RELIGI

Mulai 10 Agustus 2021, Arab Saudi Izinkan Jemaah dari Luar Negaranya untuk Umrah

Nasihat Rasulullah kepada Ali soal Pentingnya Jaga Lisan

Saudi Beber Syarat-syarat Umrah untuk Jemaah Indonesia

Mulai 10 Agustus 2021, Arab Saudi Buka Umrah, Simak Syarat Wajib Bagi Jamaahnya

Arab Saudi Sampaikan Kabar Gembira soal Jemaah Haji, Sangat Melegakan

EKONOMI

  1. Imbas Pandemi Covid-19, Lion Air Group Rumahkan 8.000 Karyawan

  2. Triwulan Kedua Tahun 2021 Vale Indonesia (INCO) mencetak penjualan AS$185,7 juta

  3. Belanja Online Makin Meningkat, Ini Prediksi Bank Dunia Soal Nasib Toko Offline di RI

  4. Emas Antam Makin Anjlok, Berikut Harganya

  5. Menko Perekonomian: Usaha Mikro Kecil, Warung, Warteg dan PKL Bisa Daftar Bansos

  6. 8,8 Juta Pekerja Bakal Dapat Subsidi Gaji, Ini Rinciannya

  7. Anggaran Penanganan Covid dan PEN Meningkat Jadi Rp744,75 Triliun

  8. Garuda Terancam Berhenti Beroperasi, Serikat Karyawan Bersurat ke Jokowi

  9. Jokowi: Ekonomi Digital RI akan Jadi yang Terbesar di Asia Tenggara

  10. Jumlah Orang Kaya Indonesia Bertambah Banyak Selama Pandemi Corona

  11. Sampai dengan Juni 2021, Jasa Raharja Sulsel Telah Serahkan Santunan Kecelakaan sebesar Rp. 43 Milyar lebih

  12. Layanan Tarik Tunai ATM Mandiri Naik Hingga Rp20 Juta

PN Makassar Jadwalkan Sidang NA usai Lebaran Idul Adha

Hukum & Kriminal | 2021-07-15

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Tersangkas kasus dugaan suap perizinan dan pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemprov Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2020-2021 Nurdin Abdullah berjalan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (3/6/2021). Gubernur Sulawesi Selatan nonaktif tersebut menjalani pemeriksaan lanjutan karena diduga menerima uang total Rp5,4 miliar dalam kasus tersebut. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)
Choose Language!
MAKASSAR, JALURINFO.COM - Kasus dugaan suap dan gratifikasi pengadaan barang dan jasa pembangunan infrastruktur di lingkup Pemerintah Provinsi Sulsel tahun anggaran 2020 memasuki babak baru.

Tersangka yang merupakan Gubernur Sulsel nonaktif, Nurdin Abdullah (NA) bakal segera dimejahijaukan.

Pengadilan Negeri (PN) Tindak Pidana Korupsi Makassar menjadwalkan menggelar sidang terhadap Nurdin Abdullah pada 22 Juli mendatang atau dua hari usai lebaran Iduladha.

Humas Pengadilan Negeri Makassar, Sibali mengatakan, jadwal sidang NA dan tersangka lainnya (Edy Rahmat) sudah teregistrasi di Sistem Informasi Penelusuran (SIPP) PN Makassar.

Jadwal ditetapkan usai berkas perkara keduanya dilimpahkan oleh jaksa penuntut umum KPK. Perkara terdaftar dengan nomor: 45/Pid.Sus-TPK/2021/PN Mks. “Hari Kamis, 22 Juli sidangnya,” kata Sibali.

Baca juga: Anak Akidi Tio Jadi Tersangka Bantuan Bohong Rp2 Triliun


Sibali mengatakan, sidang rencana akan digelar secara daring. Terdakwa akan dihadirkan melalui sambungan video, karena mereka tetap ditahan di Rutan KPK, di Jakarta. Sebelumnya Nurdin juga hadir secara virtual saat bersaksi untuk terdakwa pemberi suap, Agung Sucipto.

Sibali menyebut sidang akan dipimpin ketua majelis hakim yang menyidangkan terdakwa Agung Sucipto. Yakni, Ibrahim Palino. Kemudian dua hakim pendampingnya masing-masing Yusuf Karim dan Didit.

Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

Terkait Covid-19

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020