Pesan Walikota: Tunda Dulu " Massiara "

Berita Sul-Sel | 2021-05-06

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Wali Kota HM Judas Amir bersama forkopimda melakukan rakor pelarangan mudik dan bepergian bagi masyarakat yang berlaku mulai, 6-17 Mei 2021, di ruang pertemuan Ratona Balai Kota, Rabu 5 Mei 2021. IDRIS PRASETIAWAN/PALOPO POS
MAKASSAR, JALURINFO.COM - Tidak mau kecolongan, meningkatnya kembali kasus positif Covid-19 di Kota Palopo, Wali Kota HM Judas Amir mengimbau kepada warganya agar menunda mudik dan berkunjung ke sanak-keluarga atau yang dikenal dengan istilah lokalnya “massiara”.

Hal itu disampaikan orang nomor satu di Pemkot Palopo saat memimpin rapat koordinasi dalam rangka tindak lanjut instruksi pemerintah pusat tentang larangan mudik/bepergian bagi masyarakat yang berlaku mulai, 6 sampai 17 Mei 2021, yang dilaksanakan di ruang pertemuan Ratona Balai Kota, Rabu 5 Mei 2021 dengan dihadiri 48 lurah dan 9 camat se-Kota Palopo.

Baca juga: Sulsel dan Beberapa Kabupaten/Kota Masuk Top 99 Innovasi, Plt Gubernur: Alhamdulillah

Dalam arahannya HM Judas Amir, Wali Kota Palopo dua periode ini menyampaikan kepada setiap lurah, agar mendata warganya yang akan bepergian, serta yang baru datang (mudik). “Tolong lurah bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas agar sering-sering jalan-jalan di lingkungannya, aktif melakukan imbauan larangan mudik dan bepergian,” kata Wali Kota Palopo dengan nada tegas di hadapan unsur forkopimda Kota Palopo.

Mengapa ini ditunda dulu? Jawab Wali Kota, jangan sampai niatnya baik bersilaturahmi, tetapi kita justru datang membawa virus Covid, ataukah dari pihak keluarga yang menularkan ke kita. “Ini tugasnya lurah agar terus mengingatkan warganya,” ujar Wali Kota.




BERITA TERKAIT

Terungkap, Ternyata ini Alasan NA Non Jobkan Edy Rahmat Saat Jadi Gubernur
Istilah

Berita Sul-Sel

Istilah "Gedung Putih" Mencuat di Sidang Kasus NA

dibaca 2883 kali
Job Fit Pejabat Pemkot Makassar Rampung, Setiap Peserta Direkomendasikan 3 Jabatan, Simak Selengkapnya.
Ini Rekomendasi Lengkap Pansel Soal Hasil Job Fit Pejabat di Lingkup Pemkot Makassar
Plt Inspektorat Sulsel Blak-blakan Soal Penyebab Sulsel Hanya Dapat WDP
Meski Sudah Vaksin, 7.272 Orang Sulsel Batal Berangkat Haji
Ruas Jalan Cabenge Soppeng Rusak Parah, Pemprov Sulsel Lakukan Rekonstruksi
Plt Gubernur Sulsel Bersama Kemenkes Godok RS Pusat Otak Nasional Senilai Rp  900 Miliar
ASS Hapus Denda Pajak Kendaraan Bermotor

Berita Sul-Sel

ASS Hapus Denda Pajak Kendaraan Bermotor

dibaca 2481 kali
Naoemi Octarina Tutup Rakerda PKK Sulsel Tahun 2021

Berita Sul-Sel

Naoemi Octarina Tutup Rakerda PKK Sulsel Tahun 2021

dibaca 2565 kali

TERPOPULER

  1. Khawatir Masuknya Covid-19 Varian Baru, Pengurus Desak Munas VII Kadin di Kendari "Di Rem Mendadak".

  2. Menelusuri Jejak Pembunuhan Mayat Terbakar di Tompo Ladang Maros (part-2)

  3. Kasus Baru Covid-19 Nyaris Menyentuh 13 Ribu, 3 Provinsi Ini Penyumbang Terbanyak

  4. Menelusuri Jejak Pembunuhan Mayat Terbakar di Tompo Ladang Maros (1)

  5. Wujudkan Pangkep Hebat, Tim Unifa Hadiri Undangan Musrembang RPJMD Kabupaten Pangkep

  6. Arab Saudi Umumkan Skema Haji 2021, Kemenlu : Hanya Untuk yang Mukim

  7. Hasil SBMPTN 2021 Diumumkan Senin Lusa, Cek Jam dan Linknya di sini

  8. Pemerintah Arab Saudi: Haji 2021 Hanya 60 Ribu Orang, untuk Warga Lokal dan Ekspatriat

  9. Selain Sembako, Sektor Pendidikan juga Bakal Dikenai Pajak (PPN)

  10. Terkait Rencana Pajak Sembako, Ekonom: Sebaiknya Hanya Berlaku di Retail Modern

RELIGI

Arab Saudi Umumkan Skema Haji 2021, Kemenlu : Hanya Untuk yang Mukim

Terkait Haji, Yaqut: Kemenag Akan Fokus untuk Persiapan Haji Tahun Depan

Pemerintah Arab Saudi: Haji 2021 Hanya 60 Ribu Orang, untuk Warga Lokal dan Ekspatriat

Calon Jamaah Haji Ramai-ramai Tarik Setoran Pelunasan, Begini Komentar Kemenag

Isu Dana Haji Disalahgunakan, Muhadjir Datangi BPKH

EKONOMI

  1. Khawatir Masuknya Covid-19 Varian Baru, Pengurus Desak Munas VII Kadin di Kendari "Di Rem Mendadak".

  2. Indef: PPN Sembako Premium Berpotensi Mendorong Lonjakan Impor Pangan

  3. Selain Sembako, Sektor Pendidikan juga Bakal Dikenai Pajak (PPN)

  4. Terkait Rencana Pajak Sembako, Ekonom: Sebaiknya Hanya Berlaku di Retail Modern

  5. Garuda Sudah Pangkas Lebih 20 Persen Karyawannya Sejak Pandemi

  6. Pelaku UMKM Sebut Munas Kadin Berkah bagi Sultra

  7. Gali Potensi Pajak, Pemerintah Akan Gabung Data NIK dan NPWP

  8. Menkeu Akan Kenakan Pajak 35 Persen Untuk Pendapatan 5 Milyar

  9. Jelang Idul Fitri, ini Jumlah Uang Tunai yang Disiapkan BTN

  10. Penjelasan Sri Mulyani Soal Penyebab THR PNS Tak Dibayar Penuh Tahun Ini

  11. Tak Cuma PNS, Jokowi dan Anggota DPR Juga Dipastikan Dapat THR

  12. Tindaklanjuti Aduan Terkait Pembayaran THR, Kemnaker Bentuk Posko THR Keagamaan 2021

Pesan Walikota: Tunda Dulu " Massiara "

Berita Sul-Sel | 2021-05-06

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Wali Kota HM Judas Amir bersama forkopimda melakukan rakor pelarangan mudik dan bepergian bagi masyarakat yang berlaku mulai, 6-17 Mei 2021, di ruang pertemuan Ratona Balai Kota, Rabu 5 Mei 2021. IDRIS PRASETIAWAN/PALOPO POS
Choose Language!
MAKASSAR, JALURINFO.COM - Tidak mau kecolongan, meningkatnya kembali kasus positif Covid-19 di Kota Palopo, Wali Kota HM Judas Amir mengimbau kepada warganya agar menunda mudik dan berkunjung ke sanak-keluarga atau yang dikenal dengan istilah lokalnya “massiara”.

Hal itu disampaikan orang nomor satu di Pemkot Palopo saat memimpin rapat koordinasi dalam rangka tindak lanjut instruksi pemerintah pusat tentang larangan mudik/bepergian bagi masyarakat yang berlaku mulai, 6 sampai 17 Mei 2021, yang dilaksanakan di ruang pertemuan Ratona Balai Kota, Rabu 5 Mei 2021 dengan dihadiri 48 lurah dan 9 camat se-Kota Palopo.

Baca juga: Sulsel dan Beberapa Kabupaten/Kota Masuk Top 99 Innovasi, Plt Gubernur: Alhamdulillah

Dalam arahannya HM Judas Amir, Wali Kota Palopo dua periode ini menyampaikan kepada setiap lurah, agar mendata warganya yang akan bepergian, serta yang baru datang (mudik). “Tolong lurah bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas agar sering-sering jalan-jalan di lingkungannya, aktif melakukan imbauan larangan mudik dan bepergian,” kata Wali Kota Palopo dengan nada tegas di hadapan unsur forkopimda Kota Palopo.

Mengapa ini ditunda dulu? Jawab Wali Kota, jangan sampai niatnya baik bersilaturahmi, tetapi kita justru datang membawa virus Covid, ataukah dari pihak keluarga yang menularkan ke kita. “Ini tugasnya lurah agar terus mengingatkan warganya,” ujar Wali Kota.

Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

Terkait Covid-19

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020