Jalurinfo.com, media siber nasional terverifikasi Dewan Pers dengan No. Reg: 827/DP-Verifikasi/K/XI/2021

Permintaan Baterai Kendaraan Listrik Meningkat, Investor China Bangun Pabrik Lithium di Sulawesi

Ekonomi | 2021-09-26

© Disediakan oleh Jalurinfo.com
MAKASSAR, JALURINFO.COM - Dua investor dari China, Shenzhen Chengxin Lithium Group Co Ltd China dan Tsingshan Holding Group yang merupakan afiliasi raksasa baja dan nikel akan menanamkan investasi dalam proyek lithium di Indonesia. Dilansir dari Reuters, pabrik lithium bernilai US$ 350 juta atau hampir Rp 5 triliun untuk itu untuk memenuhi permintaan baterai kendaraan listrik (EV).

Tsingshan, mengguncang pasar nikel global karena berhasil meningkatkan produksi berbiaya rendah di Indonesia. Perusahaan ini memproduksi lithium pada saat harga komoditas tersebut melonjak di tengah naiknya penjualan kendaraan listrik di pasar China.

Baca juga: Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

Chengxin menyatakan para mitra akan membangun pabrik untuk membuat bahan kimia lithium di Morowali Industrial Park di pulau Sulawesi. Di Morowali ada beberapa proyek investasi China termasuk yang pabrik nikel dan kobalt, yang juga digunakan dalam baterai EV.




BERITA TERKAIT

Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng
Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto
Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T
Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang
IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung
VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri
Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya
Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara
Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030
Respon Jubir Erick Thohir Soal Garuda Bakal Diganti Pelita Air

TERPOPULER

  1. VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

  2. Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya

  3. Menlu Ukraina Sebut Agresi Militer Rusia Hingga Negaranya Menyerah

  4. Presiden PSG Ngamuk Ancam Bunuh Staf Madrid

  5. Video Pengambilan Sumpah Jabatan Andi Sudirman Sulaiman sebagai Gubernur Sulsel

  6. Kapal Kargo Tenggelam, Angkut Ribuan Mobil Mewah

  7. Indonesia Dukung Resolusi PBB Soal Invasi Rusia ke Ukraina

  8. Penundaan Pemilu 2024 Disebut Berpotensi Lahirkan Pemimpin Otoriter

  9. DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

  10. Update Perang Rusia-Ukraina, Ukraina Laporkan 137 Kematian

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Permintaan Baterai Kendaraan Listrik Meningkat, Investor China Bangun Pabrik Lithium di Sulawesi

Ekonomi | 2021-09-26

© Disediakan oleh Jalurinfo.com
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

MAKASSAR, JALURINFO.COM - Dua investor dari China, Shenzhen Chengxin Lithium Group Co Ltd China dan Tsingshan Holding Group yang merupakan afiliasi raksasa baja dan nikel akan menanamkan investasi dalam proyek lithium di Indonesia. Dilansir dari Reuters, pabrik lithium bernilai US$ 350 juta atau hampir Rp 5 triliun untuk itu untuk memenuhi permintaan baterai kendaraan listrik (EV).

Tsingshan, mengguncang pasar nikel global karena berhasil meningkatkan produksi berbiaya rendah di Indonesia. Perusahaan ini memproduksi lithium pada saat harga komoditas tersebut melonjak di tengah naiknya penjualan kendaraan listrik di pasar China.

Baca juga: Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

Chengxin menyatakan para mitra akan membangun pabrik untuk membuat bahan kimia lithium di Morowali Industrial Park di pulau Sulawesi. Di Morowali ada beberapa proyek investasi China termasuk yang pabrik nikel dan kobalt, yang juga digunakan dalam baterai EV.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020