Pemkab Gowa Siapkan 1.700 Alat Rapid Test Gratis untuk Membantu Masyarakat

Berita Sul-Sel | 2020-07-14

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan saat melakukan peninjauan pelaksanaan rapid test gratis di Gedung Haji Bate Sungguminasa, Senin 13 Juli 2020.
GOWA, JALURINFO,- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menyiapkan 1.700 alat rapid test gratis untuk membantu masyarakat Gowa yang membutuhkan suket bebas Covid-19.

Hal itu dilakukan setelah adanya Perwali Nomor 36 Tahun 2020, tentang Percepatan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang mewajibkan masyarakat yang masuk atau keluar Kota Makassar harus memiliki suket bebas Covid-19.

“Sekitar 40 persen masyarakat kita itu aktifitasnya di Makassar. Kami ingin meringankan beban masyarakat dengan menyediakan rapid test gratis ini yang tentunya melalui seleksi yang ketat atau diluar dari enam kategori yang ada dalam Perwali,” kata Adnan saat melakukan peninjauan pelaksanaan rapid test gratis di Gedung Haji Bate Sungguminasa, Senin 13 Juli 2020.

Baca juga: DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

Dikatakan Adnan, rapid ini khusus bagi warga yang ber KTP Gowa dan memiliki kebutuhan mendesak di Makassar. Sehingga orang nomor satu di Gowa itu menegaskan jika hanya ingin jalan-jalan saja tidak akan dilayani.

“Dalam Perwali itu yang yang dikecualikan seperti ASN, TNI Polri, Pegawai swasta cukup memperlihatkan id card saja sudah bisa lewat, untuk buruh, pedagang memperlihatkan rekomendasi dari camat setempat. Jadi yang kami fasilitasi ini adalah diluar dari kategori itu tapi memiliki urusan mendesak saja dan ber KTP Gowa,” tegas Adnan.




BERITA TERKAIT

DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman
Kemenkumham Sulsel: 50 WBP Narkotika Lapas Palopo Ikuti Rehabilitasi Sosial
Ditreskrimsus Polda Sulsel Sebut Tersangka Kasus RS Fatimah Makassar Ada 10 Orang
Kasus Covid-19 di Makassar Melonjak Drastis, Ancaman PPKM Level III di Depan Mata
Sketsa-sketsa<br><br>TITIK TERANG DI STADION BAROMBONG<br>Catatan : Syamsu Nur
Tak Vaksin Booster, Polisi Terancam Kena Saksi Internal
Pejabat di Pusaran Kasus BPNT, Ditreskrimsus Polda Sulsel: Kalau Salah, Sikat!
Update Covid-19 di Makassar: Tembus 298 Kasus, Manggala Tertinggi
Plt Gubernur Kembali Lepas 1.000 Nakes Mobile Vaksinator Secara Bertahap
Jelang Muktamar, LIDMI Audiensi dengan KPU Kota Makassar, Ketua KPU : Siap Kolaborasi

TERPOPULER

  1. Rudal Termonuklir Rusia Mengamuk, 50 Jendral Ukraina Jadi Korban

  2. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  3. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  4. VIDEO Negara-negara Arab Deklarasikan Dukungan untuk Rusia

  5. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  6. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  7. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  8. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  9. VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia

  10. Kondisi Polda Sulbar setelah Dilanda Gempa Bermagnitudo: 5.8

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Pemkab Gowa Siapkan 1.700 Alat Rapid Test Gratis untuk Membantu Masyarakat

Berita Sul-Sel | 2020-07-14

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan saat melakukan peninjauan pelaksanaan rapid test gratis di Gedung Haji Bate Sungguminasa, Senin 13 Juli 2020.
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

GOWA, JALURINFO,- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menyiapkan 1.700 alat rapid test gratis untuk membantu masyarakat Gowa yang membutuhkan suket bebas Covid-19.

Hal itu dilakukan setelah adanya Perwali Nomor 36 Tahun 2020, tentang Percepatan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang mewajibkan masyarakat yang masuk atau keluar Kota Makassar harus memiliki suket bebas Covid-19.

“Sekitar 40 persen masyarakat kita itu aktifitasnya di Makassar. Kami ingin meringankan beban masyarakat dengan menyediakan rapid test gratis ini yang tentunya melalui seleksi yang ketat atau diluar dari enam kategori yang ada dalam Perwali,” kata Adnan saat melakukan peninjauan pelaksanaan rapid test gratis di Gedung Haji Bate Sungguminasa, Senin 13 Juli 2020.

Baca juga: DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

Dikatakan Adnan, rapid ini khusus bagi warga yang ber KTP Gowa dan memiliki kebutuhan mendesak di Makassar. Sehingga orang nomor satu di Gowa itu menegaskan jika hanya ingin jalan-jalan saja tidak akan dilayani.

“Dalam Perwali itu yang yang dikecualikan seperti ASN, TNI Polri, Pegawai swasta cukup memperlihatkan id card saja sudah bisa lewat, untuk buruh, pedagang memperlihatkan rekomendasi dari camat setempat. Jadi yang kami fasilitasi ini adalah diluar dari kategori itu tapi memiliki urusan mendesak saja dan ber KTP Gowa,” tegas Adnan.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020