Jalurinfo.com, media siber nasional terverifikasi Dewan Pers dengan No. Reg: 827/DP-Verifikasi/K/XI/2021

Pemilik Suara di Musda Golkar Sulsel Mulai Buka-bukaan Soal Arah Dukungan

Politik & Pilkada | 2020-07-23

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Ketua Steering Committee Musda X DPD I Golkar Sulsel, M Arfandy Idris (kedua kiri) memberi keterangan pada jumpa pers di Kantor Golkar Sulsel, Makassar, Kamis (16/7/2020). (IST)
MAKASSAR, JALURINFO,- Suhu politik memanas menjelang pelaksanaan musyawarah daerah (musda) X DPD Partai Golkar Sulsel. Para kandidat pengganti HAM Nurdin Halid saling klaim dukungan.

Sebelumnya, HA Kadir Halid menyebut dirinya telah mendapat dukungan dari 10 pemilik suara, atau 30 persen dari yang berhak memilih pada musda, Minggu (26/7) mendatang. Disusul kemudian anggota DPR RI Supriansa yang disebut-sebut mendapat dukungan dari ketua DPD II Golkar, lantaran telah mengantongi rekomendasi berupa diskresi dari Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Supriansa dikabarkan telah mendapat dukungan dari Ketua DPD II Partai Golkar Bone Andi Fashar Padjalangi dan Ketua DPD II Golkar Soppeng Andi Kaswadi Razak. Sekretaris DPD II Golkar Soppeng Yahya Daud mengamini informasi tersebut. Ia mengakui jika Golkar Soppeng siap dan akan memenangkan Supriansa pada musda Golkar Sulsel.

Menurut Yahya, Supriansa dianggap bisa menahkodai Golkar Sulsel karena merupakan putra Soppeng asli. “Selain masih muda, beliau cerdas dan juga diyakini mampu mengemban amanah dan bisa meningkatkan raihan suara Golkar ke depan ketika dipercaya sebagai ketua,” kata Yahya, Rabu (22/7).

Tak hanya itu, Supriansa juga dapat mencairkan seandainya dianggap ada faksi-faksi di internal partai.

Ketua DPD II Partai Golkar Bone Andi Fahsar Mahdin Padjalangi, bahkan secara terang-terangan menyebut diskresi itu sebagai perintah ketua umum. “Saya melihat itu adalah suatu perintah. Makanya, saya sebagai kader partai harus ikuti itu perintah,” tegas Fahsar.

Bupati Bone dua periode itu menjelaskan, ‘surat sakti’ yang dikantongi Supriansa, tidak semudah itu dikeluarkan jika tidak ditelaah dengan baik-baik. Tentu ada persyaratan harus dipenuhi. Seperti memenuhi 30 persen dukungan suara dari DPD kabupaten/kota.

Fashar akan mendukung diskresi itu. Sebab ini merupakan perintah partai yang tidak bisa ditawar lagi. “Saya melihat itu adalah suatu perintah. Saya hargai tanda tangan Pak Airlangga dan Pak Sekjen walaupun itu tidak tersurat, tetapi bagi saya itu tersirat,” tegasnya.

Ketua Golkar Pangkep Syamsuddin A Hamid diperkirakan tidak mengarahkan dukungan ke bakal calon lain yang bersaing memperebutkan kursi pimpinan ketua Golkar Sulsel. Pasalnya, bupati Pangkep ini ikut mendaftar sebagai calon ketua. Sementara Golkar Barru belum bersikap.

Baca juga: Surya Paloh Ungkap NasDem Siapkan 3 Kandidat Capres 2024

Syamsuddin A Hamid mengaku tetap optimis maju dalam bursa pemilihan, karena meyakini jika ada 30 persen lebih pemegang hak suara yang sudah memberikan sinyal dukungan ke dirinya.

“Saya ini maju dalam pemilihan calon ketua Golkar Sulsel karena saya kader yang sudah lama berjuang demi kemajuan partai ini. Potensi diri sebagai kader tulen dan bukan kaleng-kaleng, karena sudah berjuang di Golkar sejak 1976. Jadi ini salah satu alasan untuk ikut maju bersaing dalam bursa pemilihan calon ketua Golkar Sulsel,” tandas Syamsuddin, kemarin.

(Baca berita terkait : Persaingan Bakal Calon Ketua DPD I Golkar Sulsel Memanas, Kubu Perubahan Vs Pro Status Quo)

Sedangkan Ketua Golkar Barru Andi Muhammad Rum yang berusaha dikonfirmasi tidak berhasil. Begitu juga dengan pengurus inti Golkar Barru lainnya, menyerahkan ke ketuanya.

Ketua DPD II Golkar Makassar Farouk M Betta, Hoist Z Bachtiar dari Gowa dan Annas GS dari Takalar, belum memutuskan siapa yang akan dipilih.

”Siapa di?” tulis Aru yang pernah tercatat sebagai ketua DPRD Makassar ini.

Hal sama dilontarkan Annas GS. “Belum menentukan sikap. Nanti pembukaan musda ada orang DPP yang buka itu sudah ada yang dikehendaki DPP,” ujarnya diplomatis. Meski begitu, Annas berharap ketua Golkar terpilih nantinya bisa memenangkan pilkada di 12 daerah, khususnya di Makassar. “Dan Golkar harus memenangkan pilgub Sulsel 2024 mendatang. Gubernur Sulsel harus orang Golkar,” tandasnya.




BERITA TERKAIT

Bertemu Pendukungnya di Makassar, Anies: Jangan
Jelang Uji Kelayakan dan Kepatutan, Dua Kandidat Ketua Demokrat Sulsel Perang Opini
Jelang Musda Demokrat, Dua Kandidat Saling Klaim Kantongi Dukungan
NH Deklarasikan Diri Maju Pilgub Sulsel, Begini Kata Pengamat
Tak Terima Diberhentikan dari Partai, Kader Gerindra Gugat Prabowo Rp 501 M
Tak Ingin Kehilangan Waktu, IAS Gemakan “AHY Presiden, IAS Gubernur”
Di Ultahnya, Gubernur Ganjar Pakai Songkok Bone dan Lipa Sabbe -Ganjar:  Saya dengan Pak Amran Sudah Berteman Sejak Lama
Elektabilitas Airlangga masih Rendah, Golkar Tetap Optimistis Usung Jadi Capres
HUT ke-57 Partai Golkar, Airlangga Minta Kader Makin Kompak dan Solid
NH Siapkan Kejutan Jelang Pilgub Sulsel 2024 Mendatang

Politik & Pilkada

NH Siapkan Kejutan Jelang Pilgub Sulsel 2024 Mendatang

dibaca 20478 kali

TERPOPULER

  1. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  2. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  3. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  4. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  5. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  6. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  7. VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia

  8. VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

  9. Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya

  10. Menlu Ukraina Sebut Agresi Militer Rusia Hingga Negaranya Menyerah

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Pemilik Suara di Musda Golkar Sulsel Mulai Buka-bukaan Soal Arah Dukungan

Politik & Pilkada | 2020-07-23

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Ketua Steering Committee Musda X DPD I Golkar Sulsel, M Arfandy Idris (kedua kiri) memberi keterangan pada jumpa pers di Kantor Golkar Sulsel, Makassar, Kamis (16/7/2020). (IST)
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

MAKASSAR, JALURINFO,- Suhu politik memanas menjelang pelaksanaan musyawarah daerah (musda) X DPD Partai Golkar Sulsel. Para kandidat pengganti HAM Nurdin Halid saling klaim dukungan.

Sebelumnya, HA Kadir Halid menyebut dirinya telah mendapat dukungan dari 10 pemilik suara, atau 30 persen dari yang berhak memilih pada musda, Minggu (26/7) mendatang. Disusul kemudian anggota DPR RI Supriansa yang disebut-sebut mendapat dukungan dari ketua DPD II Golkar, lantaran telah mengantongi rekomendasi berupa diskresi dari Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Supriansa dikabarkan telah mendapat dukungan dari Ketua DPD II Partai Golkar Bone Andi Fashar Padjalangi dan Ketua DPD II Golkar Soppeng Andi Kaswadi Razak. Sekretaris DPD II Golkar Soppeng Yahya Daud mengamini informasi tersebut. Ia mengakui jika Golkar Soppeng siap dan akan memenangkan Supriansa pada musda Golkar Sulsel.

Menurut Yahya, Supriansa dianggap bisa menahkodai Golkar Sulsel karena merupakan putra Soppeng asli. “Selain masih muda, beliau cerdas dan juga diyakini mampu mengemban amanah dan bisa meningkatkan raihan suara Golkar ke depan ketika dipercaya sebagai ketua,” kata Yahya, Rabu (22/7).

Tak hanya itu, Supriansa juga dapat mencairkan seandainya dianggap ada faksi-faksi di internal partai.

Ketua DPD II Partai Golkar Bone Andi Fahsar Mahdin Padjalangi, bahkan secara terang-terangan menyebut diskresi itu sebagai perintah ketua umum. “Saya melihat itu adalah suatu perintah. Makanya, saya sebagai kader partai harus ikuti itu perintah,” tegas Fahsar.

Bupati Bone dua periode itu menjelaskan, ‘surat sakti’ yang dikantongi Supriansa, tidak semudah itu dikeluarkan jika tidak ditelaah dengan baik-baik. Tentu ada persyaratan harus dipenuhi. Seperti memenuhi 30 persen dukungan suara dari DPD kabupaten/kota.

Fashar akan mendukung diskresi itu. Sebab ini merupakan perintah partai yang tidak bisa ditawar lagi. “Saya melihat itu adalah suatu perintah. Saya hargai tanda tangan Pak Airlangga dan Pak Sekjen walaupun itu tidak tersurat, tetapi bagi saya itu tersirat,” tegasnya.

Ketua Golkar Pangkep Syamsuddin A Hamid diperkirakan tidak mengarahkan dukungan ke bakal calon lain yang bersaing memperebutkan kursi pimpinan ketua Golkar Sulsel. Pasalnya, bupati Pangkep ini ikut mendaftar sebagai calon ketua. Sementara Golkar Barru belum bersikap.

Baca juga: Surya Paloh Ungkap NasDem Siapkan 3 Kandidat Capres 2024

Syamsuddin A Hamid mengaku tetap optimis maju dalam bursa pemilihan, karena meyakini jika ada 30 persen lebih pemegang hak suara yang sudah memberikan sinyal dukungan ke dirinya.

“Saya ini maju dalam pemilihan calon ketua Golkar Sulsel karena saya kader yang sudah lama berjuang demi kemajuan partai ini. Potensi diri sebagai kader tulen dan bukan kaleng-kaleng, karena sudah berjuang di Golkar sejak 1976. Jadi ini salah satu alasan untuk ikut maju bersaing dalam bursa pemilihan calon ketua Golkar Sulsel,” tandas Syamsuddin, kemarin.

(Baca berita terkait : Persaingan Bakal Calon Ketua DPD I Golkar Sulsel Memanas, Kubu Perubahan Vs Pro Status Quo)

Sedangkan Ketua Golkar Barru Andi Muhammad Rum yang berusaha dikonfirmasi tidak berhasil. Begitu juga dengan pengurus inti Golkar Barru lainnya, menyerahkan ke ketuanya.

Ketua DPD II Golkar Makassar Farouk M Betta, Hoist Z Bachtiar dari Gowa dan Annas GS dari Takalar, belum memutuskan siapa yang akan dipilih.

”Siapa di?” tulis Aru yang pernah tercatat sebagai ketua DPRD Makassar ini.

Hal sama dilontarkan Annas GS. “Belum menentukan sikap. Nanti pembukaan musda ada orang DPP yang buka itu sudah ada yang dikehendaki DPP,” ujarnya diplomatis. Meski begitu, Annas berharap ketua Golkar terpilih nantinya bisa memenangkan pilkada di 12 daerah, khususnya di Makassar. “Dan Golkar harus memenangkan pilgub Sulsel 2024 mendatang. Gubernur Sulsel harus orang Golkar,” tandasnya.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020