Pemerintah Arab Saudi Sebut Vaksin Tidak Wajib, Hanya Untuk Eksistensi

Internasional | 2021-06-07

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Ilustrasi
RIYADH, JALURINFO,- Menteri Perdagangan yang juga bertindak sebagai Menteri Media dan Informasi Arab Saudi Majid Al-Qasabi mengatakan vaksin Covid-19 tidak wajib di Arab Saudi. Menurutnya, vaksin ini hanya sebagai eksistensi dalam hidup berdampingan dengan virus tersebut.

Dilansir di Saudi Gazette, Senin (7/6), Al-Qasabi mengumumkan dalam konferensi pers pada akhir pekan lalu bahwa 40 persen dari populasi Kerajaan telah divaksinasi sejauh ini. “Jika kita ingin hidup berdampingan, pergi ke pasar dan kembali ke sekolah dan bekerja, kita harus mengambil vaksinnya,” kata dia,

Baca juga: Rudal Termonuklir Rusia Mengamuk, 50 Jendral Ukraina Jadi Korban

Dia mengumumkan mutasi virus yang terus-menerus dan keterlambatan pasokan vaksin di banyak negara menjadi faktor yang menyebabkan penundaan pengumuman musim haji. Al-Qasabi mengungkapkan Menteri Kesehatan dan Haji akan segera mengumumkan perincian tentang musim haji tahun ini.




BERITA TERKAIT

Penampakan Puluhan Mayat Militer Ukraina yang Dikumpulkan Militer Swasta Rusia PMC Wagner
Mata Air Muncul di Mekah dengan Air dan Api Keluar secara Bersamaan
Kekalahan Paling Memalukan AS di Perang Vietnam

Internasional

Kekalahan Paling Memalukan AS di Perang Vietnam

dibaca 12264 kali
Parade Naga Emas, Perayaan Imlek di Sungai Yulong

Internasional

Parade Naga Emas, Perayaan Imlek di Sungai Yulong

dibaca 14470 kali
VIDEO Penampakan Laut Kaspia yang Membeku di Musim Dingin
Mobil Ini Tabrak Kerumunan Orang di Guangzhou China

Internasional

Mobil Ini Tabrak Kerumunan Orang di Guangzhou China

dibaca 13644 kali
Detik-detik Drone Rusia Hancurkan Markas Militer Ukraina
VIDEO Bakhmut Jadi Kota Mati, Dibombardir Militer Rusia
Begini Kondisi Pasukan Chechnya di Tengah Perang Rusia Ukraina
VIDEO Peluncuran Rudal Kalibr Rusia dari Laut Kaspia untuk Serang Ukraina di Akhir Tahun 2022

TERPOPULER

  1. Mengenal Kegiatan Al-Muhadatsah al-Yaumiyah Ponpes Annur Tompobulu

  2. Suasana Kegiatan Halaqah Tahfidz Al-qur'an di Pondok Pesantren An-Nur Tompobulu

  3. Mengenal Kegiatan Ziadah Tahfidz di Ponpes An-Nur Tompobulu

  4. Fakta Tentang Kota Shanghai

  5. Gempa Berkekuatan 5.6 Kembali Guncang Turki

  6. Pondok Pesantren Modern An-Nur Tompobulu Kab. Maros

  7. Pernyataan Sekertaris Putin Soal Terkait Progres Operasi Militer Khusus di Ukraina

  8. Masjid Suleymaniye Istanbul Turkiye Mahakarya Arsitektur

  9. Penampakan Puluhan Mayat Militer Ukraina yang Dikumpulkan Militer Swasta Rusia PMC Wagner

  10. View Kompleks Candi Prambanan Indonesia

RELIGI

Mengenal Kegiatan Ziadah Tahfidz di Ponpes An-Nur Tompobulu

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Pemerintah Arab Saudi Sebut Vaksin Tidak Wajib, Hanya Untuk Eksistensi

Internasional | 2021-06-07

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Ilustrasi
RIYADH, JALURINFO,- Menteri Perdagangan yang juga bertindak sebagai Menteri Media dan Informasi Arab Saudi Majid Al-Qasabi mengatakan vaksin Covid-19 tidak wajib di Arab Saudi. Menurutnya, vaksin ini hanya sebagai eksistensi dalam hidup berdampingan dengan virus tersebut.

Dilansir di Saudi Gazette, Senin (7/6), Al-Qasabi mengumumkan dalam konferensi pers pada akhir pekan lalu bahwa 40 persen dari populasi Kerajaan telah divaksinasi sejauh ini. “Jika kita ingin hidup berdampingan, pergi ke pasar dan kembali ke sekolah dan bekerja, kita harus mengambil vaksinnya,” kata dia,

Baca juga: Rudal Termonuklir Rusia Mengamuk, 50 Jendral Ukraina Jadi Korban

Dia mengumumkan mutasi virus yang terus-menerus dan keterlambatan pasokan vaksin di banyak negara menjadi faktor yang menyebabkan penundaan pengumuman musim haji. Al-Qasabi mengungkapkan Menteri Kesehatan dan Haji akan segera mengumumkan perincian tentang musim haji tahun ini.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020