Pelaku Penipuan Pengambilan Lahan PT AKM, Ivy Djaya Susantyo Segera Dieksekusi Kejaksaan

Hukum & Kriminal | 2021-06-01

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kendari  Ari Siregar
KENDARI, JALURINFO.COM - Setelah Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara  melakukan penangkapan terhadap Komisaris utama PT Adhi Kartiko (AK) yang sekarang berganti nama PT Adhi Kartiko Mandiri (AKM) Obong Kusuma Wijaya,  yang cenderung memihak kepada pelaku kejahatan penipuan pengambilan lahan PT AKM oleh Ivy djaya susantyo.  Akhirnya  terdakwa ivy djaya susantyo alias Ivy alias tyo. Terpidana kasus penipuan dengan memalsukan tanda tangan Komisaris Utama PT. Adhi Kartiko, M. Arief Siswandara. yang digunakan untuk perubahan Izin usaha pertambangan (IUP) menjadi PT. Adhi Kartiko Pratama (AKP),  pekan ini akan di eksekusi oleh  Kejaksaan Negeri Kendari.

Eksekusi dilakukan setelah Mahkamah Agung (MA) resmi memvonis bersalah kepada terdakwa penipu bernama Ivy Djaya Susantyo. Terdakwa dijatuhkan hukuman selama 1 Tahun. Tak hanya itu, MA juga membatalkan putusan Pengadilan Negeri Kendari yang sebelumnya bernomor : 418/Pid-B/PN Kendari/2020 Tanggal 22 Desember. Petikan putusan MA tersebut telah diterima oleh pihak Pengadilan Negeri (PN) Kendari. Salah satu poin dalam putusan tersebut,  MA menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selama 1 tahun.

Dalam putusan tersebut Ivhy terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “penipuan” terhadap pelapor dalam hal ini Obong Wijaya Kusuma selalu Pemilik Sah PT Adhi Kartiko dan juga Simon Takaendengan sebagai Dirut PT Adhi Kartiko. Status Ivy pun  berubah dari terdakwa menjadi terpidana. Ivy melakukan pemalsuan tanda tangan Komisaris Utama PT AK dengan bentuk persetujuan tidak keberatan perubahan nama IUP

Baca juga: Menelusuri Jejak Pembunuhan Mayat Terbakar di Tompo Ladang Maros (part-2)

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kendari  Ari Siregar,  mengatakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) akan melakukan pemanggilan Kepada terpidana Ivy Djaya Susantyo lewat pengacaranya untuk melaksanakan eksekusi sesuai Putusan MA

“ Minggu ini JPU akan melakukan pemanggilan kepada terpidana Ivy untuk melaksanakan eksekusi sesuai putusan MA,” kata Ari.




BERITA TERKAIT

KPK Sita Lahan Sekitar 20 Ha di Maros Milik Nurdin Abddullah
Motif Asmara Sesama Jenis, Pelaku Cemburu Korbannya Dibakar
Terkait Pemberitaan Soal Penangkapan 10 Orang PT AKM, Ini Klarifikasi dari Kombes Pol Laode Aries
Jadi Saksi Di Sidang Agung Sucipto, NA Akui Terima Uang tapi tak terkait Proyek Katanya.
Kasus Benur , Sespri Edhy Prabowo Transfer Uang Rp 1 Miliar Ke rekening Karyawan Toko Durian
Kejati Sultra Dinilai Lamban Eksekusi Dirut PT AKP, Jadi Preseden Buruk Penegakan Hukum Di Sultra
Mahfud MD: Dulu Korupsi Terkoordinir, Sekarang Makin Meluas dan Dilakukan Sendiri-sendiri
Satu Keluarga Kepala Desa di Ilaga Papua Ditembak Mati KKB
Tersangka Kasus Korupsi, Mantan Dirut PT Antam Ditahan Kejaksaan Agung
Kasus Korupsi Jiwasraya, Ini 13 Perusahaan yang Didakwa Rugikan Negara 10 Trilliun

TERPOPULER

  1. Khawatir Masuknya Covid-19 Varian Baru, Pengurus Desak Munas VII Kadin di Kendari "Di Rem Mendadak".

  2. Menelusuri Jejak Pembunuhan Mayat Terbakar di Tompo Ladang Maros (part-2)

  3. Kasus Baru Covid-19 Nyaris Menyentuh 13 Ribu, 3 Provinsi Ini Penyumbang Terbanyak

  4. Menelusuri Jejak Pembunuhan Mayat Terbakar di Tompo Ladang Maros (1)

  5. Wujudkan Pangkep Hebat, Tim Unifa Hadiri Undangan Musrembang RPJMD Kabupaten Pangkep

  6. Arab Saudi Umumkan Skema Haji 2021, Kemenlu : Hanya Untuk yang Mukim

  7. Hasil SBMPTN 2021 Diumumkan Senin Lusa, Cek Jam dan Linknya di sini

  8. Pemerintah Arab Saudi: Haji 2021 Hanya 60 Ribu Orang, untuk Warga Lokal dan Ekspatriat

  9. Selain Sembako, Sektor Pendidikan juga Bakal Dikenai Pajak (PPN)

  10. Terkait Rencana Pajak Sembako, Ekonom: Sebaiknya Hanya Berlaku di Retail Modern

RELIGI

Arab Saudi Umumkan Skema Haji 2021, Kemenlu : Hanya Untuk yang Mukim

Terkait Haji, Yaqut: Kemenag Akan Fokus untuk Persiapan Haji Tahun Depan

Pemerintah Arab Saudi: Haji 2021 Hanya 60 Ribu Orang, untuk Warga Lokal dan Ekspatriat

Calon Jamaah Haji Ramai-ramai Tarik Setoran Pelunasan, Begini Komentar Kemenag

Isu Dana Haji Disalahgunakan, Muhadjir Datangi BPKH

EKONOMI

  1. Khawatir Masuknya Covid-19 Varian Baru, Pengurus Desak Munas VII Kadin di Kendari "Di Rem Mendadak".

  2. Indef: PPN Sembako Premium Berpotensi Mendorong Lonjakan Impor Pangan

  3. Selain Sembako, Sektor Pendidikan juga Bakal Dikenai Pajak (PPN)

  4. Terkait Rencana Pajak Sembako, Ekonom: Sebaiknya Hanya Berlaku di Retail Modern

  5. Garuda Sudah Pangkas Lebih 20 Persen Karyawannya Sejak Pandemi

  6. Pelaku UMKM Sebut Munas Kadin Berkah bagi Sultra

  7. Gali Potensi Pajak, Pemerintah Akan Gabung Data NIK dan NPWP

  8. Menkeu Akan Kenakan Pajak 35 Persen Untuk Pendapatan 5 Milyar

  9. Jelang Idul Fitri, ini Jumlah Uang Tunai yang Disiapkan BTN

  10. Penjelasan Sri Mulyani Soal Penyebab THR PNS Tak Dibayar Penuh Tahun Ini

  11. Tak Cuma PNS, Jokowi dan Anggota DPR Juga Dipastikan Dapat THR

  12. Tindaklanjuti Aduan Terkait Pembayaran THR, Kemnaker Bentuk Posko THR Keagamaan 2021

Pelaku Penipuan Pengambilan Lahan PT AKM, Ivy Djaya Susantyo Segera Dieksekusi Kejaksaan

Hukum & Kriminal | 2021-06-01

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kendari  Ari Siregar
Choose Language!
KENDARI, JALURINFO.COM - Setelah Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara  melakukan penangkapan terhadap Komisaris utama PT Adhi Kartiko (AK) yang sekarang berganti nama PT Adhi Kartiko Mandiri (AKM) Obong Kusuma Wijaya,  yang cenderung memihak kepada pelaku kejahatan penipuan pengambilan lahan PT AKM oleh Ivy djaya susantyo.  Akhirnya  terdakwa ivy djaya susantyo alias Ivy alias tyo. Terpidana kasus penipuan dengan memalsukan tanda tangan Komisaris Utama PT. Adhi Kartiko, M. Arief Siswandara. yang digunakan untuk perubahan Izin usaha pertambangan (IUP) menjadi PT. Adhi Kartiko Pratama (AKP),  pekan ini akan di eksekusi oleh  Kejaksaan Negeri Kendari.

Eksekusi dilakukan setelah Mahkamah Agung (MA) resmi memvonis bersalah kepada terdakwa penipu bernama Ivy Djaya Susantyo. Terdakwa dijatuhkan hukuman selama 1 Tahun. Tak hanya itu, MA juga membatalkan putusan Pengadilan Negeri Kendari yang sebelumnya bernomor : 418/Pid-B/PN Kendari/2020 Tanggal 22 Desember. Petikan putusan MA tersebut telah diterima oleh pihak Pengadilan Negeri (PN) Kendari. Salah satu poin dalam putusan tersebut,  MA menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selama 1 tahun.

Dalam putusan tersebut Ivhy terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “penipuan” terhadap pelapor dalam hal ini Obong Wijaya Kusuma selalu Pemilik Sah PT Adhi Kartiko dan juga Simon Takaendengan sebagai Dirut PT Adhi Kartiko. Status Ivy pun  berubah dari terdakwa menjadi terpidana. Ivy melakukan pemalsuan tanda tangan Komisaris Utama PT AK dengan bentuk persetujuan tidak keberatan perubahan nama IUP

Baca juga: Menelusuri Jejak Pembunuhan Mayat Terbakar di Tompo Ladang Maros (part-2)

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kendari  Ari Siregar,  mengatakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) akan melakukan pemanggilan Kepada terpidana Ivy Djaya Susantyo lewat pengacaranya untuk melaksanakan eksekusi sesuai Putusan MA

“ Minggu ini JPU akan melakukan pemanggilan kepada terpidana Ivy untuk melaksanakan eksekusi sesuai putusan MA,” kata Ari.

Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

Terkait Covid-19

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020