Musda Golkar X Pindah Ke Jakarta, Kubu Mana yang Diuntungkan?

Politik & Pilkada | 2020-07-27

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Plt Ketua DPD I Golkar Sulsel, Nurdin Halid (NH)
MAKASSAR, JALURINFO,- Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sulsel ke X rencananya digelar di Hotel Aston, Makassar pada Senin (277). Hanya saja, pelaksanaannya batal lantaran tidak mendapatkan izin dari kepolisian.

Musda akhirnya diusul untuk dihelat di Jakarta dengan menyurati Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar Airlangga Hartarto. Namun hingga kini hal tersebut belum direspons. Apalagi menurunkan jadwal kapan musda digelar di Jakarta.

Sekretaris Steering Committee (SC) Musda Golkar Irwan Muin mengaku belum menerima jawaban dari DPP. “Belum ada jadwal. Kami masih menunggu jadwal dari DPP,” ujar Irwan Muin, Minggu (26/7).

Ketua Organizing Committee (OC) musda Muhammad Risman Pasigai, mengemukakan bahwa yang pasti musda digelar di Jakarta pada awal Agustus mendatang. “Waktu Agustus dan tempat di Jakarta,” katanya.

Molornya musda hingga lokasi berpindah terkesan ada pihak yang ingin "bermain" bahkan ingin ambil keuntungan. Menurut pengamat politik dari Unismuh Makassar Dr Luhur A Prianto, musda Golkar memang semakin dinamis, bahkan berpotensi berakhir dramatis. Soal dukungan ganda di masa penjaringan calon, sebenarnya hal yang biasa saja. Tetap ada tahap verifikasi dukungan, sebelum sampai penetapan calon.

Meskipun sudah semakin kelihatan kutub rivalitas antara pro-status quo versus pro-perubahan, Syamsuddin Hamid dan Supriansa akan bertarung mewakili kelompok itu.

Kandidat lain akan segera menentukan sikap. Dengan demikian, klaim dukungan yang dimiliki akan menjadi alat bargaining untuk merebut posisi-posisi strategis di kepengurusan baru.

Baca juga: Surya Paloh Ungkap NasDem Siapkan 3 Kandidat Capres 2024

“Pemilik suara yang bermain ”dua kaki” akan segera terdeteksi melalui proses verifikasi kepengurusan yang sah. Mereka yang bermain di “dukungan ganda” cenderung tidak memiliki bargaining yang kuat pada kandidat. Sikap oportunis menggandakan dukungan, lebih bersifat pragmatis dan berorientasi jangka pendek,” jelas Luhur.

Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Unibos Dr Arief Wicaksono, mengungkapkan bila yang paling diuntungkan oleh musda Golkar adalah para tokoh selain keluarga HAM Nurdin Halid (NH), terutama dari faksi pembaharu. “Itu terbukti dari mundurnya Kadir Halid dari pencalonan di musda. Berarti memang sudah ada hitung-hitungan secara detail di keluarga NH soal itu,” jelas Arief.

Dosen komunikasi politik dari UIN Alauddin Dr Firdaus Muhammad, mengemukakan bahwa penundaan musda itu tepat di tengah pandemi covid yang masih mewabah. Namun suhu politik Golkar makin memanas. Penundaan itu berdampak pada kader yang bakal maju.

Supriansa tergolong kurang diuntungkan karena konsolidasi yang dibangun dapat buyar atau bubar. Sebaliknya kader yang disiapkan lainnya, Taufan Pawe dan Syamsuddin Hamid juga berebut pengaruh NH, sehingga berpotensi lahir friksi-friksi baru.

“Tampaknya, arah musda masih dalam kendali NH. Baiknya Supriansa tidak “keluar” dari pengaruh NH sebagai pimpinan partai. Partai ini butuh estafet secara sehat, bukan perlawanan baru. Tokoh yang diuntungkan di antaranya Taufan Pawe, NH tetap memiliki pengaruh. Termasuk pada pilgub mendatang,” pungkas Firdaus.




BERITA TERKAIT

Bertemu Pendukungnya di Makassar, Anies: Jangan
Jelang Uji Kelayakan dan Kepatutan, Dua Kandidat Ketua Demokrat Sulsel Perang Opini
Jelang Musda Demokrat, Dua Kandidat Saling Klaim Kantongi Dukungan
NH Deklarasikan Diri Maju Pilgub Sulsel, Begini Kata Pengamat
Tak Terima Diberhentikan dari Partai, Kader Gerindra Gugat Prabowo Rp 501 M
Tak Ingin Kehilangan Waktu, IAS Gemakan “AHY Presiden, IAS Gubernur”
Di Ultahnya, Gubernur Ganjar Pakai Songkok Bone dan Lipa Sabbe -Ganjar:  Saya dengan Pak Amran Sudah Berteman Sejak Lama
Elektabilitas Airlangga masih Rendah, Golkar Tetap Optimistis Usung Jadi Capres
HUT ke-57 Partai Golkar, Airlangga Minta Kader Makin Kompak dan Solid
NH Siapkan Kejutan Jelang Pilgub Sulsel 2024 Mendatang

Politik & Pilkada

NH Siapkan Kejutan Jelang Pilgub Sulsel 2024 Mendatang

dibaca 20730 kali

TERPOPULER

  1. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  2. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  3. VIDEO Negara-negara Arab Deklarasikan Dukungan untuk Rusia

  4. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  5. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  6. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  7. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  8. VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia

  9. Kondisi Polda Sulbar setelah Dilanda Gempa Bermagnitudo: 5.8

  10. VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Musda Golkar X Pindah Ke Jakarta, Kubu Mana yang Diuntungkan?

Politik & Pilkada | 2020-07-27

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Plt Ketua DPD I Golkar Sulsel, Nurdin Halid (NH)
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

MAKASSAR, JALURINFO,- Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sulsel ke X rencananya digelar di Hotel Aston, Makassar pada Senin (277). Hanya saja, pelaksanaannya batal lantaran tidak mendapatkan izin dari kepolisian.

Musda akhirnya diusul untuk dihelat di Jakarta dengan menyurati Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar Airlangga Hartarto. Namun hingga kini hal tersebut belum direspons. Apalagi menurunkan jadwal kapan musda digelar di Jakarta.

Sekretaris Steering Committee (SC) Musda Golkar Irwan Muin mengaku belum menerima jawaban dari DPP. “Belum ada jadwal. Kami masih menunggu jadwal dari DPP,” ujar Irwan Muin, Minggu (26/7).

Ketua Organizing Committee (OC) musda Muhammad Risman Pasigai, mengemukakan bahwa yang pasti musda digelar di Jakarta pada awal Agustus mendatang. “Waktu Agustus dan tempat di Jakarta,” katanya.

Molornya musda hingga lokasi berpindah terkesan ada pihak yang ingin "bermain" bahkan ingin ambil keuntungan. Menurut pengamat politik dari Unismuh Makassar Dr Luhur A Prianto, musda Golkar memang semakin dinamis, bahkan berpotensi berakhir dramatis. Soal dukungan ganda di masa penjaringan calon, sebenarnya hal yang biasa saja. Tetap ada tahap verifikasi dukungan, sebelum sampai penetapan calon.

Meskipun sudah semakin kelihatan kutub rivalitas antara pro-status quo versus pro-perubahan, Syamsuddin Hamid dan Supriansa akan bertarung mewakili kelompok itu.

Kandidat lain akan segera menentukan sikap. Dengan demikian, klaim dukungan yang dimiliki akan menjadi alat bargaining untuk merebut posisi-posisi strategis di kepengurusan baru.

Baca juga: Surya Paloh Ungkap NasDem Siapkan 3 Kandidat Capres 2024

“Pemilik suara yang bermain ”dua kaki” akan segera terdeteksi melalui proses verifikasi kepengurusan yang sah. Mereka yang bermain di “dukungan ganda” cenderung tidak memiliki bargaining yang kuat pada kandidat. Sikap oportunis menggandakan dukungan, lebih bersifat pragmatis dan berorientasi jangka pendek,” jelas Luhur.

Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Unibos Dr Arief Wicaksono, mengungkapkan bila yang paling diuntungkan oleh musda Golkar adalah para tokoh selain keluarga HAM Nurdin Halid (NH), terutama dari faksi pembaharu. “Itu terbukti dari mundurnya Kadir Halid dari pencalonan di musda. Berarti memang sudah ada hitung-hitungan secara detail di keluarga NH soal itu,” jelas Arief.

Dosen komunikasi politik dari UIN Alauddin Dr Firdaus Muhammad, mengemukakan bahwa penundaan musda itu tepat di tengah pandemi covid yang masih mewabah. Namun suhu politik Golkar makin memanas. Penundaan itu berdampak pada kader yang bakal maju.

Supriansa tergolong kurang diuntungkan karena konsolidasi yang dibangun dapat buyar atau bubar. Sebaliknya kader yang disiapkan lainnya, Taufan Pawe dan Syamsuddin Hamid juga berebut pengaruh NH, sehingga berpotensi lahir friksi-friksi baru.

“Tampaknya, arah musda masih dalam kendali NH. Baiknya Supriansa tidak “keluar” dari pengaruh NH sebagai pimpinan partai. Partai ini butuh estafet secara sehat, bukan perlawanan baru. Tokoh yang diuntungkan di antaranya Taufan Pawe, NH tetap memiliki pengaruh. Termasuk pada pilgub mendatang,” pungkas Firdaus.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020