Jalurinfo.com, media siber nasional terverifikasi Dewan Pers dengan No. Reg: 827/DP-Verifikasi/K/XI/2021

Muncul Kasus Baru Covid-19 di Wuhan, China Akan Lakukan Pengujian Besar-besaran

Internasional | 2021-08-03

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Ilustrasi : Wuhan
WUHAN, JALURINFO,- Pemerintah Wuhan, Provinsi Hubei, China akan melakukan pengujian besar-besaran kepada seluruh populasi karena kemunculan kasus Covid-19 baru.

Dilansir BBC, Kota Wuhan, yang pertama melaporkan kasus virus corona, memiliki 7 kasus Covid-19 lokal saat ini.

Ini merupakan penularan lokal pertama Wuhan setelah lebih dari setahun.

Wilayah dengan 11 juta penduduk ini menjadi sorotan setelah virus corona pertama kali terdeteksi di sana pada 2019.

Saat ini, China mengalami lonjakan infeksi dengan 300 kasus terdeteksi dalam 10 hari.

Baca juga: Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya

Sekitar 15 provinsi telah melaporkan kemunculan kasus Covid-19 baru.

Pemerintah China langsung meluncurkan program tes Covid-19 massal dan lockdown.

Pemerintah mengaitkan kenaikan kasus infeksi ini dengan varian Delta yang kini telah menyebar di hampir semua negara di dunia dan musim liburan domestik.

Diketahui pada Selasa, China melaporkan 90 kasus Covid-19 baru.

Komisi Kesehatan Nasional mengatakan, 61 di antaranya ditularkan secara lokal, naik dari 55 kasus lokal sehari sebelumnya.

Penyebaran infeksi Covid-19 yang terjadi saat ini, pertama kali terdeteksi dari pekerja di Bandara di Nanjing.

Pihak berwenang melakukan pengujian kepada 9,2 juta penduduk Nanjing sebanyak tiga kali dan memberlakukan lockdown.

Namun selama akhir pekan, banyak kasus Covid-19 baru muncul dari tujuan wisata populer Zhangjiajie di Provinsi Hunan.

Wisatawan dari Nanjing diperkirakan telah mengunjungi kota itu baru-baru ini.

Pejabat kesehatan menduga klaster ini muncul dari sebuah teater di Zhangjiajie.

Sekarang otoritas berusaha melacak sekitar 5.000 orang yang menghadiri pertunjukan itu yang kemudian melakukan perjalanan kembali ke kota asal mereka.

"Zhangjiajie sekarang telah menjadi titik nol baru untuk penyebaran epidemi China," kata Zhong Nanshan, pakar penyakit pernapasan terkemuka China.

Kasus penularan lokal baru juga telah mencapai Ibu Kota Beijing.




BERITA TERKAIT

Indonesia Dukung Resolusi PBB Soal Invasi Rusia ke Ukraina
Update Perang Rusia-Ukraina, Ukraina Laporkan 137 Kematian
Serba Canggih, Ini Aneka Kendaraan Militer Rusia yang Dipakai untuk Perang.
Pasukan Rusia Rebut Pembangkit Nuklir Chernobyl

Internasional

Pasukan Rusia Rebut Pembangkit Nuklir Chernobyl

dibaca 8241 kali
Putin tandatangani dekret yang akui dua
Joe Biden dan Vladimir Putin Diminta Bertemu Lagi

Internasional

Joe Biden dan Vladimir Putin Diminta Bertemu Lagi

dibaca 7900 kali
AS Klaim Rusia akan Serang Ukraina Besok, Presiden Ukraina Seru Warga Kibarkan Bendera dan Putar Lagu Kebangsaan
Eskalasi Ketegangan Makin Meningkat, Ukraina Minta Bertemu Rusia dalam Tenggat 48 Jam
Terkait Ketegangan Rusia dan Ukraina, Putin Sebut Proposal Macron `Realistis`
Rusia Siagakan Rudal S-400 di Belarus, Ukraina Tak Gentar

TERPOPULER

  1. VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

  2. Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya

  3. Menlu Ukraina Sebut Agresi Militer Rusia Hingga Negaranya Menyerah

  4. Presiden PSG Ngamuk Ancam Bunuh Staf Madrid

  5. Video Pengambilan Sumpah Jabatan Andi Sudirman Sulaiman sebagai Gubernur Sulsel

  6. Kapal Kargo Tenggelam, Angkut Ribuan Mobil Mewah

  7. Indonesia Dukung Resolusi PBB Soal Invasi Rusia ke Ukraina

  8. Penundaan Pemilu 2024 Disebut Berpotensi Lahirkan Pemimpin Otoriter

  9. DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

  10. Update Perang Rusia-Ukraina, Ukraina Laporkan 137 Kematian

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Muncul Kasus Baru Covid-19 di Wuhan, China Akan Lakukan Pengujian Besar-besaran

Internasional | 2021-08-03

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Ilustrasi : Wuhan
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

WUHAN, JALURINFO,- Pemerintah Wuhan, Provinsi Hubei, China akan melakukan pengujian besar-besaran kepada seluruh populasi karena kemunculan kasus Covid-19 baru.

Dilansir BBC, Kota Wuhan, yang pertama melaporkan kasus virus corona, memiliki 7 kasus Covid-19 lokal saat ini.

Ini merupakan penularan lokal pertama Wuhan setelah lebih dari setahun.

Wilayah dengan 11 juta penduduk ini menjadi sorotan setelah virus corona pertama kali terdeteksi di sana pada 2019.

Saat ini, China mengalami lonjakan infeksi dengan 300 kasus terdeteksi dalam 10 hari.

Baca juga: Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya

Sekitar 15 provinsi telah melaporkan kemunculan kasus Covid-19 baru.

Pemerintah China langsung meluncurkan program tes Covid-19 massal dan lockdown.

Pemerintah mengaitkan kenaikan kasus infeksi ini dengan varian Delta yang kini telah menyebar di hampir semua negara di dunia dan musim liburan domestik.

Diketahui pada Selasa, China melaporkan 90 kasus Covid-19 baru.

Komisi Kesehatan Nasional mengatakan, 61 di antaranya ditularkan secara lokal, naik dari 55 kasus lokal sehari sebelumnya.

Penyebaran infeksi Covid-19 yang terjadi saat ini, pertama kali terdeteksi dari pekerja di Bandara di Nanjing.

Pihak berwenang melakukan pengujian kepada 9,2 juta penduduk Nanjing sebanyak tiga kali dan memberlakukan lockdown.

Namun selama akhir pekan, banyak kasus Covid-19 baru muncul dari tujuan wisata populer Zhangjiajie di Provinsi Hunan.

Wisatawan dari Nanjing diperkirakan telah mengunjungi kota itu baru-baru ini.

Pejabat kesehatan menduga klaster ini muncul dari sebuah teater di Zhangjiajie.

Sekarang otoritas berusaha melacak sekitar 5.000 orang yang menghadiri pertunjukan itu yang kemudian melakukan perjalanan kembali ke kota asal mereka.

"Zhangjiajie sekarang telah menjadi titik nol baru untuk penyebaran epidemi China," kata Zhong Nanshan, pakar penyakit pernapasan terkemuka China.

Kasus penularan lokal baru juga telah mencapai Ibu Kota Beijing.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020