Minim Realisasi, Ini Tiga Proyek PEN yang Bermasalah dan Terancam Dihentikan

Berita Sul-Sel | 2021-05-05

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Kepala Inspektorat Sulsel, Sulkaf S Latief
MAKASSAR, JALURINFO.COM - Realisasi proyek Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) masih minim. Dari Rp900 miliar (pencairan tahap 1) anggaran yang sudah ditransfer PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) baru Rp500 miliar yang terserap.

Padahal, sesuai kesepakatan antara Pemprov Sulsel dan PT SMI, proyek PEN itu harus selesai paling lambat 31 Mei mendatang. Progres terakhir di bulan April, masih ada proyek dibawah 10 persen dan 15 persen.

Baca juga: Sulsel dan Beberapa Kabupaten/Kota Masuk Top 99 Innovasi, Plt Gubernur: Alhamdulillah

Hal itu diakui oleh Plt Kepala Inspektorat Sulsel, Sulkaf S Latief, kata dia, ada tiga pekerjaan yang bermasalah. Yakni, ruas jalan Bua-Rantepao Toraja, Bendung Lalengrie di Bone dan Penanganan Jalan Kawasan Pucak Kabupaten Maros.

Kata Sulkaf, Kepala Dinas Pekerjaaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Sulsel sudah bersurat meminta agar tiga proyek itu diperiksa. Lanjut tidaknya proyek tersebut tergantung hasil pemeriksaan Inspektorat dan BPK.

“Itu tergantung pemeriksaan semua, kan ada BPK sama inspektorat yang mana diputus mana boleh dilanjut. Tapi pembebanan (penganggaran) dimana saya tidak berani, bukan kebijakan saya itu,” bebernya.




BERITA TERKAIT

Terungkap, Ternyata ini Alasan NA Non Jobkan Edy Rahmat Saat Jadi Gubernur
Istilah

Berita Sul-Sel

Istilah "Gedung Putih" Mencuat di Sidang Kasus NA

dibaca 2883 kali
Job Fit Pejabat Pemkot Makassar Rampung, Setiap Peserta Direkomendasikan 3 Jabatan, Simak Selengkapnya.
Ini Rekomendasi Lengkap Pansel Soal Hasil Job Fit Pejabat di Lingkup Pemkot Makassar
Plt Inspektorat Sulsel Blak-blakan Soal Penyebab Sulsel Hanya Dapat WDP
Meski Sudah Vaksin, 7.272 Orang Sulsel Batal Berangkat Haji
Ruas Jalan Cabenge Soppeng Rusak Parah, Pemprov Sulsel Lakukan Rekonstruksi
Plt Gubernur Sulsel Bersama Kemenkes Godok RS Pusat Otak Nasional Senilai Rp  900 Miliar
ASS Hapus Denda Pajak Kendaraan Bermotor

Berita Sul-Sel

ASS Hapus Denda Pajak Kendaraan Bermotor

dibaca 2481 kali
Naoemi Octarina Tutup Rakerda PKK Sulsel Tahun 2021

Berita Sul-Sel

Naoemi Octarina Tutup Rakerda PKK Sulsel Tahun 2021

dibaca 2565 kali

TERPOPULER

  1. Khawatir Masuknya Covid-19 Varian Baru, Pengurus Desak Munas VII Kadin di Kendari "Di Rem Mendadak".

  2. Menelusuri Jejak Pembunuhan Mayat Terbakar di Tompo Ladang Maros (part-2)

  3. Kasus Baru Covid-19 Nyaris Menyentuh 13 Ribu, 3 Provinsi Ini Penyumbang Terbanyak

  4. Menelusuri Jejak Pembunuhan Mayat Terbakar di Tompo Ladang Maros (1)

  5. Wujudkan Pangkep Hebat, Tim Unifa Hadiri Undangan Musrembang RPJMD Kabupaten Pangkep

  6. Indef: PPN Sembako Premium Berpotensi Mendorong Lonjakan Impor Pangan

  7. Arab Saudi Umumkan Skema Haji 2021, Kemenlu : Hanya Untuk yang Mukim

  8. Hasil SBMPTN 2021 Diumumkan Senin Lusa, Cek Jam dan Linknya di sini

  9. Pemerintah Arab Saudi: Haji 2021 Hanya 60 Ribu Orang, untuk Warga Lokal dan Ekspatriat

  10. Selain Sembako, Sektor Pendidikan juga Bakal Dikenai Pajak (PPN)

RELIGI

Arab Saudi Umumkan Skema Haji 2021, Kemenlu : Hanya Untuk yang Mukim

Terkait Haji, Yaqut: Kemenag Akan Fokus untuk Persiapan Haji Tahun Depan

Pemerintah Arab Saudi: Haji 2021 Hanya 60 Ribu Orang, untuk Warga Lokal dan Ekspatriat

Calon Jamaah Haji Ramai-ramai Tarik Setoran Pelunasan, Begini Komentar Kemenag

Isu Dana Haji Disalahgunakan, Muhadjir Datangi BPKH

EKONOMI

  1. Khawatir Masuknya Covid-19 Varian Baru, Pengurus Desak Munas VII Kadin di Kendari "Di Rem Mendadak".

  2. Indef: PPN Sembako Premium Berpotensi Mendorong Lonjakan Impor Pangan

  3. Selain Sembako, Sektor Pendidikan juga Bakal Dikenai Pajak (PPN)

  4. Terkait Rencana Pajak Sembako, Ekonom: Sebaiknya Hanya Berlaku di Retail Modern

  5. Garuda Sudah Pangkas Lebih 20 Persen Karyawannya Sejak Pandemi

  6. Pelaku UMKM Sebut Munas Kadin Berkah bagi Sultra

  7. Gali Potensi Pajak, Pemerintah Akan Gabung Data NIK dan NPWP

  8. Menkeu Akan Kenakan Pajak 35 Persen Untuk Pendapatan 5 Milyar

  9. Jelang Idul Fitri, ini Jumlah Uang Tunai yang Disiapkan BTN

  10. Penjelasan Sri Mulyani Soal Penyebab THR PNS Tak Dibayar Penuh Tahun Ini

  11. Tak Cuma PNS, Jokowi dan Anggota DPR Juga Dipastikan Dapat THR

  12. Tindaklanjuti Aduan Terkait Pembayaran THR, Kemnaker Bentuk Posko THR Keagamaan 2021

Minim Realisasi, Ini Tiga Proyek PEN yang Bermasalah dan Terancam Dihentikan

Berita Sul-Sel | 2021-05-05

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Kepala Inspektorat Sulsel, Sulkaf S Latief
Choose Language!
MAKASSAR, JALURINFO.COM - Realisasi proyek Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) masih minim. Dari Rp900 miliar (pencairan tahap 1) anggaran yang sudah ditransfer PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) baru Rp500 miliar yang terserap.

Padahal, sesuai kesepakatan antara Pemprov Sulsel dan PT SMI, proyek PEN itu harus selesai paling lambat 31 Mei mendatang. Progres terakhir di bulan April, masih ada proyek dibawah 10 persen dan 15 persen.

Baca juga: Sulsel dan Beberapa Kabupaten/Kota Masuk Top 99 Innovasi, Plt Gubernur: Alhamdulillah

Hal itu diakui oleh Plt Kepala Inspektorat Sulsel, Sulkaf S Latief, kata dia, ada tiga pekerjaan yang bermasalah. Yakni, ruas jalan Bua-Rantepao Toraja, Bendung Lalengrie di Bone dan Penanganan Jalan Kawasan Pucak Kabupaten Maros.

Kata Sulkaf, Kepala Dinas Pekerjaaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Sulsel sudah bersurat meminta agar tiga proyek itu diperiksa. Lanjut tidaknya proyek tersebut tergantung hasil pemeriksaan Inspektorat dan BPK.

“Itu tergantung pemeriksaan semua, kan ada BPK sama inspektorat yang mana diputus mana boleh dilanjut. Tapi pembebanan (penganggaran) dimana saya tidak berani, bukan kebijakan saya itu,” bebernya.

Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

Terkait Covid-19

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020