Minim Guru ASN, Sekolah dan Murid di Makassar Diurus 2.000 Tenaga Kontrak

Pendidikan | 2020-08-03

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Plt Kadis Pendidikan Makassar Amalia Malik.
MAKASSAR, JALURINFO,- Kondisi pendidikan di Makassar belum sepenuhnya membaik. Mulai dari kondisi sekolah hingga masalah kesejahteraan guru. Minimnya jumlah guru berstatus ASN di Makassar terungkap kala ada wacana pemerintah pusat akan melakukan mutasi besar-besaran ASN ke desa. Data secara nasional ada 1,6 juta ASN akan dimutasi. Mayoritas tenaga pengajar.

Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar, Amalia Malik mengatakan, posisi Makassar sebagai ibu kota Sulsel, justru belum mampu berdaya terhadap kuota guru berstatus ASN.

Baca juga: Kurikulum Merdeka Disebut Bisa Atasi Krisis Pembelajaran

Kata Amalia, saat ini komposisi guru masih jomplang. Dari perhitungan Disdik rata-rata sekolah dari tingkatan SD hingga SMP hanya diisi oleh tiga sampai empat ASN. “Sisanya tenaga honorer. Data itu bisa dilihat betapa kebutuhan ASN kita cukup mendesak,” ungkapnya.

Dari data itu pula, Disdik Makassar sulit jika guru berstatus ASN mesti dimutasi ke desa. Kata Amalia, penyesuaian mungkin hanya bisa dilakukan terhadap kebutuhan guru di pulau.




BERITA TERKAIT

Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Maros Lakukan Monitoring dan Evaluasi Dana BOS dan RA se Kabupaten Maros
Pilrek Unhas, Tiga Kandidat Berebut Suara Menteri
Hasil Pemilihan Calon Rektor Unhas Periode 2022-2026
Data SPADA Kemendikbud, LMS Unifa Raih Peringkat Kedua Jumlah Pengguna Aktif
Tak Ingin Gegabah, Taufan Pawe Belum Putuskan Tambahan Sekolah PTM
Dies Natalis ke-73, FEB Unhas Resmikan Renovasi Fasilitas Gedung
Pertanyaan Ahli Sejarah: Mengapa Soeharto tak Diculik PKI?
YBM PLN Beri Beasiswa Tahfidz An Nur Tompobulu
Ini 22 Daerah di Sulsel yang sudah bisa Melakukan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas
Prof Jamaluddin Daftarkan Diri sebagai Bakal Calon Rektor Unhas periode 2022-2026

TERPOPULER

  1. Rudal Termonuklir Rusia Mengamuk, 50 Jendral Ukraina Jadi Korban

  2. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  3. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  4. VIDEO Negara-negara Arab Deklarasikan Dukungan untuk Rusia

  5. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  6. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  7. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  8. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  9. VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia

  10. Kondisi Polda Sulbar setelah Dilanda Gempa Bermagnitudo: 5.8

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Minim Guru ASN, Sekolah dan Murid di Makassar Diurus 2.000 Tenaga Kontrak

Pendidikan | 2020-08-03

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Plt Kadis Pendidikan Makassar Amalia Malik.
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

MAKASSAR, JALURINFO,- Kondisi pendidikan di Makassar belum sepenuhnya membaik. Mulai dari kondisi sekolah hingga masalah kesejahteraan guru. Minimnya jumlah guru berstatus ASN di Makassar terungkap kala ada wacana pemerintah pusat akan melakukan mutasi besar-besaran ASN ke desa. Data secara nasional ada 1,6 juta ASN akan dimutasi. Mayoritas tenaga pengajar.

Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar, Amalia Malik mengatakan, posisi Makassar sebagai ibu kota Sulsel, justru belum mampu berdaya terhadap kuota guru berstatus ASN.

Baca juga: Kurikulum Merdeka Disebut Bisa Atasi Krisis Pembelajaran

Kata Amalia, saat ini komposisi guru masih jomplang. Dari perhitungan Disdik rata-rata sekolah dari tingkatan SD hingga SMP hanya diisi oleh tiga sampai empat ASN. “Sisanya tenaga honorer. Data itu bisa dilihat betapa kebutuhan ASN kita cukup mendesak,” ungkapnya.

Dari data itu pula, Disdik Makassar sulit jika guru berstatus ASN mesti dimutasi ke desa. Kata Amalia, penyesuaian mungkin hanya bisa dilakukan terhadap kebutuhan guru di pulau.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020