Jalurinfo.com, media siber nasional terverifikasi Dewan Pers dengan No. Reg: 827/DP-Verifikasi/K/XI/2021

Migrasi TV Lama ke Siaran TV Digital Tak Perlu Khawatir, Ini Alasannya.

Teknologi | 2021-06-12

© Disediakan oleh Jalurinfo.com
JALURINFO.COM - Migrasi ke TV digital secara bertahap mulai diberlakukan oleh pemerintah. Rencananya, siaran TV analog akan mulai dihentikan secara bertahap pada 17 Agustus 2021 mendatang. Masyarakat tak perlu khawatir dengan perpindahan ke TV digital, karena TV lama yang ada di rumah akan tetap bisa digunakan untuk menikmati siaran TV digital.

Penghentian siaran TV analog dan ke TV digital akan dilakukan serentak mulai 2 November 2022 mendatang. Meskipun teknologi penyiarannya telah beralih ke digital, televisi analog tetap bisa digunakan. Artinya, TV Anda yang ada di rumah tak perlu diganti. TV analog masih bisa digunakan.

Baca juga: Hubungkan Indonesia-Australia-AS, Indosat Bangun Kabel Bawah Laut 18.000 Km

Terdapat sebuah komponen penting dalam migrasi teknologi TV dari analog ke digital. Dengan adanya komponen ini, masyarakat dapat menonton TV siaran digital dengan kualitas yang lebih baik dari analog. Komponen tersebut bernama Set Top Box (STB). STB biasa juga disebut sebagai decoder. Ada pula yang menyebutnya receiver.




BERITA TERKAIT

NASA Jabarkan Perkembangan Stasiun Luar Angkasa Internasional
Begini Cara Tambah Alamat di Google Maps Lewat PC dan HP
Kiamat Sudah Dekat! Elon Musk Bangun Bahtera Nabi Nuh
Kisah Pria Lamongan Rakit Pesawat Sendiri, Belajar dari Alaska
Jokowi Optimistis Indonesia Bisa Jadi Raksasa Digital Setelah Cina-India
3 Minggu Lagi, WhatsApp Tak Bisa Dipakai Lagi di Handphone Ini
Facebook Down, Mark Zuckerberg Rugi Hampir Rp 100 Triliun
Pengguna Signal dan Telegram Melonjak Usai WhatsApp Down
WhatsApp, Instagram, dan Facebook Tumbang, Ini Kata Mark Zuckerberg
Daftar Wilayah yang Diselimuti Sinyal 5G di Indonesia

TERPOPULER

  1. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  2. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  3. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  4. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  5. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  6. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  7. VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia

  8. VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

  9. Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya

  10. Menlu Ukraina Sebut Agresi Militer Rusia Hingga Negaranya Menyerah

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Migrasi TV Lama ke Siaran TV Digital Tak Perlu Khawatir, Ini Alasannya.

Teknologi | 2021-06-12

© Disediakan oleh Jalurinfo.com
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

JALURINFO.COM - Migrasi ke TV digital secara bertahap mulai diberlakukan oleh pemerintah. Rencananya, siaran TV analog akan mulai dihentikan secara bertahap pada 17 Agustus 2021 mendatang. Masyarakat tak perlu khawatir dengan perpindahan ke TV digital, karena TV lama yang ada di rumah akan tetap bisa digunakan untuk menikmati siaran TV digital.

Penghentian siaran TV analog dan ke TV digital akan dilakukan serentak mulai 2 November 2022 mendatang. Meskipun teknologi penyiarannya telah beralih ke digital, televisi analog tetap bisa digunakan. Artinya, TV Anda yang ada di rumah tak perlu diganti. TV analog masih bisa digunakan.

Baca juga: Hubungkan Indonesia-Australia-AS, Indosat Bangun Kabel Bawah Laut 18.000 Km

Terdapat sebuah komponen penting dalam migrasi teknologi TV dari analog ke digital. Dengan adanya komponen ini, masyarakat dapat menonton TV siaran digital dengan kualitas yang lebih baik dari analog. Komponen tersebut bernama Set Top Box (STB). STB biasa juga disebut sebagai decoder. Ada pula yang menyebutnya receiver.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020