Menjelang Idul Adha, Politisi India Desak Pembelian Hewan Kurban di Negaranya Dilakukan secara Online

Unik | 2020-07-27

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Ilustrasi Jual Beli Hewan Kurban
MAHARASHTRA, JALURINFO,- Pemimpin Kongres pemerintah negara bagian Maharashtra, India, mendesak Kepala Menteri di wilayah itu, Uddhav Thackeray, agar mengevaluasi aturan baru tata cara pelaksanaan hari raya Idul Adha di tengah pandemik virus corona. Sebab aturan baru yang diterbitkan dianggap tidak memuaskan.

Ketua Kongres negara bagian Maharashtra, Naseem Khan, mengirimkan sepucuk surat ke Thackeray yang mendesak agar dilakukan pertemuan para menteri guna mengevaluasi aturan perayaan Idul Adha 2020.

Berdasarkan Standard Operating Procedures (SOP) yang diterbitkan pemerintah negara bagian Maharashtra pada Jumat, 24 Juli 2020, transaksi jual-beli hewan kurban pada tahun ini diminta dilakukan secara online. Namun Khan mengatakan perayaan Idul Adha tidak bisa dilakukan secara simbolik dan membeli kambing mustahil dilakukan secara daring.

Idul Adha diseluruh dunia akan jatuh pada 31 Juli 2020.

“Kami ingin pemerintah memikirkan ulang dan menggelar sebuah pertemuan darurat. Aturan ini telah melukai,” kata Khan, seperti dikutip dari ndtv.com.

Baca juga: Penelitian di Prancis: Perokok Sangat Jarang Terkena Covid-19, Ini Penyebabnya

Biasanya pasar Deonar di Mumbai menjadi tempat terbesar bagi jual-beli kambing. Akan tetapi sejak terjadinya wabah virus corona dan lockdown nasional, pasar itu pun ikut ditutup.

Pemerintah negara bagian Maharashtra pun meminta masyarakat agar melakukan jual-beli hewan kurban secara online. Imbauan ini telah membuat beberapa orang bingung karena tidak ada portal atau website yang disebutkan untuk transaksi jual-beli hewan kurban. Tidak sedikit pula para pembeli hewan kurban yang gagap teknologi dalam melakukan transaksi lewat daring.

Menjelang Idul Adha, Politisi India Desak Pembelian Hewan Kurban di Negaranya Dilakukan secara Online
Ilustrasi Penjual Kambing untuk Kurban



BERITA TERKAIT

Kejar Wanita Impiannya Selama 20 Tahun, Pria Ini Menikah di Usia 100 Tahun
Seorang Kepala keluarga di India Meninggal, tinggalkan 38 istri, 89 anak, 36 cucu
Ini yang Ditemukan di Palung Paling Dalam di Dunia
Bila Tak Dapat Bayar Pajak, Mayat Orang Di Daerah Ini Akan Dijadikan Mumi
Viral! Bermodal Pengalaman Tukang Batu di Negeri Jiran, Kakek Zainuddin di Bone, Bangun “Istana” di Bawah Tanah
Viral..Belut Raksasa Ditangkap Warga, Panjang Capai 3,65 Meter
Masuk Papua Nugini lewat
Lukisan Pemandangan Desa Karya Vincent Van Gogh Terjual Senilai Rp 271 Miliar
Inilah Fakta Seputar Paus Balin Sepanjang 12 Meter yang Ditemukan di Perairan Natuna
Fakta Dibalik Orang Korea Enggak Bau Ketiak?

TERPOPULER

  1. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  2. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  3. VIDEO Negara-negara Arab Deklarasikan Dukungan untuk Rusia

  4. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  5. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  6. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  7. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  8. VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia

  9. Kondisi Polda Sulbar setelah Dilanda Gempa Bermagnitudo: 5.8

  10. VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Menjelang Idul Adha, Politisi India Desak Pembelian Hewan Kurban di Negaranya Dilakukan secara Online

Unik | 2020-07-27

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Ilustrasi Jual Beli Hewan Kurban
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

MAHARASHTRA, JALURINFO,- Pemimpin Kongres pemerintah negara bagian Maharashtra, India, mendesak Kepala Menteri di wilayah itu, Uddhav Thackeray, agar mengevaluasi aturan baru tata cara pelaksanaan hari raya Idul Adha di tengah pandemik virus corona. Sebab aturan baru yang diterbitkan dianggap tidak memuaskan.

Ketua Kongres negara bagian Maharashtra, Naseem Khan, mengirimkan sepucuk surat ke Thackeray yang mendesak agar dilakukan pertemuan para menteri guna mengevaluasi aturan perayaan Idul Adha 2020.

Berdasarkan Standard Operating Procedures (SOP) yang diterbitkan pemerintah negara bagian Maharashtra pada Jumat, 24 Juli 2020, transaksi jual-beli hewan kurban pada tahun ini diminta dilakukan secara online. Namun Khan mengatakan perayaan Idul Adha tidak bisa dilakukan secara simbolik dan membeli kambing mustahil dilakukan secara daring.

Idul Adha diseluruh dunia akan jatuh pada 31 Juli 2020.

“Kami ingin pemerintah memikirkan ulang dan menggelar sebuah pertemuan darurat. Aturan ini telah melukai,” kata Khan, seperti dikutip dari ndtv.com.

Baca juga: Penelitian di Prancis: Perokok Sangat Jarang Terkena Covid-19, Ini Penyebabnya

Biasanya pasar Deonar di Mumbai menjadi tempat terbesar bagi jual-beli kambing. Akan tetapi sejak terjadinya wabah virus corona dan lockdown nasional, pasar itu pun ikut ditutup.

Pemerintah negara bagian Maharashtra pun meminta masyarakat agar melakukan jual-beli hewan kurban secara online. Imbauan ini telah membuat beberapa orang bingung karena tidak ada portal atau website yang disebutkan untuk transaksi jual-beli hewan kurban. Tidak sedikit pula para pembeli hewan kurban yang gagap teknologi dalam melakukan transaksi lewat daring.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Menjelang Idul Adha, Politisi India Desak Pembelian Hewan Kurban di Negaranya Dilakukan secara Online
Ilustrasi Penjual Kambing untuk Kurban

Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020