Jalurinfo.com, media siber nasional terverifikasi Dewan Pers dengan No. Reg: 827/DP-Verifikasi/K/XI/2021

Menhan Prabowo Ingin Membeli 15 Unit Pesawat Tempur Eurofighter Thypooon Aircraft dari Australia

Nasional | 2020-07-20

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Ilustrasi Pesawat Jet Tempur Eurofighter Thypooon Aircraft yang ingin dibeli Menhan Prabowo dari Australia
JAKARTA, JALURINFO,- Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertahanan (Kemenhan) ingin membeli jet temput Eurofighter milik Republik Austria. Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto mengirimkan surat penawaran kepada Menhan Austria Klaudia Tanner yang memuat keinginan untuk membeli semua pesawat pencegat sebanyak 15 unit Typhoon, sebagaimana dilaporkan The Press dalam edisi Ahad (19/7). Departemen Pertahanan Austria mengonfirmasi telah menerima surat dari Prabowo, namun tidak mau mengomentari lebih lanjut terkait hal itu.

"Tolong izinkan saya untuk menghubungi Anda secara langsung mengenai masalah yang sangat penting bagi Republik Indonesia," tulis Prabowo lewat surat dalam bahasa Inggris tertanggal 10 Juli 2020, sebagaimana diberitakan ABC.net. Seorang konsultan dari Jerman menginformasikan kepada Prabowo tentang Austria yang memberi Eurofighter pada 2002, namun pemerintah ingin mempensiunkan jet tempur multiperan tersebut.

“Dalam rangka memodernisasi Angkatan Udara Indonesia (TNI AU), saya saya ingin mengadakan perundingan resmi dengan Anda untuk membeli semua 15 Eurofighter untuk Republik Indonesia,” kata Prabowo dikutip dari Press dalam surat yang diterima Departemen Pertahanan Austria pada akhir pekan kemarin.

Baca juga: Penundaan Pemilu 2024 Disebut Berpotensi Lahirkan Pemimpin Otoriter

Prabowo rupanya tahu bentrokan mengenai Eurofighter di Austria, dan upaya untuk menyingkirkan pesawat-pesawat tersebut. Prabowo mengetahui keadaan pembelian Eurofighter di Austria, dan dampaknya hingga hari ini. "Saya sadar akan kepekaan masalah ini. Namun demikian, saya yakin penawaran saya menawarkan peluang bagi kedua belah pihak," kata Prabowo.

Dalam salinan yang dilansir Republika, surat Prabowo dengan nomor 60/M/VII/2020 tersebut diberi subjek Proposal about Eurofighter Thypooon Aircraft. Prabowo mengungkapkan, ia mengetahui informasi pembelian pesawat tersebut dari Tuan WD Grosse.

Austria memang jarang menerbangkan pesawat Eurofighter Thypooon lantaran dianggap memiliki beban operasional tinggi. Hal itu tidak sebanding dengan kebijakan Austria ingin mempensiunkan jet supersonik itu lantaran negara tersebut bersikap netral dengan negara lain, sehingga anggaran militernya tidak terlalu besar.

Media Kleine Zeitung, mewartakan, Prabowo sangat berminat untuk membeli jet supersonik itu dari Austria. Hanya saja, tidak jelas apakah penjualan itu dimungkinkan secara hukum. Di kalangan militer, tawaran itu sekarang sedang diperiksa. Namun, penjualan Eurofighter Typhoon tergantung pada perjanjian antara Republik Austria dan produsen Eurofighter dari Jerman, yaitu EADS.




BERITA TERKAIT

Fadli Zon: Di Negeri Paling Kapitalis, PCR dan Antigen Ternyata Semuanya GRATIS
Usai Dipanggil Jokowi, Menaker Jamin Segera Revisi Aturan JHT
Terungkap Penyebab Langkanya Minyak Goreng, Ternyata Ini Biang Keroknya
Bikin Geleng-Geleng Kepala , Ini Aturan Baru Perpanjang dan Bikin SIM
Mulai 1 Maret 2022, BPJS Jadi Syarat Jual Beli Tanah
JHT Cair di Usia 56 Tahun, Angota DPR Minta Evaluasi
Triliunan Tagihan Covid dari Rumah Sakit Tak Dibayar, Ini Alasan Pemerintah
Mahfud MD Sebut Tindakan Polisi di Desa Wadas Sudah Sesuai Prosedur
Hari Pers Nasional, Presiden Dorong Industri Pers Bertransformasi Cepat
Jenderal Dudung Minta Bahar Smith dan Rizieq Tak Usah Macam-macam

TERPOPULER

  1. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  2. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  3. VIDEO Negara-negara Arab Deklarasikan Dukungan untuk Rusia

  4. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  5. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  6. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  7. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  8. VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia

  9. VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

  10. Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Menhan Prabowo Ingin Membeli 15 Unit Pesawat Tempur Eurofighter Thypooon Aircraft dari Australia

Nasional | 2020-07-20

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Ilustrasi Pesawat Jet Tempur Eurofighter Thypooon Aircraft yang ingin dibeli Menhan Prabowo dari Australia
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

JAKARTA, JALURINFO,- Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertahanan (Kemenhan) ingin membeli jet temput Eurofighter milik Republik Austria. Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto mengirimkan surat penawaran kepada Menhan Austria Klaudia Tanner yang memuat keinginan untuk membeli semua pesawat pencegat sebanyak 15 unit Typhoon, sebagaimana dilaporkan The Press dalam edisi Ahad (19/7). Departemen Pertahanan Austria mengonfirmasi telah menerima surat dari Prabowo, namun tidak mau mengomentari lebih lanjut terkait hal itu.

"Tolong izinkan saya untuk menghubungi Anda secara langsung mengenai masalah yang sangat penting bagi Republik Indonesia," tulis Prabowo lewat surat dalam bahasa Inggris tertanggal 10 Juli 2020, sebagaimana diberitakan ABC.net. Seorang konsultan dari Jerman menginformasikan kepada Prabowo tentang Austria yang memberi Eurofighter pada 2002, namun pemerintah ingin mempensiunkan jet tempur multiperan tersebut.

“Dalam rangka memodernisasi Angkatan Udara Indonesia (TNI AU), saya saya ingin mengadakan perundingan resmi dengan Anda untuk membeli semua 15 Eurofighter untuk Republik Indonesia,” kata Prabowo dikutip dari Press dalam surat yang diterima Departemen Pertahanan Austria pada akhir pekan kemarin.

Baca juga: Penundaan Pemilu 2024 Disebut Berpotensi Lahirkan Pemimpin Otoriter

Prabowo rupanya tahu bentrokan mengenai Eurofighter di Austria, dan upaya untuk menyingkirkan pesawat-pesawat tersebut. Prabowo mengetahui keadaan pembelian Eurofighter di Austria, dan dampaknya hingga hari ini. "Saya sadar akan kepekaan masalah ini. Namun demikian, saya yakin penawaran saya menawarkan peluang bagi kedua belah pihak," kata Prabowo.

Dalam salinan yang dilansir Republika, surat Prabowo dengan nomor 60/M/VII/2020 tersebut diberi subjek Proposal about Eurofighter Thypooon Aircraft. Prabowo mengungkapkan, ia mengetahui informasi pembelian pesawat tersebut dari Tuan WD Grosse.

Austria memang jarang menerbangkan pesawat Eurofighter Thypooon lantaran dianggap memiliki beban operasional tinggi. Hal itu tidak sebanding dengan kebijakan Austria ingin mempensiunkan jet supersonik itu lantaran negara tersebut bersikap netral dengan negara lain, sehingga anggaran militernya tidak terlalu besar.

Media Kleine Zeitung, mewartakan, Prabowo sangat berminat untuk membeli jet supersonik itu dari Austria. Hanya saja, tidak jelas apakah penjualan itu dimungkinkan secara hukum. Di kalangan militer, tawaran itu sekarang sedang diperiksa. Namun, penjualan Eurofighter Typhoon tergantung pada perjanjian antara Republik Austria dan produsen Eurofighter dari Jerman, yaitu EADS.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020